News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Ungkap Mayoritas Perusahaan Pilih ‘Mode Bertahan’ di Tengah Lonjakan BBM dan Daya Beli Ambruk

Mayoritas pelaku industri di Indonesia kini memilih menekan biaya operasional sebagai strategi utama bertahan di tengah lonjakan harga energi dan melemahnya daya beli masyarakat.
Jumat, 24 April 2026 - 14:23 WIB
Rapat Survei Kadin Institute
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tekanan geopolitik global, khususnya konflik di Asia Barat, mulai memukul keras dunia usaha nasional. 

Mayoritas pelaku industri di Indonesia kini memilih menekan biaya operasional sebagai strategi utama bertahan di tengah lonjakan harga energi dan melemahnya daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei terbaru Kadin Institute terhadap 210 perusahaan di 27 provinsi mengungkap perubahan drastis dalam prioritas bisnis pada kuartal I 2026. 

Alih-alih ekspansi, perusahaan kini fokus menjaga napas usaha di tengah kenaikan biaya produksi dan distribusi yang tidak diimbangi peningkatan konsumsi.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menegaskan, tekanan terbesar berasal dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak langsung pada beban operasional perusahaan.

“Tetapi juga masuk kepada kenaikan operasional atau operational expenditure (Opex), ya tetapi tidak dibarengi dengan kenaikan daya beli,” kata Anindya, di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, dalam setiap krisis, dunia usaha selalu dihadapkan pada dua pilihan ekstrem yakni bertahan dengan efisiensi atau tetap agresif mengejar pertumbuhan. Namun dalam kondisi saat ini, mayoritas memilih jalur defensif.

“Mereka ingin melakukan efisiensi untuk bertahan tetapi berubah secepat mungkin dari survival ke growth path lagi. Karena growth-lah yang bisa membuat kita bertahan dari penciptaan lapangan kerja,” tutur Anindya.

Data Kadin Institute menunjukkan, sebanyak 33,9 persen perusahaan secara aktif memangkas biaya operasional, produksi, hingga distribusi untuk menahan tekanan. Langkah ini menjadi respons paling dominan terhadap ketidakpastian global.

Direktur Insight Kadin Institute Fakhrul Fulvian menegaskan, efisiensi kini menjadi strategi kolektif dunia usaha.

“Semuanya berpikir di melakukan efisiensi biaya operasional,” ujar Fakhrul.

Namun, tidak semua perusahaan mampu bergerak cepat. Sebanyak 29,3 persen responden tercatat belum mengambil langkah strategis, mencerminkan keterbatasan kapasitas adaptasi di tengah tekanan yang terus meningkat.

Di sisi lain, sebagian pelaku usaha mulai mencari jalan keluar dengan mendiversifikasi pasar dan rantai pasok untuk mengurangi risiko ketergantungan.

“Strategi ini mencerminkan upaya mengurangi ketergantungan pada pasar atau pemasok tertentu guna meminimalkan risiko gangguan global,” ucap Fakhrul.

Survei juga mengungkap sumber tekanan utama yang dirasakan pelaku usaha. Sekitar 20,9 persen perusahaan terdampak langsung oleh lonjakan harga energi dan komoditas, sementara 16,2 persen lainnya terpukul oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang meningkatkan biaya impor.

Kondisi tersebut diperparah dengan melemahnya permintaan baik di pasar domestik maupun global, yang menjadi indikator penurunan daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sementara permintaan yang menurun mencerminkan melemahnya daya beli dan aktivitas perdagangan, baik domestik maupun global,” tutur Fakhrul.

Survei Kadin Institute ini dilakukan pada 17 Maret hingga 5 April 2026 dengan metode random sampling terhadap anggota Kadin, memiliki margin of error sebesar 9 persen, dan pengumpulan data dilakukan secara daring serta melalui aplikasi pesan singkat. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari jalur rel dan dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga kawasan layak huni dengan fasilitas lengkap.
Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral