Gibran Kunjungi Yahukimo Papua Pegunungan, Menko Polkam Pastikan Situasi Aman dari Konflik
- dok. Setwapres
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Selasa (21/4/2026).
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menyebut kunjungan Gibran itu untuk menepati janjinya pada pertengahan Januari 2026 lalu. Saat itu, Gibran batal berkunjung ke Yahukimo.
“Memang hari ini Pak Wapres memenuhi janjinya untuk datang ke Yahukimo. Beberapa waktu yang lalu beliau punya rencana kemari tapi terjadi penundaan,” kata Djamari dalam keterangannya, dikutip Rabu (22/4/2026).
“Karena ada suatu hal yang harus segera ditangani di Jakarta. Beliau harus kembali ke Jakarta. Nah, sekarang ini memenuhi itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Djamari memastikan bahwa situasi Yahukimo aman dari konflik saat kunjungan Gibran. Diketahui, Yahukimo merupakan daerah rawan konflik yang melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Meskipun, Djamari mengungkap bahwa beberapa waktu lalu terjadi penangkapan anggota KKB oleh Satgas Cartenz.
“Sebetulnya ada memang beberapa waktu yang lalu itu ada penangkapan di sini. Yang dilakukan oleh Satgas Cartenz. Itu adalah orang saudara kita yang di hutan sana mau kemari dan ditangkap di sini,” jelas Djamari.
“Kemudian juga ada beberapa perkembangan di daerah sebelah Utara di sini yang juga terjadi kontak tembak. Itu tidak terlalu besar. Semuanya adalah [dalam rangka] mereka [aparat] mengamankan penduduk atau warga negara Indonesia di sini,” tambahnya.
Meski demikian, Djamari memastikan bahwa pengamanan terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini agar program prioritas pemerintah bisa direalisasikan secara optimal.
“Upaya itu sudah dilakukan, sedang dilakukan sampai dengan hari ini dan akan dilaksanakan,” kata dia.
“Sampai kapan? Sampai dengan selesai. Dan pembangunan supaya bisa berjalan dengan baik untuk kepentingan masyarakat kita di sini,” tandas Djamari. (saa)
Load more