Pangkoops TNI Habema Sebut Ada 2 dari 10 Anggota OPM Tewas Pada Pertempuran di Papua Pegunungan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Panglima Komando Operasi Khusus (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, memastikan 2 dari 10 anggota OPM tewas dalam pertempuran sengit saat hendak ditangkap pasukannya di wilayah Kali Fis Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan.
Pertempuran sengit terjadi setelah pasukan Habema berhasil mengevakuasi jasad warga Papua ke-3 bernama Teina Alya, yang tewas mengenaskan usai ditembak secara keji, kemudian dilempar ke dalam lembah curam sedalam 50 meter di wilayah Kali Fis, oleh OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.
“Pasukan Koops TNI Habema diberondong peluru tajam oleh 10 Anggota OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka, saat hendak menangkap mereka di wilayah Kali Fis Komplek Kabupaten Yahukimo Papua Pegunungan,” kata Mayjen TNI Yudha kepada wartawan, Sabtu, (1/8/2026).
Beberapa Anggota OPM yang mengenakan body vest atau rompi antipeluru dan memegang senjata api otomatis, menghujani pasukan Koops Habema, sehingga Pasukan Koops Habema terpaksa mengambil langkah tegas dengan menembak mati 2 dari 10 anggota OPM tersebut.
“Salah satu jasad Anggota OPM beserta body vest dan senjata api otomatis miliknya, dibawa oleh 8 anggota lainnya dari lokasi pertempuran, sementara 1 jasad rekan mereka sesama OPM, ditinggalkan begitu saja oleh kelompok separatis pimpinan Kopi Tua Heluka tersebut,” ungkap Mayjen Yudha.
Pertempuran sengit terjadi sesaat setelah proses evakuasi jasad Teina Alya, perempuan asli Papua yang tewas mengenaskan usai ditembak secara keji, kemudian jasadnya dilempar ke dalam lembah curam sedalam 50 meter di wilayah Kali Fis oleh OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.
Mayjen TNI Yudha Airlangga, mengatakan setelah situasi aman terkendali, Pasukan Koops Habema mengevakuasi jasad Teina Alya dengan teknik rappelling komando agar personel TNI dapat bergerak cepat turun dan naik dari dalam lembah yang curam, sekaligus dapat memantau area lokasi guna mengantisipasi serangan dadakan OPM, seperti yang terjadi saat Koops Habema mengevakuasi 2 jasad korban sebelumnya.
Jenazah Teina Alya saat ini telah berada di Rumah Sakit Dekai Yahukimo, Papua Pegunungan, dan rencananya akan dimakamkan secara adat oleh keluarga.
Load more