News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut pembangunan di Jabar harus melibatkan keseimbangan manusia pada lingkungan hidup, tidak hanya fokus ekonomi.
Jumat, 17 April 2026 - 00:49 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Viva.co.id

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membicarakan pembangunan. Ia menyampaikan hal itu dalam forum Musrenbang Jawa Barat dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) tahun 2027.

Di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (15/4/2026), Dedi Mulyadi memberikan sambutannya. Ia langsung menekankan betapa pentingnya pembangunan khususnya di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menjelaskan, arah pembangunan tidak sekadar berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga menjadi upaya bagaimana menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan hidup.

"Pembangunan tidak boleh memisahkan manusia dari lingkungannya," ujar Dedi Mulyadi dikutip, Jumat (17/4/2026).

Apa Saja Dampak Pembangunan Tanpa Libatkan Alam?

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menandatangani berita acara perjanjian kerja sama sinergi pembiayaan kesehatan dalam forum Musrenbang Jawa Barat di Gedung Pakuan Bandung
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menandatangani berita acara perjanjian kerja sama sinergi pembiayaan kesehatan dalam forum Musrenbang Jawa Barat di Gedung Pakuan Bandung
Sumber :
  • Prokopim Pemkab Bekasi

KDM sapaan akrabnya, menyampaikan dampak dari pembangunan yang mengabaikan kolaborasi manusia dengan alam. Menurutnya, hal itu sangat rentan menimbulkan beragam persoalan.

Mantan Bupati Purwakarta ini berpendapat bahwa, berbagai persoalan yang timbul bisa mempengaruhi pada aspek sosial. Kemudian, pembangunan tanpa kedua bagian ini juga berdampak pada ekologis.

Perbuatan yang mengabaikan keseimbangan kedua aspek tersebut membawa manusia terasingkan, terutama dari lingkungan tempat di mana mereka menjalani hidupnya.

Fenomena seperti ini, kata dia, tidak hanya terjadi dalam negeri. Ia sering melihat dampak dari mengabaikan keseimbangan manusia dan alam juga terjadi di luar negeri.

"Hal tersebut justru akan melahirkan keterasingan sebagaimana yang terjadi di sejumlah negara maju," terangnya.

Kenapa Dedi Mulyadi Tekankan Pembangunan Harus Dilandasi Kesadaran pada Alam?

Ia menjelaskan pendapatnya terkait paradigma pembangunan ke depannya. Ia mengatakan, bagian ini harus didukung dengan kesadaran manusia.

Maksudnya, kesadaran manusia juga menjadi bagian integral dari alam. Program pembangunan memang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, namun juga wajib memperhatikan aspek keberlanjutan pada kelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Jabar itu merincikan dari perspektif tersebut. Manusia memang berperan untuk menjadi pengguna sumber daya di setiap kehidupannya.

Ia menambahkan, manusia justru juga menjadi pengelola yang harus bertanggung jawab dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Tujuannya tidak lain untuk menghindari aktivitas eksploitasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral