News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Cemarkan Nama Baik Saat Tangani Perkara Bea Cukai, Jubir KPK Dipolisikan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan penanganan perkara bea cukai, yang menyeret nama Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assagaf.
Selasa, 14 April 2026 - 16:00 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan penanganan perkara bea cukai, yang menyeret nama Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assagaf. 

Laporan ini dilayangkan langsung oleh yang bersangkutan, pada Selasa (14/4/2026). Adapun laporan ini telah teregister dengan nomor LP/B/2592/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 14 April 2026 pukul 12.41 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tertulis terlapor dalam hal ini yaitu Budi Prasetyo. Adapun kronologis singkat latar belakang pelaporan ini bermula saat korban melihat adanya pemberitaan terkait pernyataan yang dilakukan oleh terlapor yaitu KPK melakukan pemeriksaan terhadap Faizal Assegaf (korban) terkait dugaan telah menerima barang dan fasilitas dari Bea Cukai. 

Atas kejadian tersebut korban merasa telah dicemarkan nama baiknya dan melaporkan ke SPKT POLDA METRO JAYA untuk penyelidikan dan penyidikan.

“Saya datang sebagai warga negara untuk memperjuangkan hak saya sebagai warga negara Melawan jurubicara KPK. Atas penyebaran berita fitnah, kebohongan publik, sosiologi dalam masalah yang terjadi di penanganan bea cukai,” kata Faizal Assegaf, di Polda Metro Jaya, Selasa (14/4/2026).

Lebih lanjut, Faizal menerangkan kronologi dugaan pencemaran nama baik ini terjadi saat dirinya dipanggil untuk diminta keterangan tentang bantuan saudara RZ kepada kawan-kawan aktivis. 

“Bantuan berupa seperangkat alat elektronik, komputer, tiga Wi-Fi, video dan dua Wi-Fi, mic dan satu bodi komputer. Penerimanya saudara Oto, saudara Teko, kawan-kawan semua. Ini hubungan pribadi antara saudara Rizal dengan mereka. Sebagaimana bantuan presiden sebagai pribadi kepada siapapun. Bantuan Kapolri kepada siapapun. Bahkan peyidik KPK, Asep juga punya organisasi masyarakat bagong, ikut mendirikan organisasi massa terlibat dalam aktivitas sosial,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian dalam permintaan keterangan ini, Faizal menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan rekan-rekannya terkait penerimaan bantuan dalam kasus kejahatan Bea dan Cukai.

“Terjadilah diskusi yang panjang, saya mengatakan bahwa kalau ingin membenahi kebijakan yang korup di Bea Cukai, aktor utamanya harus dipanggil dan diperiksa. Yaitu Sudara Inisial SR dan Sudara Inisial PYS. Itu masuk dalam berita acara resmi dokumen KPK. Tapi sangat disayangkan pada saat kami keluar dari proses klarifikasi pemberian keterangan, juru bicara KPK mempelintir pemberitaan yang seolah-olah saya Pak Faizal Assegaf dan kawan-kawan ini terlibat dalam kejahatan korupsi,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini

Jadwal Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia U-19 akan kembali unjuk gigi di iala AFF U-19 2026 malam ini. Garuda Nusantara akan berhadapan dengan Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara pada Kamis (4/6/2026).
Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) menyatakan dukungannya terhadap program hilirisasi komoditas perkebunan strategis yang dijalankan Kementerian Pertanian RI.
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Kejaksaan Agung masih mendalami soal yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi tiga tersangka Dadan Hindayana, Sonny Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Ruben Onsu unggah momen tahajud di tengah konflik dengan Sarwendah. Ayah Betrand sertakan pesan tajam soal orang yang membenci dan membicarakan di belakang. 
AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

Serangan roket dan pesawat nirawak (drone) Iran melukai lebih dari 60 orang di Kuwait, termasuk para penumpang dan staf bandara, kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait, Abdullah Al-Sanad.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Selengkapnya

Viral