News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar! Grup Chat Mahasiswa FH UI Berisi Rencana Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi Bahkan Dosen

Kronologi kasus pelecehan seksual mahasiswa FH UI viral. Berawal dari unggahan anonim, 16 mahasiswa dicabut keanggotaan dan kampus investigasi.
Senin, 13 April 2026 - 20:41 WIB
Terbongkar! Grup Chat Mahasiswa FH UI Berisi Rencana Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi Bahkan Dosen
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi perhatian luas publik setelah viral di media sosial. Diduga ada sebuah grup chat berisikan mahasiswa FH UI yang berniat untuk melakukan pelecehan terhadap mahasiswi bahkan dosen di kampus tersebut. 

Kasus ini pertama kali mencuat pada Minggu, 12 April 2026, ketika sebuah akun anonim di platform X bernama @sampahfhui mengunggah tangkapan layar percakapan grup chat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Grup chat tersebut diduga melibatkan mahasiswa FH UI dan memuat konten bernuansa pelecehan seksual, termasuk komentar tidak pantas terhadap perempuan yang disampaikan dalam bentuk candaan.

Unggahan ini menjadi titik awal terbongkarnya dugaan pelecehan seksual yang sebelumnya terjadi di ruang privat.

Konten Pelecehan Seksual Picu Kemarahan Publik

Setelah diunggah ke media sosial, tangkapan layar grup chat tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi viral. Banyak pengguna media sosial mengecam isi percakapan yang dinilai mengandung unsur pelecehan seksual dan objektifikasi perempuan.

Komentar-komentar dalam grup tersebut dianggap tidak hanya tidak pantas, tetapi juga mencerminkan sikap yang merendahkan perempuan.

Dalam waktu singkat, kasus ini menarik perhatian jutaan warganet dan memicu gelombang kritik terhadap perilaku yang dinilai tidak mencerminkan nilai akademik.

Terduga Pelaku Diduga Pengurus Organisasi

Seiring berkembangnya kasus, muncul informasi bahwa sejumlah anggota dalam grup chat pelecehan seksual tersebut merupakan bagian dari organisasi kemahasiswaan di FH UI.

Bahkan, beberapa di antaranya disebut sebagai pengurus dan ketua angkatan. Fakta ini memperbesar sorotan publik karena para terduga pelaku dianggap memiliki tanggung jawab moral lebih besar sebagai representasi mahasiswa.

Keterlibatan mereka dalam dugaan pelecehan seksual dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap etika dan nilai pendidikan.

Kampus Bertindak, Investigasi Dilakukan

Tekanan publik yang meningkat mendorong pihak Fakultas Hukum UI untuk segera mengambil langkah. Pihak kampus menyatakan telah menerima laporan dan langsung melakukan investigasi internal.

Dekan FH UI, Parulian Paidi Aritonang, menegaskan bahwa kampus mengecam keras segala bentuk pelecehan seksual serta perilaku yang merendahkan martabat manusia.

Proses investigasi dilakukan dengan mencakup verifikasi bukti, identifikasi pihak yang terlibat, serta pendalaman konteks percakapan.

16 Mahasiswa Dicabut dari Keanggotaan

Di tengah proses penyelidikan, sebanyak 16 mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual tersebut telah dikenai sanksi awal.

Sanksi berupa pencabutan keanggotaan dari Ikatan Keluarga Mahasiswa FH UI ini menjadi langkah cepat untuk menjaga kredibilitas institusi.

Meski demikian, keputusan final terkait sanksi lanjutan masih menunggu hasil investigasi menyeluruh.

Potensi Sanksi Lebih Berat

Pihak kampus menegaskan bahwa jika terbukti terjadi pelanggaran, maka sanksi tegas akan diberikan sesuai aturan yang berlaku.

Tidak menutup kemungkinan, kasus ini juga dapat berlanjut ke ranah hukum apabila ditemukan unsur pidana dalam dugaan pelecehan seksual tersebut.

Selain itu, kampus juga memastikan adanya mekanisme pelaporan yang aman bagi korban serta dukungan yang diperlukan.

Desakan Publik untuk Penindakan Tegas

Kasus ini memicu desakan luas dari masyarakat agar pelaku pelecehan seksual di lingkungan kampus ditindak tegas.

Banyak pihak menilai bahwa langkah tegas diperlukan untuk memberikan efek jera serta mencegah kejadian serupa di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk pelecehan seksual.

