Singgung Pentingnya Mendorong Kedaulatan Informasi Digital, Ibas: Diperlukan Standar Kualitas Tinggi
- Istimewa
Dalam kesempatan itu, Anggota Dapil Jawa Timur VII dari Fraksi Partai Demokrat tersebut juga menyinggung pengalaman regulasi digital yang telah dilakukan sebelumnya.
Ia mengingatkan bahwa pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pemerintah telah membentuk Undang-Undang ITE yang meskipun kerap menjadi perdebatan, tetap memiliki fungsi penting dalam mengatur ruang digital.
Ia menambahkan bahwa upaya tersebut selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo yang mendorong kedaulatan digital, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga regulasi yang lebih ramah sekaligus protektif terhadap generasi muda.
Selain itu, lulusan S2 Nanyang Technological University (Singapura) tersebut juga menyoroti kondisi jurnalis di era digital.
Ia menyampaikan bahwa tidak sedikit jurnalis menghadapi tekanan atau intimidasi dalam menjalankan tugasnya.
“Demokrasi memang memberikan kebebasan bersuara, berkomentar, dan berpendapat, tetapi tetap harus ada aspek cover both sides agar informasi yang disampaikan tetap berimbang,” katanya.
Audiensi kebangsaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari Fraksi Partai Demokrat DPR RI, di antaranya Sekretaris Fraksi Marwan Cik Asan, Kapoksi I H. Anton Sukartono Suratto, Anggota Komisi III Benny Kabur Harman, Anggota Komisi VI Nurwayah, serta Anggota Komisi VI Zulfikar Hamonangan.
Kehadiran para anggota DPR RI tersebut menegaskan komitmen Fraksi Partai Demokrat untuk mendorong penguatan ekosistem informasi yang sehat melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan kebijakan yang berpihak pada jurnalisme berkualitas.
Load more