Solusi Dedi Mulyadi Atasi Kenaikan Gas Elpiji, Gubernur Jawa Barat: Saya yakin Warga Inovatif
- Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan adanya kenaikan harga gas elpiji, tidak menutup langkah warga yang inovatif.
Sebagai langkah yang efektif tangani gas elpiji naik, Kang Dedi Mulyadi mengajak warga jawa barat bisa memanfaatkan limbah dan sumber lainnya.
Dengan memanfaatkan potensi limbah di lingkungan, mulai dari sampah dan pengolahan kotoran sapi menjadi biogas. Menurut Gubernur Jawa Barat itu bisa jadi bahan bakar alternatif pengganti gas elpiji.
- YouTube
Menurutnya, kemampuan adaptasi masyarakat terhadap kenaikan harga harus dibarengi dengan keberanian kembali ke cara-cara tradisional yang telah dimodernisasi.
"Saya meyakini warga Indonesia ini warga yang inovatif dan cerdas," ucapnya dikutip dari jabarprov, Jumat (24/4).
Dengan begitu, katanya memang kita harus menyesuaikan dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan.
Sebagaimana diketahui, adanya penyesuaian harga elpiji nonsubsidi yang kini menembus angka Rp228.000 per tabung ukuran 12 kilogram.
Situasinya mendorong untuk melakukan diversifikasi energi berbasis kearifan lokal di Jawa Barat, mulai dari pengolahan kotoran sapi (biogas) hingga penggunaan kayu bakar.
Maka selain biogas, kata Pria yang akrab disapa KDM itu perlu strategi diversifikasi energi, bagi masyarakat perkampungan untuk optimalisasi kembali penggunaan kayu bakar di pedesaan.
Sementara masyarakat perkotaan, bisa migrasi jadi penggunaan kompor listrik sebagai alternatif pengganti gas nonsubsidi.
"Bisa mengelola kotoran sapi berubah jadi energi gas, bisa, sampah, bisa, listrik bisa," kata Dedi.
Pasalnya, sejak 18 April 2026, sudah berdampak signifikan pada dua jenis produk nonsubsidi di wilayah Jawa Barat yakni elpiji 12 kilogram naik menjadi Rp228.000 per tabung.
- Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Kemudian gas elpiji 5,5 kilogram naik menjadi Rp107.000 per tabung. Jika tabung gas 3 kg nonsubsidi tidak terjadi kenaikan.
Hingga saat ini, pemerintah memastikan harga elpiji subsidi ukuran 3 kilogram tidak mengalami kenaikan.
Namun, KDM tetap mendorong warga untuk mulai membangun kemandirian energi secara swadaya guna mengantisipasi gejolak ekonomi di masa depan.
Load more