News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FPII Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro soal Dugaan Penistaan Agama: Ada Unsur Ujaran Kebencian

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama. Laporan ini dilayangkan oleh FPII
Sabtu, 18 April 2026 - 21:01 WIB
Jusuf Kalla Merasa Difitnah Terkait Kasus Tudingan Penistaan Agama: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama

Laporan ini dilayangkan oleh kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Persatuan Islam Indonesia (FPII).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaporan tersebut dipicu oleh pernyataan yang disampaikan Jusuf Kalla saat berada di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis, 5 Maret 2026. 

Menurut pihak pelapor, pernyataan JK dalam kesempatan tersebut tidak ideal dan mengandung unsur yang dapat memicu polemik di masyarakat.
 
Perwakilan FPII menyatakan bahwa pernyataan Jusuf Kalla diduga mengandung unsur disinformasi teologis yang dianggap tidak selaras dengan nilai-nilai serta ajaran agama. 

Bahkan hal ini dinilai berpotensi menimbulkan gangguan terhadap stabilitas sosial dan memicu konflik di tengah masyarakat.

"Kami menduga ada unsur ujaran kebencian yang tidak sesuai dengan ajaran-ajaran agama," beber Ketua FPII, Muhammad Fathur Rozaq.

Mengingat isu keagamaan merupakan persoalan yang sangat sensitif di Indonesia, pihak pelapor mendesak aparat kepolisian untuk menangani kasus ini secara adil dan profesional. 

Penanganan yang cepat dan tepat dianggap perlu untuk mencegah potensi gangguan konflik sosial yang lebih luas akibat hasutan terhadap agama.

Usai pelaporan tersebut, mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) akhirnya buka suara soal dirinya yang dilaporkan ke polisi usai ceramah di Universitas Gafjah Mada (UGM). 

Kemudian menyikapi hal itu, JK lebih memilih tidak mengambil langkah hukum secara langsung, meski menyebut tudingan terhadapnya sebagai fitnah.

JK menegaskan dirinya tidak akan maju sendiri melaporkan balik pihak-pihak yang menuduhnya melakukan penistaan agama.

“Banyak masyarakat yang mau karena tersinggung. Bukan saya yang mau mengambil hukum, (tapi) masyarakat yang mau mengadukan ke hukum,” kata Jusuf Kalla saat konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Ia bahkan menyatakan memilih bersikap pasif, menyerahkan sepenuhnya kepada publik dan tim hukum.

“Saya diam aja, tapi masyarakat tidak bisa ditahan kalau dia mau. Sudah puluhan orang Islam akan adukan semuanya. Terserah mereka,” ujarnya.

Meski demikian, JK memberi sinyal kemungkinan langkah hukum tetap terbuka. Ia menyebut timnya sedang mengkaji hal tersebut.

“Kami akan pertimbangkan, karena kalau tidak dituntut, ini akan terulang lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, JK menyentil keras pihak yang menuduhnya. Ia menyebut tudingan tersebut sebagai fitnah yang serius.

“Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Semua memfitnah saya semua,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JK juga meminta masyarajat menilai sendiri isi ceramahnya secara utuh, bukan sepotong-sepotong.

“Benar gak dia kalau Anda lihat ini? Benar gak? Ada yang benar gak yang fitnah itu?” katanya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga CPO Naik, Mendag Belum Mau Naikkan HET MinyaKita: Konsumen Jadi Pertimbangan Utama

Harga CPO Naik, Mendag Belum Mau Naikkan HET MinyaKita: Konsumen Jadi Pertimbangan Utama

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah sampai saat ini masih mempertahankan HET Minyakita sesuai hasil rapat koordinasi lintas kementerian.
Babak Belur Dihajar Timnas Voli Indonesia di Final AVC Men's Cup 2026, Media Korea Ekspos Kelemahan Shin Ho-jin Cs

Babak Belur Dihajar Timnas Voli Indonesia di Final AVC Men's Cup 2026, Media Korea Ekspos Kelemahan Shin Ho-jin Cs

Tim Nasional Voli Korea Selatan harus menelan pil pahit di partai final AVC Men's Cup 2026 saat menghadapi Timnas Voli Indonesia.
Breaking News: Hakim Putuskan Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Breaking News: Hakim Putuskan Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, menjalani sidang putusan (vonis) dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di PN Tipikor
Luhut Ungkap Sistem Digitalisasi Bansos Bisa Hemat APBN hingga Rp1.500 Triliun

Luhut Ungkap Sistem Digitalisasi Bansos Bisa Hemat APBN hingga Rp1.500 Triliun

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan software dari sistem ini dirancang oleh masyarakat Indonesia.
LPSK Turun Gunung Usut Kematian Dokter Icha, Temui Ayah Korban di NTT

LPSK Turun Gunung Usut Kematian Dokter Icha, Temui Ayah Korban di NTT

Kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dokter Icha kini turut mendapat perhatian dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat

Trending

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Nadiem Makarim Masuk Rumah Sakit Sebelum Sidang Vonis

Nadiem Makarim Masuk Rumah Sakit Sebelum Sidang Vonis

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim mengaku sempat dirawat di rumah sakit sebelum sidang.
Selengkapnya

Viral