News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Januari-April 2026, KPK OTT 6 Kepala Daerah

KPK melakukan OTT terhadap enam kepala daerah dalam kurun waktu empat bulan.
Senin, 13 April 2026 - 14:53 WIB
Gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap enam kepala daerah dalam kurun waktu empat bulan.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan dengan banyaknya operasi tangan tersebut menjadi catatan penting dalam pencegahan praktik korupsi kedepannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Pencegahan) baik monitoring, controlling, surveillance for prevention (MCSP) maupun tindak lanjut atas hasil pengukuran survei penilaian integritas atau SPI KPK," katanya dikutip Senin (13/4/2026).

Kepala daerah pertama yang terkena OTT KPK pada tahun 2026, yakni Wali Kota Madiun Maidi pada pertengahan Januari lalu.

Maidi diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait dugaan suap proyek dan penyalahgunaan dana CSR. 

Dalam perkara ini, KPK juga telah menetapkan Maidi, Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah dan pihak swasta Rochim Rudiyanto.

KPK juga menyita uang tunai senilai Rp550 juta. Jumlah ini diamankan dari Rochim senilai Rp350 juta dan Thariq Rp200 juta.

OTT kepala daerah kedua, yakni Bupati Pati Sudewo. Sehari setelah OTT di Madiun, KPK tancap gas dengan mengamankan Sudewo atas kasus dugaan korupsi terkait pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu Abdul Suyono, Sumarjiono dan Karjan.

Dalam modusnya, Sudewo mematok tarif pengisian jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati sebesar Rp125 juta-Rp150 juta.

Namun, di-mark-up harganya oleh ketiga kepala desa menjadi Rp165 juta-Rp225 juta. Pada pelaksanaanya, proses pengumpulan uang tersebut diduga disertai dengan ancaman.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq jadi OTT kepala daerah ketiga. Pada 3 Maret 2026 lalu, KPK menjaring Fadia atas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing serta proyek lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Modusnya, dia bersama sang suami Mukhtaruddin Ashraff Abu dan anaknya Muhammad Sabiq Ashraff membuat sebuah perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).

Perusahaan tersebut diduga merajai pengadaan di 17 perangkat daerah, tiga RSUD dan satu kecamatan.

Fadia juga melakukan intervensi terhadap kepala dinas agar setiap adanya pengadaan harus memenangkan perusahaan milik keluarganya meskipun ada vendor lain yang menawarkan lebih murah.

Penghasilan dari pengadaan itu pun tidaklah sedikit. Berdasarkan keterangan dari KPK, periode 2023-2026, terdapat jumlah transaksi terhadap perusahaan tersebut hingga Rp46 miliar.

OTT kepala daerah keempat menjaring Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Dia ditangkap atas dugaan kasus korupsi pengaturan proyek sejak awal 2026. 

Total anggaran proyek fisik di dinas tersebut disebut mencapai Rp91,13 miliar.

Fikri bersama dengan Kepala Dinas PUPRPKP Hary Eko Purnomo melakukan pertemuan untuk pengaturan kontraktor proyek sekaligus permintaan fee proyek.

KPK juga menemukan indikasi bahwa bupati menuliskan inisial kontraktor yang akan mendapatkan paket proyek.

OTT kepala daerah kelima menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Dia terjaring OTT dalam dugaan pemerasan di Kabupaten Cilacap. 

Usut punya usut, Bupati Cilacap memeras satuan kerja daerah di lingkungan Pemkab Cilacap demi bisa bagi-bagi THR kepada Forkopimda.

Pada 14 Maret 2026, KPK mengumumkan Syamsul dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya. 

Syamsul menargetkan mendapatkan Rp750 juta dari pemerasan tersebut yang dibagi menjadi Rp515 juta untuk THR Forkopimda Kabupaten Cilacap serta sisanya untuk kepentingan pribadi. Namun, dia baru meraih Rp610 juta sebelum ditangkap KPK.

OTT kepala daerah keenam, yaitu Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Dia terjaring OTT KPK beberapa hari lalu atas dugaan kasus pemerasan terhadap OPD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gatut diduga meminta jatah Rp5 miliar, namun hanya terealisasi sebesar Rp2,7 miliar.

Uang tersebut dikumpulkan melalui ajudan Bupati Tulungagung Dwi Yoga Ambal yang kini menjadi tersangka. Keduanya ditahan untuk 20 hari pertama sejak 11-30 April 2026. (aha/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca OTT KPK, Apel Rutin Pemkab Tulungagung Tidak Dihadiri Belasan Pejabat Terperiksa

Pasca OTT KPK, Apel Rutin Pemkab Tulungagung Tidak Dihadiri Belasan Pejabat Terperiksa

Soeroto menekankan agar ASN tetap bekerja seperti hari-hari biasa meski KPK melakukan OTT kepada Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudan Dwi Yoga Ambal.
Gubernur Khofifah Lakukan Groundbreaking Jalan Lingkar Kaldera Tengger dan Resmikan Sarana Air Bersih di TNBTS

Gubernur Khofifah Lakukan Groundbreaking Jalan Lingkar Kaldera Tengger dan Resmikan Sarana Air Bersih di TNBTS

Gubernur Khofifah laksanakan groundbreaking penataan JLKT di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Biodiesel Jadi Senjata Hemat Devisa, Impor BBM Terpangkas hingga 50 Persen

Biodiesel Jadi Senjata Hemat Devisa, Impor BBM Terpangkas hingga 50 Persen

Program biodiesel terbukti tekan impor BBM dan hemat devisa hingga Rp130 triliun. Target B50 diproyeksi perkuat kemandirian energi nasional.
Kejagung Rotasi dan Mutasi Jabatan, 14 Kepala Kejati hingga 15 Wakil Kejati Diganti

Kejagung Rotasi dan Mutasi Jabatan, 14 Kepala Kejati hingga 15 Wakil Kejati Diganti

Sebanyak 14 kepala kejaksaan tinggi (Kajati) di sejumlah daerah dimutasi oleh Jaksa Agung ST Burhanudin. Berikut daftar lengkap namanya.
Di Tengah Dinamika Politik, Persatuan Bangsa Jadi Kunci Menjaga Stabilitas Indonesia

Di Tengah Dinamika Politik, Persatuan Bangsa Jadi Kunci Menjaga Stabilitas Indonesia

Persatuan Indonesia jadi kunci di tengah isu pemakzulan. KNPI ajak pemuda tetap tenang dan fokus menjaga stabilitas nasional.
Viral Juru Parkir Liar Diduga Cekcok dengan Pengemudi Ojol di Pamulang Tangsel, Polisi Ungkap Faktanya

Viral Juru Parkir Liar Diduga Cekcok dengan Pengemudi Ojol di Pamulang Tangsel, Polisi Ungkap Faktanya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria diduga juru parkir liar terlibat cekcok dengan pengemudi ojek online (Ojol) di Pamulang, Senin (13/4).

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut
Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik resmi melaporkan JK ke SPKT Polda Metro Jaya, Minggu (12/4/2026) malam, terkait ceramah.
Selengkapnya

Viral