Di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan, lonjakan harga cabai terjadi bersamaan dengan masih mahalnya bawang merah, minyak goreng, hingga daging sapi.
Mendagri Tito Karnavian menyoroti kenaikan harga sejumlah komoditas di daerah, antara lain adalah bawang merah, cabai merah, cabai rawit, serta minyak goreng.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Minggu (7/6/2026) menunjukkan penurunan tajam terjadi pada kelompok cabai dan daging-dagingan.
Kawasan Indonesia Timur yang mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua telah memperoleh alokasi minyak goreng Minyakita sebesar 6.115 kiloliter. Namun, realisasi penyalurannya baru mencapai sekitar 65 persen.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional cabai rawit merah mencatat lonjakan paling tinggi dengan kenaikan 9,26 persen menjadi Rp71.400/kg
Mendag menjelaskan bahwa proses pengkajian harga saat ini masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final terkait besaran penyesuaian HET Minyakita.
Merespons tingginya harga minyak goreng rakyat di pasaran yang sempat menembus angka Rp19.000 per liter, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus mengawal ketersediaan pasokan dan harga jual di tingkat distributor agar program stabilisasi harga pemerintah berjalan optimal.
Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
film pendek musikal “Di Bawah Langit Timur”, sebuah karya yang mengambil kisah dari pedalaman Papua dan dipersembahkan untuk memperingati HUT ke-81 Indonesia -