Cemburu dan Sakit Hati, Pria di Bandung Habisi Nyawa Teman Pria Mantan Istrinya di Rumah Kontrakan
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Polrestabes Bandung berhasil mengungkap motif di balik kasus pembunuhan tragis yang menimpa Marlin (40) di sebuah rumah kontrakan di Jalan Sandang, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.
Berdasarkan hasil penyidikan, rasa cemburu menjadi pemicu utama tersangka IS (43) nekat menghabisi nyawa korban.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menjelaskan bahwa emosi pelaku tersulut saat mendapati mantan istrinya tengah bersama korban di dalam satu ruangan.
Hal tersebut membuat IS gelap mata dan melakukan penganiayaan berat hingga menyebabkan Marlin meninggal dunia.
“Jadi untuk motif yang kami dapatkan setelah kami melakukan penyelidikan diduga pelaku sakit hati dan cemburu ketika melihat mantan istrinya lagi berada di kamar dengan korban,” tutur Anton kepada wartawan.
Setelah melancarkan aksinya, IS tidak langsung menyerahkan diri. Ia justru membawa pergi mantan istrinya menuju wilayah Kabupaten Indramayu dengan menggunakan sepeda motor.
Pelarian tersebut memicu pengejaran intensif dari tim gabungan yang terdiri dari Resmob Polda Jawa Barat, Resmob Polrestabes Bandung, dan Unit Reskrim Polsek Cinambo.
Polisi berhasil melacak keberadaan pelaku berkat petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian serta keterangan dari sejumlah saksi.
Saat ini, IS telah diamankan dan berada di bawah pengawasan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Tersangka sudah menjalani penahanan di Satreskrim Polrestabes Bandung,” tegas Anton.
Peristiwa ini sebelumnya menggemparkan warga Cinambo pada Jumat (17/4) dini hari, saat jasad pria berinisial M ditemukan di kontrakan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Cinambo, Iptu Mulyana Winata, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah kejadian dilaporkan.
"Telah terjadinya peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan atau pembacokan mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh orang tidak dikenal," ujar Mulyana. (ant/dpi)
Load more