News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPD Dukung Kebijakan Label Gizi, Tekankan Bahaya Penyakit karena Pola Makan Tidak Sehat

Anggota DPD RI Fahira Idris mendukung kebijakan yang mewajibkan label gizi nutri-level dicantumkan dalam produk makanan dan minuman. Menurutnya hal ini penting.
Kamis, 16 April 2026 - 18:09 WIB
Anggota DPD RI Fahira Idris
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPD RI Fahira Idris mendukung kebijakan yang mewajibkan label gizi nutri-level dicantumkan dalam produk makanan dan minuman.

Hal ini dinilainya adalah terobosan penting untuk memastikan masyarakat paham kandungan dalam makanan, seperti gula, garam, dan lemak secara sederhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selama ini banyak masyarakat kesulitan membaca tabel gizi yang kompleks. Dengan nutri-level, informasi menjadi lebih sederhana, cepat dipahami, dan langsung berdampak pada pilihan konsumsi," kata Fahira, dikutip Kamis (16/4/2026).

Fahira berpendapat, urgensi kebijakan ini tinggi karena konsumsi gula, garam, dan lemak di masyarakat bisa menimbulkan penyakit berbahaya seperti diabetes, hipertensi, strok, hingga penyakit jantung. 

Penyakit tidak menular itu kebanyakan disebabkan karena pola makan yang tidak sehat, antara lain konsumsi gula berlebih.

Fahira juga menyoroti bahwa tren obesitas terus mengalami peningkatan, termasuk di kalangan anak-anak. Hal ini berisiko menimbulkan krisis kesehatan jangka panjang.

Kebijakan ini mesti memperhatikan beberapa hal supaya implementasi di lapangan tetap terjaga. Ia menegaskan, label saja tidak cukup dan harus dibarengi dengan ekosistem yang berjalan utuh.

Beberapa rekomendasi pun disampaikan senator Jakarta ini supaya kebijakan baru tersebut bisa berjalan dengan baik.

Pertama, ia berpesan agar label yang dipasang sederhana dan mudah dipahami oleh semua lapisan masyarakat. Produsen juga harus memikirkan masyarakat dengan literasi yang terbatas.

Kedua, penting untuk memperkuat edukasi publik mengenai arti label nutri-level, sehingga masyarakat juga memahami dalam pengambilan keputusan konsumsi.

Ketiga, perlu dibuat roadmap yang jelas agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha. Skema transisi sukarela menuju wajib harus dilakukan secara terukur.

Keempat, perlu ada pengawasan yang kuat agar kebijakan ini berjalan dan semua produsen melakukannya sesuai aturan.

Rekomendasi kelima, Fahira mendorong agar adanya kebijakan ini membuat produsen menghadirkan produk yang lebih sehat.

Keenam, aktivis perlindungan anak ini meminta agar ada integrasi kebijakan label gizi dan kebijakan lain, misalnya pembatasan iklan makanan tidak sehat, hingga kebijakan cukai minuman mengandung pemanis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekomendasi terakhir, Fahira menilai penting adanya dukungan dan pendampingan bagi pelaku usaha. Sebab, para produsen harus menghadapi biaya penyesuaian kemasan dan proses produksi.

“Label ini harus menjadi alat bantu bagi keluarga untuk lebih bijak dalam memilih makanan, terutama bagi anak-anak agar terhindar dari risiko penyakit sejak dini,” tegas dia. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Selengkapnya

Viral