News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Airlangga Tegaskan Indonesia Tak Langgar Aturan, Strategi Hadapi Investigasi Section 301 Mulai Dijalankan

Airlangga Hartarto siapkan strategi hadapi investigasi Section 301 AS. Pemerintah tegaskan tak ada pelanggaran perdagangan Indonesia.
Selasa, 14 April 2026 - 15:51 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Sumber :
  • dok.Seskab

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia bergerak cepat merespons tekanan dagang dari Amerika Serikat terkait investigasi Section 301. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Indonesia tidak melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.

Langkah konkret pun disiapkan melalui dokumen pembelaan resmi yang akan diserahkan kepada United States Trade Representative (USTR) paling lambat 15 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Finalisasi Dokumen Pembelaan

Airlangga mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah memfinalisasi dokumen submission comment sebagai respons atas investigasi Section 301 yang dilakukan Amerika Serikat.

Dokumen tersebut disusun secara komprehensif dengan melibatkan berbagai kementerian strategis, mulai dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan, hingga Kementerian Keuangan.

“Ini sedang kita siapkan, dan kita diminta untuk merespons. Setelah itu akan kita submit, lalu kemungkinan ada investigasi lanjutan,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Langkah lintas kementerian ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi potensi dampak dari investigasi perdagangan tersebut.

Fokus Bantahan: Excess Capacity dan Forced Labor

Dalam dokumen pembelaan, pemerintah Indonesia akan mematahkan dua isu utama yang menjadi sorotan dalam investigasi Section 301, yakni tudingan kelebihan kapasitas produksi (excess capacity) dan dugaan praktik forced labor.

Untuk isu excess capacity, pemerintah menilai tudingan tersebut tidak sepenuhnya relevan. Salah satu contoh yang disampaikan adalah komoditas semen nasional yang tidak diekspor ke Amerika Serikat.

Dengan demikian, produk tersebut dinilai tidak memiliki dampak terhadap pasar domestik AS.

Sementara itu, terkait tudingan forced labor, pemerintah memastikan bahwa rantai pasok industri nasional tetap mematuhi standar ketenagakerjaan internasional.

Indonesia menegaskan bahwa tidak ada praktik pelanggaran tenaga kerja dalam proses produksi komoditas yang menjadi perhatian.

Investigasi Tidak Menyasar Regulasi Indonesia

Airlangga juga meluruskan bahwa investigasi Section 301 tidak secara langsung menyasar kebijakan atau regulasi domestik Indonesia.

Menurutnya, fokus utama penyelidikan lebih kepada komoditas tertentu yang dianggap memiliki potensi memengaruhi pasar global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang dibahas itu excess capacity dan forced labor. Jadi bukan regulasi yang dipermasalahkan,” jelasnya.

Hal ini menjadi penting untuk meredam kekhawatiran publik terkait kemungkinan adanya tekanan terhadap kebijakan ekonomi nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AHY: Infrastruktur Harus Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat

AHY: Infrastruktur Harus Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat

Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM)
Relawan dan Kader Ikuti Edukasi Pemenuhan Gizi Anak dan Ibu Hamil Pasca Bencana

Relawan dan Kader Ikuti Edukasi Pemenuhan Gizi Anak dan Ibu Hamil Pasca Bencana

Kelompok ibu hamil, balita, dan lansia terbilang memiliki kerentanan pembunuhan gizi saat ataupun pasca terjadinya bencana alam.
Prabowo Disambut Militer Prancis di Élysée, Macron Gelar Pertemuan Eksklusif

Prabowo Disambut Militer Prancis di Élysée, Macron Gelar Pertemuan Eksklusif

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menunjukkan manuver diplomasi kelas tinggi di Eropa dengan bertemu Presiden Republik Prancis Emmanuel
Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Rumor masuknya Timnas Indonesia dalam bursa kandidat play off Piala Dunia 2026 menjadi sorotan tersendiri. Meski peluang tersebut masih bersifat spekulatif, performa di
Baru Semusim, Zhegrova Sudah Diusir Juventus? Besiktas Siap Tampung!

Baru Semusim, Zhegrova Sudah Diusir Juventus? Besiktas Siap Tampung!

Masa depan Edon Zhegrova bersama Juventus kian berada di ujung tanduk. Pemain sayap asal Kosovo itu disebut berpeluang hengkang setelah hanya satu musim, menyusul ketertarikan serius dari klub Turki, Besiktas.
Buntut Pernyataan Pusaran Narkoba, Aboe Bakar Al Habsyi Menangis Minta Maaf ke Warga Madura

Buntut Pernyataan Pusaran Narkoba, Aboe Bakar Al Habsyi Menangis Minta Maaf ke Warga Madura

Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka usai pernyataannya soal 'ulama dan pesantren di Madura dalam

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Rumor masuknya Timnas Indonesia dalam bursa kandidat play off Piala Dunia 2026 menjadi sorotan tersendiri. Meski peluang tersebut masih bersifat spekulatif, performa di
Baru Semusim, Zhegrova Sudah Diusir Juventus? Besiktas Siap Tampung!

Baru Semusim, Zhegrova Sudah Diusir Juventus? Besiktas Siap Tampung!

Masa depan Edon Zhegrova bersama Juventus kian berada di ujung tanduk. Pemain sayap asal Kosovo itu disebut berpeluang hengkang setelah hanya satu musim, menyusul ketertarikan serius dari klub Turki, Besiktas.
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Prabowo Disambut Militer Prancis di Élysée, Macron Gelar Pertemuan Eksklusif

Prabowo Disambut Militer Prancis di Élysée, Macron Gelar Pertemuan Eksklusif

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menunjukkan manuver diplomasi kelas tinggi di Eropa dengan bertemu Presiden Republik Prancis Emmanuel
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Selengkapnya

Viral