News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Tak Nurut, Nenek di Kediri Aniaya Cucu Balita hingga Tewas

Namun, karena anak-anak tersebut tidak menuruti permintaan, pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan menggunakan benda keras.
Sabtu, 18 April 2026 - 09:06 WIB
Ilustrasi penganiayaan terhadap perempuan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang nenek berinisial S (64) di Kediri, Jawa Timur, ditetapkan sebagai tersangka usai menganiaya cucunya sendiri yang berusia empat tahun hingga tewas.

Kapolres Kediri Kota, Anggi Saputra Ibrahim, menyatakan bahwa penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penanganan perkara ini kami lakukan secara profesional dan transparan. Sudah ada dua alat bukti yaitu keterangan saksi dan hasil dari visum dari dokter,” ujarnya, dikutip Sabtu (18/4/2026)

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada 15 April 2026 di Kelurahan Ngronggo. Kasatreskrim Polres Kediri Kota, Achmad Elyasarif Martadinata, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pelaku meminta tiga cucunya untuk makan dan beristirahat siang. 

Namun, karena anak-anak tersebut tidak menuruti permintaan, pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan menggunakan benda keras.

Menurut keterangan polisi, korban berinisial MA sempat dipukul dan dicubit. Saat berada di area dapur, balita tersebut kembali menjadi sasaran pemukulan, kali ini menggunakan pipa, karena dianggap tidak patuh.

Kondisi korban baru diketahui saat ibunya pulang ke rumah dan menemukan anaknya terbaring di dapur. Setelah diperiksa, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Dalam proses penyelidikan, aparat telah memeriksa tujuh orang saksi, termasuk keluarga korban. Sejumlah barang yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan juga diamankan, seperti kayu dan pipa, serta beberapa pakaian milik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka memar di berbagai bagian tubuh korban, termasuk kepala, wajah, dada, perut, punggung, dan pinggang. Korban diduga meninggal akibat pendarahan yang dialaminya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Ancaman hukuman maksimal yang dihadapi mencapai 10 tahun penjara. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Minta BUMD Daerah Berani Ekspansi Global: Ayo Persiapkan Diri, Bertarung Keluar

Pramono Minta BUMD Daerah Berani Ekspansi Global: Ayo Persiapkan Diri, Bertarung Keluar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta kepada seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta berani menembus pasar yang lebih luas.
Bawa Mental Baja Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Tegaskan Peluang Timnas Indonesia U-17 Belum Tertutup dan Siap Bangkit Lawan Vietnam

Bawa Mental Baja Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Tegaskan Peluang Timnas Indonesia U-17 Belum Tertutup dan Siap Bangkit Lawan Vietnam

Kurniawan Dwi Yulianto kembali tegaskan bahwa asa Timnas Indonesia U-17 untuk menembus semifinal Piala AFF U-17 2026 belum sepenuhnya tertutup dan siap bangkit.
Empat Polisi Pelaku Kekerasan Terhadap Bripda NS Dipecat, Terancam Dijebloskan ke Jeruji Besi

Empat Polisi Pelaku Kekerasan Terhadap Bripda NS Dipecat, Terancam Dijebloskan ke Jeruji Besi

Polda Kepulauan Riau menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap empat personel polisi terkait kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Bripda NS.
Media Italia Tak Habis Pikir Lihat Penampilan Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Como 1907: Dominan

Media Italia Tak Habis Pikir Lihat Penampilan Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Como 1907: Dominan

Performa luar biasa Jay Idzes jadi sorotan media Italia saat membawa Sassuolo kalahkan Como 2-1. Bek Timnas Indonesia tampil dominan dan kokoh di lini belakang.
Kembali ke Indonesia Setelah 30 Tahun, Ronaldo Nazario Akui Tak Sabar Rasakan Atmosfer Stadion GBK

Kembali ke Indonesia Setelah 30 Tahun, Ronaldo Nazario Akui Tak Sabar Rasakan Atmosfer Stadion GBK

Legenda sepak bola asal Brasil, Ronaldo Nazario, mengungkapkan rasa antusiasmenya jelang tampil dalam laga ekshibisi bertajuk Barca Legends kontra DRX Legends.
Blak-blakan di Jakarta, Ronaldo Akui Gaya Rambut Nyeleneh di Piala Dunia 2002 sebagai Kebodohan: Minta Maaf kepada Para Ibu

Blak-blakan di Jakarta, Ronaldo Akui Gaya Rambut Nyeleneh di Piala Dunia 2002 sebagai Kebodohan: Minta Maaf kepada Para Ibu

Legenda Brasil, Ronaldo Nazario, kembali kenang salah satu momen paling ikonik dalam kariernya. Kali ini bukan soal gol atau trofi, melainkan gaya rambut unik.

Trending

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara top 10 ranking FIFA pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir tengah negosiasi demi uji coba bergengsi.
Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka tertangkap kamera melakukan pertemuan akrab dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), pada Jumat (17/4/2026)
Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Duel Gresik Phonska melawan Jakarta Pertamina Enduro di panggung Grand Final final four Proliga 2026 sudah dinanti jauh sebelum kepastian resmi. Harapan fans Gresik Phonska
Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Sudah dapat "restu" atau "lampu hijau" dari FIFA, lantas siapa saja trio maut yang siap menjalani debutnya di bawah komando John Herdman di Timnas Indonesia?
Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Mantan rekan setim Gabriel Jesus di Brasil U-20 ini ternyata bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia meskipun sama sekali tidak punya garis keturunan nusantara.
Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam mulai curiga dengan Shin Tae-yong sering ke Indonesia usai dipecat PSSI, dan menyinggung kemungkinan melatih Persija di Super League musim depan.
Selengkapnya

Viral