News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menguak Tabir Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Dinkes Sumut Ancam Cabut Izin RS, Begini Kronologi Lengkapnya

Terungkap, kronologi seorang pasien diduga jadi korban malpraktik terkait operasi miom berujung rahim diangkat di RS Muhammadiyah Kota Medan. Sontak, insiden
Kamis, 23 April 2026 - 21:29 WIB
Ironis, Diduga Malpraktik Kembali Terjadi, Rahim Pasien Diangkat Tanpa Biopsi di RS Muhammadiyah Medan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap, kronologi seorang pasien diduga jadi korban malpraktik terkait operasi miom berujung rahim diangkat di RS Muhammadiyah Kota Medan. Sontak, insiden ini membuat Dinkes Sumut ancam akan cabut izin RS tersebut.

Seperti diketahui, baru-baru ini sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita terbaring lemas di atas tempat tidur di sebuah rumah sakit swasta di Sumatera Utara viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut memicu dugaan malpraktik terkait tindakan medis yang dilakukan terhadap pasien bernama Mimi Maisyah (48).

Dalam video tersebut, seorang perempuan tampak meluapkan emosi kepada pihak rumah sakit karena menilai telah terjadi kesalahan dalam tindakan medis.

Ia menyebut bahwa pasien awalnya direncanakan menjalani operasi miom, namun yang terjadi justru pengangkatan rahim.

"Udah tau kau, masih sekolah lagi anaknya, dia resign dari kerjaannya gara-gara kalian. Malpraktik, inilah hasilnya bukannya sembuh malah makin parah. Panggil dokternya, bukan polisi yang dipanggil. Enggak ada tanggung jawab kelen," ucap perempuan dalam video tersebut.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut), Hamid Rijal Lubis menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke rumah sakit swasta tersebut.

"Kita sudah lakukan tinjauan ke rumah sakit hari Rabu kemarin. Dan kita sudah berkoordinasi untuk bisa memberikan keterangan tertulis. Saat ini jadwal kita untuk bertemu dengan keluarga pasien," ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman karena informasi yang diperoleh belum menyeluruh.

"Ini opini kedua kami, jadi pasien mendapatkan pelayanan beberapa hari di rumah sakit, baru ke rumah sakit Haji. Nah dugaan pengangkatan rahim belum bisa kami apakan, karena masih banyak tahapan pemeriksaan yang kami lakukan. Karena ini baru satu sisi kami dapatkan informasinya," jelasnya.

Dalam proses ini, Dinas Kesehatan juga berkolaborasi dengan Ombudsman Sumatera Utara untuk memastikan objektivitas pemeriksaan.

"Benar informasi ada proses-proses di rumah sakit yang pengangkatan rahim tersebut namun kami harus memastikan berbagai pihak," ujarnya.

Jika terbukti terjadi pelanggaran, Hamid menegaskan akan ada sanksi tegas.

"Pasti kita akan beri sanksi tegas tergantung dengan kesalahannya bisa pencabutan izin praktik bahkan penghentian operasi rumah sakit. Semua sesuai prosedur yang berlaku," bebernya.

Kemudian dikutip dari berbagai sumber media, 
Perwakilan RS Muhammadiyah Kota Medan Ibrahim Nainggolan, membantah adanya tindakan pengangkatan rahim tanpa persetujuan.

"Bahwa tidak benar rumah sakit dinyatakan melaksanakan, dokter melaksanakan operasi angkat rahim karena ada miom itu tanpa sepengetahuan, tanpa persetujuan. Karena dokumen administrasi ditandatangani oleh keluarga," bebernya.

Ia menjelaskan bahwa sejak awal konsultasi, pihak medis telah memberikan penjelasan terkait kondisi pasien dan kemungkinan tindakan yang akan dilakukan.

"Dari Januari di konsultasi pertama, keluarga berpikir keluarga tidak bersedia untuk dilakukan operasi segera. Itu bagian dari edukasi yang sudah dilakukan oleh dokter bahwa terhadap apa yang diderita oleh pasien itu tidak semata-mata karena miom biasa, tapi memang harus dilakukan operasi segera," jelasnya.

Menurutnya, pada Februari keluarga akhirnya menyetujui tindakan operasi.

"Makanya di bulan Februari, satu bulan ke depan baru mereka datang dengan menyetujui. Karena mereka sudah setuju baru diagendakan untuk dilakukan operasi sekitar tanggal 20 Februari," ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah menangani keluhan pasca operasi sesuai prosedur.

"Semua apa yang dikeluhkan, apa yang disampaikan, tidak ada yang tidak kita tangani, tidak ada yang kita abaikan. Bahwa terhadap keluhan pasca operasi itu kan sudah dilakukan secara standar," bebernya.