Kasus ini menjadi refleksi penting bahwa pelecehan seksual, dalam bentuk apa pun, tidak dapat ditoleransi—termasuk di ruang digital yang kerap dianggap privat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Millwall FC, Klub yang Kini Jadi Rumah Baru Elkan Baggott di Liga Inggris

Mengenal Millwall FC, Klub yang Kini Jadi Rumah Baru Elkan Baggott di Liga Inggris

Mengenal Millwall FC, klub bersejarah yang menjadi rumah baru Elkan Baggott usai ditebus permanen dari Ipswich Town.
Staf Pelatih Red Sparks Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Sikap Ko Hee-jin Jadi Sorotan

Staf Pelatih Red Sparks Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Sikap Ko Hee-jin Jadi Sorotan

Staf pelatih Red Sparks diduga menjadi pelaku pelecehan seksual pada salah satu pemain dalam acara makan malam tim pada Januari 2026 lalu. Saat itu, tim sudah berada di restoran kedua setelah berpindah dari restoran pertama.
Pakar Onkologi Sebut Peningkatan Angka Harapan Hidup Penderita Kanker Meningkat Hingga Beberkan Soal Pencegahan Kanker

Pakar Onkologi Sebut Peningkatan Angka Harapan Hidup Penderita Kanker Meningkat Hingga Beberkan Soal Pencegahan Kanker

Pakar Onkologi dari Parkway Cancer Centre Singapore, See Hui Ti menggelar exclusive interview di Jakarta pada Kamis (16/7/2026).
Status Febrie Adriansyah Sempat Diralat Dinilai Tak Profesional, Kejagung Didesak Alihkan ke KPK

Status Febrie Adriansyah Sempat Diralat Dinilai Tak Profesional, Kejagung Didesak Alihkan ke KPK

Perubahan pernyataan Kejaksaan Agung terkait status hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menuai sorotan.
Satgas PRR Kawal Tambahan Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepat Pemulihan di Kabupaten Solok

Satgas PRR Kawal Tambahan Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepat Pemulihan di Kabupaten Solok

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera tengah melakukan pengawalan terhadap penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Solok.
Red Sparks Ternyata Klub yang Terlibat Skandal Pelecehan Seksual oleh Staf Pelatih, Media Korea Bongkar Faktanya

Red Sparks Ternyata Klub yang Terlibat Skandal Pelecehan Seksual oleh Staf Pelatih, Media Korea Bongkar Faktanya

Liga Voli Korea digemparkan dengan skandal pelecehan seksual yang tengah diinvestigasi oleh Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Budaya, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan. 

Trending

3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 shio yang dihampiri keberuntungan besar pada 17 Juli 2026 sudah terungkap! Kuda paling hoki, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat sekarang!
Tiga Kendaraan Terlibat Laka Beruntun di Probolinggo

Tiga Kendaraan Terlibat Laka Beruntun di Probolinggo

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, sementara penyebab kecelakaan diduga akibat sopir bus kehilangan konsentrasi saat berkendara.
4 Shio yang Hatinya Berbunga di Jumat 17 Juli 2026, Macan Paling Bikin Baper

4 Shio yang Hatinya Berbunga di Jumat 17 Juli 2026, Macan Paling Bikin Baper

Ramalan cinta 12 shio Jumat 17 Juli 2026 sudah hadir! Ada 4 shio yang hatinya berbunga besok, nomor tiga paling bikin baper. Cek shiomu dan siapkan hatimu!
Terbaru Ada Tim Geypens, Ini Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Hijrah ke Super League 2026-2027

Terbaru Ada Tim Geypens, Ini Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Hijrah ke Super League 2026-2027

‎Mayoritas pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kini bermain di Super League sebelumnya berkarier di kompetisi Eropa, terutama Liga Belanda. Beberapa di antaranya juga datang dari liga di Belgia, Thailand, Australia, Malaysia, hingga Kosovo.
19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

Lionel Messi dan Lamine Yamal dipastikan saling berhadapan saat Argentina menghadapi Spanyol di partai puncak, Senin (21/7/2026), tetapi ternyata keduanya pernah bertemu jauh sebelum menjadi lawan di final Piala Dunia.
Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Di balik aksi mencekam ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, terungkap fakta mengejutkan mengenai aktivitas pelaku berinisial MY (34). 
Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Strategi Thomas Tuchel tidak membuahkan hasil saat menghadapi Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni justru makin leluasa menguasai permainan dan menekan Inggris.
Selengkapnya

Viral