News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OJK Beberkan Lima Bukti Pasar Saham Indonesia Transparan, Investor Kini Bisa Lihat Emiten

Otoritas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pasar saham Indonesia tengah memasuki fase baru yaitu lebih terbuka, lebih transparan, dan semakin mendekati standar global.
Selasa, 14 April 2026 - 09:13 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi
Sumber :
  • Badan Komunikasi Pemerintah

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pasar saham Indonesia tengah memasuki fase baru yaitu lebih terbuka, lebih transparan, dan semakin mendekati standar global.

Reformasi ini bukan sekadar wacana, tetapi diwujudkan melalui serangkaian kebijakan konkret yang langsung menyasar struktur kepemilikan hingga perilaku pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut, langkah-langkah tersebut telah menjawab berbagai kekhawatiran pelaku pasar, termasuk investor global.

“Kami telah mencapai kemajuan signifikan dalam menjawab berbagai kekhawatiran dari para pemangku kepentingan, serta semakin meningkatkan transparansi dan menyelaraskan pasar domestik dengan standar institusi global,” ujarnya, di Kantor KSP, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (14/4/2026).

OJK memaparkan lima langkah kunci yang kini menjadi fondasi transparansi baru di pasar modal Indonesia:

1. Pemegang Saham Besar Kini Terbuka

Melalui kerja sama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), identitas pemegang saham di atas 1 persen kini diumumkan ke publik setiap bulan melalui Bursa Efek Indonesia (IDX). Kebijakan ini memberi investor gambaran jelas siapa pemain besar di balik suatu emiten.

2. Klasifikasi Investor Lebih Rinci

Dari sebelumnya hanya 9 kategori, kini diperluas menjadi 39 jenis investor. Data yang lebih detail ini memungkinkan analisis yang jauh lebih tajam terhadap struktur kepemilikan pasar.

3. Free Float Dilipatgandakan

Batas minimum saham beredar (free float) dinaikkan dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Tujuannya untuk meningkatkan likuiditas dan mengurangi dominasi segelintir pemegang saham.

4. Peringatan Dini Lewat HSC

IDX dan KSEI kini rutin mengumumkan High Shareholding Concentration (HSC), memberikan sinyal risiko dini terhadap konsentrasi kepemilikan yang terlalu tinggi.

5. Pengungkapan Ultimate Beneficial Owner (UBO)

Pemegang saham minimal 10 persen kini wajib melaporkan pemilik manfaat akhir (UBO). Kebijakan ini membongkar siapa sebenarnya pengendali di balik perusahaan.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari agenda besar reformasi pasar modal yang mencakup delapan rencana aksi strategis. Fokusnya tidak hanya pada transparansi, tetapi juga likuiditas, tata kelola, hingga penegakan hukum.

“Untuk memastikan transisi yang lancar, perusahaan tercatat diberikan waktu penyesuaian agar struktur kepemilikan saham sesuai dengan ketentuan baru,” tambah Friderica.

Di sisi lain, OJK juga mendorong penguatan governance melalui edukasi, sertifikasi profesional, hingga penegakan hukum terhadap praktik manipulasi pasar.

Reformasi ini tidak berjalan sendiri. OJK menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah, self-regulatory organization (SRO), hingga pelaku industri untuk memastikan perubahan berjalan efektif dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kolaborasi ini diharapkan mempercepat pendalaman pasar sekaligus memperkuat kepercayaan investor,” tambahnya.