Untuk diketahui, kasus ini bermula ketika Mimi Maisyah mengalami sakit dan memeriksakan diri di sebuah klinik. 

Karena keterbatasan fasilitas, ia dirujuk ke rumah sakit swasta untuk penanganan lebih lanjut.

Berikut kronologi singkatnya:

-    13 Januari 2026: Mimi didiagnosis miom dan diberikan obat

-    13 Februari 2026: Kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan

-    20 Februari 2026: Menjalani operasi yang berlangsung sekitar 3,5 jam

-    26 Februari 2026: Muncul infeksi nanah pada bekas operasi

-    April 2026: Kondisi tidak membaik, pasien memutuskan pindah ke rumah sakit lain.

Saat menjalani pemeriksaan di rumah sakit lain, Mimi mengaku terkejut setelah mendapatkan informasi bahwa rahimnya telah diangkat.

"Kata dokternya 'Kapan operasi perut ini bu?', saya enggak ngerti. Sedangkan dokter sana saja, saya tanya dia enggak jawab hanya bilang saya kurang nutrisi," ujarnya.

Ia mengaku tidak pernah mendapat penjelasan bahwa rahimnya diangkat.

"Dokter menjelaskan sebenarnya rahim ibu sudah diangkat. Jadi saya terdiam, tapi dokter sebelumnya bilang rahim saya enggak diangkat," katanya.

Keluarga pasien menilai proses persetujuan tindakan medis tidak dilakukan secara transparan. Mereka mengaku diminta menandatangani dokumen tanpa penjelasan memadai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat mereka meminta persetujuan itu, mereka tidak menyuruh membaca. Minta langsung tanda tangan aja. Pokoknya enggak sempat disuruh baca," beber Mimi.

Keluarga juga menilai pasien tidak mendapatkan informasi yang utuh terkait tindakan yang dilakukan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengganti Jay Idzes Sudah Ditetapkan! 2 Bek Jangkung Bakal Jadi Tembok Baru Sassuolo di Liga Italia Lawan Monza

Pengganti Jay Idzes Sudah Ditetapkan! 2 Bek Jangkung Bakal Jadi Tembok Baru Sassuolo di Liga Italia Lawan Monza

Sudah dipastikan absen, termasuk saat membela Timnas Indonesia, pengganti Jay Idzes akhirnya mulai disiapkan. Sang kapten Garuda harus menepi akibat cedera.
Waketum Golkar Minta Polemik Misbakhun Dilihat Berdasarkan Fakta

Waketum Golkar Minta Polemik Misbakhun Dilihat Berdasarkan Fakta

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham meminta publik melihat secara proporsional polemik yang mengaitkan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dengan persoalan pemesanan pita cukai rokok
Respons Nyeleneh Dewi Gita yang Terseret Isu Masa Lalu Andre Taulany, Chat Panggilan 'Degoy' Diungkap Erin

Respons Nyeleneh Dewi Gita yang Terseret Isu Masa Lalu Andre Taulany, Chat Panggilan 'Degoy' Diungkap Erin

Penyanyi senior Dewi Gita mendadak menjadi pusat perhatian warganet setelah namanya diseret dalam rumor dugaan perselingkuhan masa lalu komedian Andre Taulany -
Peringati Hari Perhubungan Nasional, Pengamat Transportasi Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Peringati Hari Perhubungan Nasional, Pengamat Transportasi Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyatakan bahwa peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September perlu menjadi momentum untuk mendorong efisiensi mobilitas masyarakat
Tayang Bulan Depan, Film Komedi Bapak Paling Jujur yang Dibintangi Andovi da Lopez Kisahkan Calon Gubernur yang Tak Bisa Berbohong

Tayang Bulan Depan, Film Komedi Bapak Paling Jujur yang Dibintangi Andovi da Lopez Kisahkan Calon Gubernur yang Tak Bisa Berbohong

Film komedi Bapak Paling Jujur yang bercerita tentang seorang calon gubernur yang mendadak kehilangan kemampuan untuk berbohong siap tayang secara serentak mulai 15 Oktober 2026 di bioskop Indonesia
Hakim Tolak Gugatan Terhadap Puluhan Media di Palembang, PH Tergugat Sebut Tak Penuhi Unsur Formil

Hakim Tolak Gugatan Terhadap Puluhan Media di Palembang, PH Tergugat Sebut Tak Penuhi Unsur Formil

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang menyatakan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Arimansa Eko Putra terhadap beberapa perusahaan me

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 19 September 2026: Ada yang dapat kabar baik hingga peluang tak terduga.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Selengkapnya

Viral