News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi, KPK Buka Peluang Dalami Oknum Lain Terima Aliran Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau jalannya persidangan kasus dugaan korupsi ijon proyek di Kabupaten Bekasi untuk mengembangkan penyidikan pihak lain.
Minggu, 19 April 2026 - 16:30 WIB
Ilustrasi KPK
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memantau jalannya persidangan kasus dugaan korupsi ijon proyek di Kabupaten Bekasi untuk mengembangkan penyidikan terhadap pihak lain. 

Diketahui, salah satu tersangka yakni Sarjan yang merupakan pihak swasta atau yang diduga pemberi suap terhadap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK) sudah menjalani persidangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya KPK juga telah melimpahkan berkas ke Jaksa Penuntut Umum untuk segera membuat penuntutan terhadap dua tersangka lainnya yaitu Ade Kuswara dan Ayahnya, HM Kunang. 

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa dalam persidangan nanti, tentunya akan ada fakta-fakta yang muncul. 

Fakta-fakta tersebut akan dilakukan analisa yang kemungkinan membuka peluang untuk melakukan penyidikan untuk menangkap atau menjerat pihak lain yang diduga berkaitan dengan kasus ini. 

"Tentunya fakta-fakta yang muncul ini JPU nanti akan melakukan analisis. Apakah kemudian terbuka kemungkinan untuk kemudian dilakukan pengembangan-pengembangan di dalam penyidikan," kata Budi, Minggu (19/4/2026). 

Budi menjelaskan, bahwa operasi tangkap tangan merupakan pintu masuk untuk menyasar oknum-oknum lain yang diduga terlibat dalam kasus rasuah di Kabupaten Bekasi. 

Ditambah, banyak keterangan bahwa adanya dugaan aliran dana dari Sarjan kepada pihak-pihak lain. Hal itu perlu diamati dan harus didalami hingga tuntas. 

"Penyidik akan mendalami soal itu, untuk apa pemberian uang itu, bagaimana latar belakangnya, apakan ini berkaitan dengan proyek-proyek atau seperti apa, dan ini perlu di dalami," jelasnya. 

Sekedar informasi, KPK telah memeriksa Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono sebagai saksi dalam kasus ini. 

Selain dimintai keterangan, KPK juga menggeledah rumah Ono yang berlokasi di Bandung dan Indramayu. 

Penggeledahan tersebut merupakan tindak lanjut soal dugaan adanya penerimaan uang oleh Ono dari Sarjan yang merupakan tersangka dalam kasus ini.

"Ya, di antaranya itu. Jadi dalam proses penyidikan tentunya penyidik membutuhkan keterangan-keterangan yang bisa saling mengkonfirmasi," ucap Budi beberapa waktu lalu. 

Budi mengungkapkan, bahwa berdasarkan perkembangannya, Sarjan memang diduga memberikan sesuatu kepada Ono. Namun KPK masih terus mendalami maksud dan tujuan pemberian tersebut.

"Subtansinya ini untuk apa, tujuannya untuk apa, mengapa SRJ ini memberikan sejumlah uang kepada saudara ONS. Nah itu yang kemudian akan didalami oleh penyidik," ungkapnya.

Selain Ono, KPK juga mencium adanya dugaan aliran dana yang masuk ke Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Nyumarno

Nyumarno diperiksa pada Senin (12/1/2026) kemarin dengan status sebagai saksi dalam kasus ini.

Budi menuturkan, pemeriksaan Nyurmarno dilakukan karena diduga menerima aliran dana dari pihak swasta yang juga merupakan tersangka kasus ini. 

"Penyidik mendalami adanya dugaan penerimaan uang oleh NYU dari pihak swasta, yaitu SRJ, yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini," katanya, Selasa (13/1/2026).

Budi menjelaskan, dugaan aliran dana yang diterima oleh Nyurmarno oleh tersangka senilai Rp600 juta.

Sementara itu, KPK juga akan mendalami adanya penerimaan fee proyek terhadap anggota polisi Yayat Sudrajat sebesar Rp16 miliar di kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi.

Fee proyek tersebut terungkap dalam persidangan terdakwa Sarjan selaku pihak swasta yang juga memberikan suap terhadap Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini sudah fakta persidangan. Kami sudah dapat informasi juga dari tim JPU-nya bahwa ada fee kurang lebih Rp16 miliar yang diakui oleh saudara Yayat, dan ini sudah tertuang dalam BAP," ucap Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, Selasa (14/4/2026).

Husein mengungkapkan, bahwa fakta persidangan itu menjadi pintu untuk mengembangkan kasus yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi itu. (aha/iwh) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatannya Karena Alasan Pribadi, Bukan Faktor Kesehatan

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatannya Karena Alasan Pribadi, Bukan Faktor Kesehatan

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mundur dari jabatannya karena alasan pribadi, bukan karena faktor kesehatan.
Kondisi Terkini Jalan Tambak Menteng hingga Matraman, Dijaga Ratusan Personel Gabungan Cegah Bentrokan Susulan

Kondisi Terkini Jalan Tambak Menteng hingga Matraman, Dijaga Ratusan Personel Gabungan Cegah Bentrokan Susulan

Ratusan personel gabungan disiagakan di Jalan Tambak, Menteng, hingga Matraman pada Senin (27/7/2026) untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan.
Polisi Akui Alami Kendala Mengungkap Kematian Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah

Polisi Akui Alami Kendala Mengungkap Kematian Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, fokus penyidik saat ini masih diarahkan untuk mengumpulkan seluruh bukti yang ada di sekitar lokasi penemuan korban.
Jelang Piala AFF 2026, PSSI Berharap Lautan Merah Putih Penuhi Pakansari saat Timnas Indonesia Hadapi Kamboja

Jelang Piala AFF 2026, PSSI Berharap Lautan Merah Putih Penuhi Pakansari saat Timnas Indonesia Hadapi Kamboja

PSSI mengajak seluruh suporter Timnas Indonesia memenuhi Stadion Pakansari, Bogor, saat skuad laga perdana Piala AFF 2026 melawan Kamboja, Senin (27/07/2026).
Respons Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026: Tetap Bangga Lihat Macan Kemayoran

Respons Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026: Tetap Bangga Lihat Macan Kemayoran

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus mengawali kiprah di Piala Presiden 2026 dengan kekalahan tipis.
Harga Emas Antam Hari Ini 27 Juli 2026 Naik Rp10.000 Jadi Rp2.622.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Juli 2026 Naik Rp10.000 Jadi Rp2.622.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 27 Juli 2026 naik tipis Rp10.000 menjadi Rp2.622.000 per gram.

Trending

Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral anak dari pria terduga pencuri ayam tewas direkoyok massa di Bali Histeris, Hotman Paris akui siap untuk membiayai sekolahnya.
Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Gubernur Khofifah dan Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi BI Bangun Sinergitas Lewat Budaya Hidup Sehat

Gubernur Khofifah dan Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi BI Bangun Sinergitas Lewat Budaya Hidup Sehat

Gubernur Khofifah dan Deputi BI lepas peserta Gowes Nusantara 2026, HUT ke-73 Bank Indoneia dengan mengambil start dan finish di Tugu Pahlawan, Surabaya.
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka pun merespons soal video viral anak terduga pelaku pencurian ayam yang menangis histeris di Tabanan Bali.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia tak hanya memburu tiga poin saat hadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda berpeluang meraih tambahan poin FIFA.
Selengkapnya

Viral