News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Minyak Goreng Naik, Dampak Rantai Global dari Konflik Timur Tengah hingga Plastik Kemasan

Harga minyak goreng naik akibat lonjakan harga plastik imbas konflik Timur Tengah. Simak penyebab, data terbaru, dan peran kebijakan pemerintah.
Kamis, 23 April 2026 - 23:41 WIB
Ilustrasi buah kelapa sawit.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Kenaikan harga minyak goreng di Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Di balik lonjakan tersebut, terdapat faktor tak terduga yang berperan besar, yakni mahalnya kemasan plastik. Fenomena ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan efek berantai dari dinamika global, terutama konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, mengungkapkan bahwa lonjakan harga minyak goreng domestik berakar dari kenaikan harga energi fosil dunia. Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu tekanan signifikan pada rantai pasok energi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Energi Dunia

Ketegangan geopolitik yang memanas berdampak langsung pada distribusi energi global, terutama setelah adanya gangguan di jalur strategis seperti Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu titik vital distribusi minyak dunia.

Akibat situasi tersebut, harga minyak mentah melonjak drastis. Dari sebelumnya sekitar US$60 per barel, kini menembus lebih dari US$110 per barel. Lonjakan ini kemudian merembet ke berbagai sektor industri, termasuk produk turunan energi fosil seperti plastik.

Plastik, yang menjadi bahan utama kemasan minyak goreng, mengalami kenaikan harga signifikan. Kondisi ini otomatis meningkatkan biaya produksi minyak goreng dalam negeri, khususnya pada segmen produk kemasan.

Plastik Mahal, Harga Minyak Goreng Ikut Terdorong

Kenaikan harga plastik sebagai bahan baku kemasan menjadi faktor penting dalam struktur biaya minyak goreng. Industri tidak hanya menghadapi tekanan dari bahan baku utama (CPO), tetapi juga dari sisi distribusi dan kemasan.

Dampaknya, harga minyak goreng di pasaran mengalami kenaikan, terutama untuk produk non-subsidi atau yang mengikuti mekanisme pasar.

Tiga Jenis Minyak Goreng di Indonesia

Secara umum, minyak goreng sawit yang beredar di Indonesia terbagi menjadi tiga kategori utama:

  • Minyak Goreng Kemasan Premium (berbagai merek)

  • MinyaKita (subsidi pemerintah untuk masyarakat dan UMKM)

  • Minyak Goreng Curah (untuk kebutuhan industri pangan)

Dari ketiga jenis tersebut, pemerintah hanya memiliki kontrol langsung terhadap MinyaKita. Sementara minyak goreng premium dan curah sangat dipengaruhi oleh mekanisme pasar.

Data Kenaikan Harga Minyak Goreng 2026

Berdasarkan data periode Januari hingga minggu ketiga April 2026, terjadi kenaikan pada dua segmen utama:

  • Minyak goreng premium:
    Rp21.166/liter → Rp21.793/liter

  • Minyak goreng curah:
    Rp17.790/liter → Rp19.486/liter

Namun menariknya, tren berbeda justru terjadi pada MinyaKita.

  • MinyaKita:
    Rp16.865/liter → Rp15.949/liter

Harga tersebut semakin mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

Peran Kebijakan Pemerintah: DMO hingga HET

Stabilitas harga MinyaKita tidak terlepas dari intervensi pemerintah melalui berbagai kebijakan strategis, antara lain:

  • Domestic Market Obligation (DMO)

  • Pengaturan distribusi (D1 dan D2)

  • Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET)

Kebijakan ini terbukti mampu menjaga pasokan dan harga minyak goreng bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku UMKM.

Menurut Tungkot, penurunan harga MinyaKita menunjukkan bahwa kebijakan DMO semakin efektif dalam menjaga keseimbangan pasar domestik.

Tantangan ke Depan: Bisakah Harga Tetap Stabil?

Meski MinyaKita masih relatif stabil, tantangan ke depan tidak bisa diabaikan. Kenaikan harga kemasan plastik berpotensi memberi tekanan tambahan terhadap struktur biaya.