Dengan gebrakan ini, pasar saham Indonesia tidak hanya ditargetkan menjadi lebih transparan, tetapi juga lebih kredibel dan kompetitif di kancah global, sebuah langkah besar untuk menarik kepercayaan investor domestik maupun internasional. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Internasional di Pamulang Tangsel, Dua Tersangka Ditangkap

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Internasional di Pamulang Tangsel, Dua Tersangka Ditangkap

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu jaringan internasional asal Iran di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.
Rakernis Humas Polri 2026 Bahas Strategi Baru Hadapi Disinformasi Digital, Fokus Jaga Kepercayaan Publik di Era AI

Rakernis Humas Polri 2026 Bahas Strategi Baru Hadapi Disinformasi Digital, Fokus Jaga Kepercayaan Publik di Era AI

Rakernis Humas Polri 2026 kali ini menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pemaparan materi oleh narasumber internal dan eksternal hingga diskusi panel yang membahas isu-isu strategis komunikasi publik.
DPR Ingatkan Risiko Skema “War Ticket” Haji, Soroti Prioritas Lansia dan Antrean 40 Tahun

DPR Ingatkan Risiko Skema “War Ticket” Haji, Soroti Prioritas Lansia dan Antrean 40 Tahun

DPR minta wacana war ticket haji dikaji hati-hati. Fokus pada percepatan antrean lansia dan jamaah risiko tinggii.
Timnas Indonesia U17 Justru Rugi Besar jika Menang Lawan Vietnam, Jalan Menuju Final AFF U17 2026 Jadi Berat

Timnas Indonesia U17 Justru Rugi Besar jika Menang Lawan Vietnam, Jalan Menuju Final AFF U17 2026 Jadi Berat

Hati-hati, Timnas Indonesia U17 justru bisa rugi besar jika menang lawan Vietnam di laga terakhir babak grup Piala AFF U17 2025. Justru di semifinal jadi berat.
16 Mahasiswa FH UI Terancam DO, Sanksi Terberat Ada di Tangan Rektor Bukan Dekan

16 Mahasiswa FH UI Terancam DO, Sanksi Terberat Ada di Tangan Rektor Bukan Dekan

16 mahasiswa FH UI pelaku pelecehan seksual terancam sanksi DO. Keputusan akhir ada di rektor dengan rekomendasi dekan.
Polisi Bantah Mobil Patroli Tabrak Warga saat Bubarkan Tawuran di Tebet Jaksel, Begini Faktanya

Polisi Bantah Mobil Patroli Tabrak Warga saat Bubarkan Tawuran di Tebet Jaksel, Begini Faktanya

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan sebuah mobil patroli polisi diduga menabrak seorang warga di wilayah Bukit Duri Selatan, Tebet, Jakarta Selatan.

Trending

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Video Detik-detik Dua Mahasiswa UI Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Diarak Massa

Video Detik-detik Dua Mahasiswa UI Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Diarak Massa

Baru-baru ini mencuat di media sosial terkait video detik-detik dua mahasiswa UI yang diduga pelaku pelecehan seksual diarak massa. Bahkan beredar kabar terkait
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Hangestri Cs Berebut Tiket ke Grand Final, Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Hangestri Cs Berebut Tiket ke Grand Final, Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Semarang pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan bakal berebut tiket ke grand final termasuk menjalani big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Akhirnya Dimunculkan, Sidang Dini Hari Berubah Jadi Ledakan Emosi Massa

16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Akhirnya Dimunculkan, Sidang Dini Hari Berubah Jadi Ledakan Emosi Massa

16 mahasiswa FH UI pelaku pelecehan seksual dimunculkan dalam sidang dini hari, massa bereaksi keras dan tuntut sanksi tegas dari kampus.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Malaysia di Piala AFF U-17 2026: Pembuktian Alumni Liga Italia Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Malaysia di Piala AFF U-17 2026: Pembuktian Alumni Liga Italia Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Malaysia pada laga berikutnya di Piala AFF U-17 2026. Ini akan menjadi momen pembuktikan untuk Kurniawan Dwi Yulianto.
Media Korea Prediksi Pemain Asia yang Kembali Bermain di Liga Voli Korea 2026-2027: Ada Megawati Hangestri

Media Korea Prediksi Pemain Asia yang Kembali Bermain di Liga Voli Korea 2026-2027: Ada Megawati Hangestri

Media Korea Selatan memprediksi sejumlah pemain Asia yang akan kembali tampil di Liga Voli Korea 2026-2027, salah satunya ada Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral