News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri Yandri: Moratorium Ritel Modern Demi Pemerataan Ekonomi Desa

Mendes PDT Yandri Susanto mengatakan usulan moratorium izin ritel modern sebagai upaya pemerintah untuk pemerataan ekonomi desa agar tidak lagi terpusat hanya kepada pemodal besar
Kamis, 16 April 2026 - 20:00 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto
Sumber :
  • tvOne - m mahrus

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan usulan moratorium izin ritel modern sebagai upaya pemerintah untuk pemerataan ekonomi desa agar tidak lagi terpusat hanya kepada pemodal besar.  

"Ritel modern keuntungannya 100 persen diambil oleh pemodal, diambil oleh pemilik usaha," ujarnya dalam Musrenbang Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, mengutip Antara pada Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yandri mengatakan fungsi ritel modern bakal digantikan oleh keberadaan Koperasi Desa Merah Putih yang menjalankan bisnis simpan pinjam, penjualan elpiji, sembako, logistik, hingga apotik dan klinik. 

Keuntungan dari seluruh siklus bisnis Koperasi Desa Merah Putih berputar di desa dengan komposisi minimal 20 persen menjadi pendapatan asli desa dan sekitar 80 persen kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat ekonomi langsung.

"100 persen keuntungan (koperasi) berdiam dan mengalir di desa, sehingga ini menjadi salah satu cara menanggulangi kemiskinan ekstrem," kata Yandri.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, usulan moratorium muncul di tengah pertumbuhan pesat ekspansi ritel modern di seluruh Indonesia. Pada 2025, jumlah gerai ritel modern Alfamart dan Indomaret telah melampaui 40 ribu gerai tersebar hingga ke pedesaan.

Pemerintah mengklaim jumlah Koperasi Desa Merah Putih yang dibangun hampir mencapai 34 ribu unit, sedangkan koperasi yang sudah rampung pembangunan 100 persen hampir 5.500 unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Yandri menyampaikan seluruh aset Koperasi Desa Merah Putih mulai dari bangunan, gudang, hingga kendaraan operasional menjadi milik desa, bukan milik pemerintah pusat.

"Semua aset diserahkan kepada desa. Bangunan, gerai, gudang, truk, mobil pick-up, maupun motor roda tiga menjadi aset desa," katanya.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Penanganan kasus dugaan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Kabupaten Bantul memasuki babak baru. 
Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Tak ada Mees Hilgers dalam 23 pemain yang didaftarkan pada FIFA Matchday edisi Juni 2026, di mana Timnas Indonesia akan menjamu Oman dan Mozambik. 
Dedi Mulyadi Kagum dengan Kejujuran Bocah Papua, KDM: Mereka Tidak Ribut Urusan Uang

Dedi Mulyadi Kagum dengan Kejujuran Bocah Papua, KDM: Mereka Tidak Ribut Urusan Uang

Dedi Mulyadi kagum dengan kejujuran bocah Papua, menurutnya anak-anak Papua hebat dan tidak ribut masalah uang.
Fakta-fakta Mencengangkan Ledakan Sisa Bom Perang Dunia II di Biak Papua

Fakta-fakta Mencengangkan Ledakan Sisa Bom Perang Dunia II di Biak Papua

Minggu, (31/5) sore, publik dikejutkan dengan kabar ledakan di pemukiman padat penduduk, Kawasan Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor Papua
Bayi Laki-laki Ditemukan Dalam Tas Belanja di Pati, Ari-ari Masih Menempel

Bayi Laki-laki Ditemukan Dalam Tas Belanja di Pati, Ari-ari Masih Menempel

Warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan dan ditinggalkan di dalam sebuah tas belanja, Senin (1/6/2026).

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi salut dengan remaja penjual rempeyek di Sukajadi yang tumbuh tanpa ayah. Gubernur Jawa Barat itu borong dagangan dan janjikan tambahan tabungan Rp5 juta.
Selengkapnya

Viral