News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sorot Dugaan Kasus TPPU Eks Jampidsus, Pakar: Publik Berharap Proses Hukum Profesional

Pengusutan dugaan korupsi dan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus, Febrie Adriansyah dinilai sebagai ujian penting terkait kredibilitas penegakan hukum di Indonesia.
Kamis, 23 Juli 2026 - 04:16 WIB
Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Pengusutan dugaan korupsi dan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus, Febrie Adriansyah dinilai sebagai ujian penting terkait kredibilitas penegakan hukum di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh peneliti Kebijakan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan, Gian Kasogi pada kegiatan public review yang berjudul 'Melacak Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Kasus Eks Jampidsus: Urgensi Pengungkapan Aliran Uang Kejahatan dan Aktor Intelektual' di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya kepercayaan publik sangat bergantung pada sejauh mana penyidikan dilakukan secara profesional, independen, dan transparan.

Sorot Dugaan Kasus TPPU Eks Jampidsus, Pakar: Publik Berharap Proses Hukum Profesional
Sorot Dugaan Kasus TPPU Eks Jampidsus, Pakar: Publik Berharap Proses Hukum Profesional
Sumber :
  • Istimewa

Gian menilai penyidik tidak cukup hanya berfokus pada dugaan tindak pidana korupsi tetapi juga perlu mendalami kemungkinan adanya TPPU dengan menelusuri aliran dana, kepemilikan aset, serta transaksi keuangan.

Menurutnya, apabila alat bukti telah memenuhi ketentuan hukum, penerapan Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dapat menjadi instrumen penting untuk memulihkan aset negara.

Gian berpendapat apabila penyidik menemukan bukti yang cukup penuntut umum dapat mempertimbangkan penyusunan dakwaan secara kumulatif berdasarkan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Undang-Undang TPPU. 

Ia juga menilai pasal-pasal yang berkaitan dengan penyalahgunaan jabatan, gratifikasi, maupun ketentuan dalam KUHP Nasional dapat dipertimbangkan sesuai fakta hukum yang terungkap dalam persidangan.

"Korupsi dalam skala besar umumnya melibatkan jaringan yang kompleks. Karena itu, penyidikan perlu diarahkan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga berperan, baik sebagai pelaku utama, pihak yang menikmati hasil kejahatan, maupun pihak yang diduga memberikan perlindungan, sepanjang hal tersebut didukung alat bukti yang sah," kata Gian.

Gian menjelaskan pengungkapan perkara secara menyeluruh akan menjadi indikator penting bahwa prinsip equality before the law benar-benar dijalankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, apabila dugaan jaringan, aliran dana, dan pihak-pihak yang diduga terkait tidak diusut secara komprehensif, kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum berpotensi semakin menurun.

"Publik berharap proses hukum dilakukan secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat integritas lembaga penegak hukum serta memastikan tidak ada seorang pun yang kebal terhadap hukum apabila terbukti melakukan tindak pidana," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kematian Bobotoh di Bogor Jadi Sorotan, Persib Bandung Desak Kasus Diusut hingga Tuntas

Kematian Bobotoh di Bogor Jadi Sorotan, Persib Bandung Desak Kasus Diusut hingga Tuntas

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat meminta aparat mengusut secara menyeluruh kasus meninggalnya Arief Rahman Kusuma, Bobotohh asal Ciapus, Kabupaten Bogor.
Reaksi Thomas Tuchel usai Harry Kane Resmi Jadi Peraih Ballon d'Or 2026: Saya Kehabisan Kata-Kata Pujian

Reaksi Thomas Tuchel usai Harry Kane Resmi Jadi Peraih Ballon d'Or 2026: Saya Kehabisan Kata-Kata Pujian

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan respons usai keberhasilan Harry Kane menjadi peraih Ballon d’Or 2026. Dia mengaku kehabisan kata-kata pujian untuk menggambarkan situasinya.
Jadwal Voli Hari Ini, Selasa 27 Oktober: Ada Medi Yoku dan Ratri Wulandari Beraksi di Liga Voli Maladewa

Jadwal Voli Hari Ini, Selasa 27 Oktober: Ada Medi Yoku dan Ratri Wulandari Beraksi di Liga Voli Maladewa

Jadwal voli hari ini, di mana ada dua bintang Timnas Voli Putri Indonesia yakni Mediol Yoku dan Ratri Wulandari yang akan unjuk gigi di Maladewa.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Persib Tanpa Kiper Utama, Bojan Hodak Turun Tangan Langsung Tangani Cedera Teja Paku Alam

Persib Tanpa Kiper Utama, Bojan Hodak Turun Tangan Langsung Tangani Cedera Teja Paku Alam

Igor Tolic pun memberikan kabar terbaru cedera Teja Paku Alam yang tengah menjalani pemeriksaan tambahan di Malaysia.
Kata-Kata Harry Kane usai Menangkan Ballon d'Or 2026, Tottenham Hotspur Ikut Disinggung

Kata-Kata Harry Kane usai Menangkan Ballon d'Or 2026, Tottenham Hotspur Ikut Disinggung

Harry Kane mengaku hampir kesulitan berkata-kata ketika menerima penghargaan Ballon d’Or 2026. Menurutnya, banyak yang berjasa dalam kariernya, mulai dari Tottenham Hotspur, Bayern Munich, hingga Timnas Inggris.

Trending

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nasib apes dialami salah satu pemain andalan John Herdman di Timnas Indonesia saat juara FIFA ASEAN Cup 2026. Pilar Garuda di lini pertahanan ini masih hilang.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Polisi mengungkap kronologi pembacokan berujung meninggal dunia terhadap Bobotoh Persib inisial ARK oleh pria, MR di Jalan Raya Jakarta Bogor, Minggu (25/10).
Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 27 Oktober 2026, Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 27 Oktober 2026, Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL hari ini 27 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota telah terbit. Melansir C-Access, tersedia puluhan perjalanan dari pagi hingga malam. 
Selengkapnya

Viral