News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

80 Ribu Koperasi Merah Putih Bakal Kelola Apotek, BPOM Wanti-wanti Risiko Pengawasan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyoroti rencana pengembangan Koperasi Merah Putih hingga 80 ribu unit yang juga akan mengelola apotek. Kepala BPOM RI,
Senin, 20 April 2026 - 17:14 WIB
80 Ribu Koperasi Merah Putih Bakal Kelola Apotek, BPOM Wanti-wanti Risiko Pengawasan
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyoroti rencana pengembangan Koperasi Merah Putih hingga 80 ribu unit yang juga akan mengelola apotek

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar menyebut skala program tersebut akan berdampak luas dan membutuhkan pengawasan ketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tahu di Koperasi Merah Putih itu nanti akan ada 80 ribuan koperasi seluruh Indonesia dan akan mengembangkan apa yang disebut dengan apotek. Selain apotek juga storage cold-nya ditambah dengan makanan-makanan yang akan dijual, tentu itu menjadi tanggung jawabnya Badan POM dalam hal pengawasan,” ungkap Taruna Ikrar dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan, BPOM bersama Komisi IX DPR RI sepakat untuk memastikan seluruh produk yang beredar melalui koperasi, baik obat maupun makanan, aman dikonsumsi masyarakat.

“Kami sepakat untuk menindaklanjuti apa yang menjadi kesepakatan kami dengan Komisi IX bahwa kita akan memastikan makanan, apalagi obat-obatan yang akan sampai ke masyarakat harus dijaga kepastian keamanannya,” tegas Taruna Ikrar.

Menurutnya, pengawasan tidak bisa dianggap sepele karena distribusi obat dan pangan menyangkut risiko kesehatan dalam skala nasional.

“Karena tentu itu bisa berdampak ke seluruh nasional kita,” tegasnya.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto telah meluncurkan sebanyak 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu (21/7/2025).

Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi sebagai penguatan sektor pangan dan kesehatan nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan koperasi menjadi instrumen penting bagi masyarakat kecil untuk memperkuat kemandirian ekonomi.

Ia juga menilai pembentukan puluhan ribu koperasi tersebut bukan sekadar program biasa, melainkan gerakan besar untuk menyeimbangkan struktur ekonomi yang selama ini dinilai timpang.

“Pada hari ini kita meluncurkan kelembagaan 80.000 Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih, tepatnya 80.081 koperasi. Hari ini adalah memang hari yang bersejarah. Kita mulai suatu usaha besar. Koperasi ini adalah usaha besar strategis,” ujar Prabowo di Klaten, Sabtu (21/7/2025).

Tak hanya berbasis kelembagaan, pemerintah juga menyiapkan dukungan infrastruktur seperti gudang penyimpanan, gerai sembako, klinik dan apotek, cold storage, hingga armada logistik. 

Selain itu, tersedia pula skema pembiayaan super mikro untuk memperlancar distribusi dan aktivitas ekonomi di desa.

Presiden juga menekankan pentingnya kehadiran apotek di setiap desa guna menyediakan obat generik dengan harga terjangkau, bahkan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama ini, menurutnya, akses terhadap obat di wilayah pedesaan masih menjadi persoalan. Banyak warga harus menempuh jarak jauh dengan biaya tambahan hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Kondisi ini memperlebar kesenjangan akses kesehatan.

Kehadiran Apotek Desa Merah Putih diharapkan tidak hanya mendekatkan layanan kesehatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membuka lapangan kerja di tingkat desa. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Striker andalan Timnas Indonesia U-17 Mochamad Mierza Fijratullah buka suara mengenai dinamika yang terjadi di skuad Garuda Muda. Menanggapi transisi kepelatih-
Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menjadi sorotan.
armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

Masyarakat di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 pada Selasa (21/4) dini hari. 
Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

​​​​​​​Dedi Mulyadi kagum pada ibu asal Sukabumi yang tetap kuat merawat anak kanker stadium 4 tanpa keluh, meski hidup serba terbatas dan penuh perjuangan.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Selengkapnya

Viral