Pertanyaan utamanya, apakah pemerintah akan menyesuaikan HET jika biaya produksi terus meningkat?

Jika tidak ada penyesuaian, produsen bisa menghadapi margin yang semakin tipis. Namun jika HET dinaikkan, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat.

Instrumen Tambahan: Bea Keluar dan Levy Ekspor

Pemerintah sejatinya masih memiliki sejumlah instrumen untuk meredam gejolak harga, di antaranya:

  • Bea keluar (export duty)

  • Pungutan ekspor (levy)

Kebijakan ini dapat digunakan untuk mengontrol harga domestik dengan mengatur aliran ekspor minyak sawit dan produk turunannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara teoritis, kombinasi kebijakan tersebut mampu melindungi konsumen dalam jangka pendek, khususnya dari lonjakan harga ekstrem.

Kondisi ini menunjukkan bahwa harga minyak goreng tidak hanya dipengaruhi faktor lokal, tetapi juga sangat sensitif terhadap dinamika global. Dari konflik geopolitik hingga harga plastik, semuanya saling terhubung dalam rantai ekonomi yang kompleks. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadin Indonesia Yakin Kepri Bisa Jadi Pusat Industri Hijau dan AI, Investasi Dipacu Lewat FTZ

Kadin Indonesia Yakin Kepri Bisa Jadi Pusat Industri Hijau dan AI, Investasi Dipacu Lewat FTZ

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, dan dihadiri Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, jajaran pengurus Kadin Indonesia, serta pengurus Kadin Kepulauan Riau yang dipimpin Mustafa.
Pulang Haji, Mantan Pimpinan Bank Sumsel Babel Ditahan Kejati Sumsel dalam Kasus Dugaan Korupsi KUR Rp3,9 Miliar

Pulang Haji, Mantan Pimpinan Bank Sumsel Babel Ditahan Kejati Sumsel dalam Kasus Dugaan Korupsi KUR Rp3,9 Miliar

Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menahan tersangka SF, mantan Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Martapura periode 2022–2024, terkait dugaan penyimpangan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Jurgen Klopp Minta Maaf Usai Dicecar Legenda Timnas Jerman karena Kritik Strategi Julian Nagelsmann di Piala Dunia 2026

Jurgen Klopp Minta Maaf Usai Dicecar Legenda Timnas Jerman karena Kritik Strategi Julian Nagelsmann di Piala Dunia 2026

Eks pelatih Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp, mendapat sorotan pada Piala Dunia 2026 usai melontarkan kritik kepada pelatih Der Panzer, Julian Nagelsmann.
Kronologi Istri Usia 53 Tahun Tiba-tiba Hilang saat Tunggu Suami Shalat Jumat di Masjid Bogor

Kronologi Istri Usia 53 Tahun Tiba-tiba Hilang saat Tunggu Suami Shalat Jumat di Masjid Bogor

Arif Setiawan mengungkap kronologi lengkap istri, Rahmawati (53) hilang saat menunggu dirinya shalat Jumat di Masjid Agung At-Tohiriyah, Empang, Kota Bogor.
Viral Video Diduga Pemerasan Pekerja JPO di Jakpus, Polisi Amankan dan Periksa Tukang Cat Duko

Viral Video Diduga Pemerasan Pekerja JPO di Jakpus, Polisi Amankan dan Periksa Tukang Cat Duko

Video viral memperlihatkan pria yang diduga tukang cat duko, memalak pekerja proyek billboard jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.
Menteri ESDM Bahlil Targetkan Tak Ada Lagi 5.700 Desa dan 4.400 Dusun Gelap 2030

Menteri ESDM Bahlil Targetkan Tak Ada Lagi 5.700 Desa dan 4.400 Dusun Gelap 2030

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Bahlil Lahadalia jelaskan, masih ada lebih dari 10 ribu lebih titik wilayah yang belum dialiri listrik.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral