News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Anjlok 3,38 Persen ke 7.129, Investor Asing Kabur dan Sentimen Global Tekan Pasar

IHSG anjlok 3,38 persen ke 7.129, investor asing jual Rp1,9 triliun. Tekanan global, rupiah melemah, dan sentimen negatif picu pasar saham bergejolak.
Jumat, 24 April 2026 - 21:00 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan Jumat (24/4/2026). IHSG anjlok signifikan di tengah kombinasi sentimen global dan domestik yang belum menunjukkan perbaikan, memicu kekhawatiran pelaku pasar.

Sepanjang perdagangan, IHSG anjlok 249 poin atau melemah 3,38 persen dan ditutup di level 7.129. Kondisi ini memperpanjang tren pelemahan, sekaligus mempertegas tekanan besar yang sedang dihadapi pasar saham domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, data menunjukkan investor asing melakukan aksi jual bersih mencapai Rp1,9 triliun pada sesi I. Arus keluar dana ini memperkuat sinyal bahwa saham IHSG anjlok bukan sekadar koreksi biasa, melainkan dipicu kekhawatiran yang lebih dalam.

Semua Sektor Merah, Tekanan Merata

Pelemahan IHSG terjadi secara merata di seluruh sektor. Namun, tekanan terdalam terlihat pada sektor energi, infrastruktur, dan konsumer nonprimer.

Kondisi ini menunjukkan bahwa IHSG anjlok tidak hanya dipicu oleh faktor sektoral, tetapi juga sentimen makro yang memengaruhi keseluruhan pasar.

Situasi ini juga memperlihatkan bahwa kepercayaan investor terhadap pasar domestik sedang tertekan, terutama di tengah minimnya katalis positif dari dalam negeri.

IHSG Anjlok Seiring Bursa Global Melemah

Tekanan terhadap IHSG anjlok juga sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa global yang berada di zona merah. Indeks Dow Jones tercatat melemah 0,36 persen, S&P 500 turun 0,41 persen, FTSE 100 melemah 0,75 persen, dan Nasdaq turun 0,89 persen.

Meski demikian, penurunan IHSG terbilang lebih dalam dibandingkan indeks global tersebut. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan tambahan dari faktor domestik.

Sebaliknya, beberapa bursa Asia justru menguat, seperti Nikkei Jepang yang naik 0,91 persen dan Hang Seng sebesar 0,24 persen.

Harga Minyak dan Inflasi Jadi Pemicu

Analis pasar saham menyebut bahwa salah satu pemicu utama IHSG anjlok adalah lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) dan Brent bertahan di kisaran tinggi, antara 90 hingga 110 dolar AS per barel.

Kondisi ini memicu kekhawatiran inflasi global yang dapat berdampak pada perlambatan ekonomi.

Meskipun terdapat perpanjangan gencatan senjata di sejumlah titik konflik, pasar tetap mencermati potensi risiko geopolitik yang belum mereda.

Rupiah Melemah, Tekan Sentimen Investor

Dari dalam negeri, tekanan terhadap IHSG anjlok semakin diperparah oleh pelemahan nilai tukar rupiah. Dalam sepekan terakhir, rupiah terus berada di atas Rp17.000 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh level Rp17.300.

Kondisi ini membuat rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia sepanjang tahun berjalan.

Depresiasi rupiah mendorong arus keluar dana asing dari pasar domestik, terutama karena imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang lebih menarik bagi investor global.

Akibatnya, tekanan terhadap IHSG semakin besar dan mempercepat tren saham IHSG anjlok.

Fitch Turunkan Outlook, Sentimen Makin Negatif

Sentimen negatif semakin dalam setelah lembaga pemeringkat Fitch Ratings menurunkan prospek kredit empat bank besar Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Bank yang terdampak antara lain:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

Penurunan outlook ini memperkuat kekhawatiran investor terhadap stabilitas sektor keuangan nasional.

Selain itu, Fitch juga menyoroti risiko defisit fiskal Indonesia yang berpotensi melampaui batas aman 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Minim Katalis, Investor Beralih ke Aset Aman

Di tengah tekanan tersebut, pasar juga dihadapkan pada minimnya sentimen positif domestik. Aksi ambil untung pasca pembagian dividen turut mempercepat tekanan jual.

Investor pun mulai melakukan rotasi ke aset safe haven, meninggalkan pasar saham yang dinilai lebih berisiko dalam kondisi saat ini.

Hal ini semakin memperjelas bahwa IHSG anjlok dipicu kombinasi faktor global, domestik, dan psikologis pasar.

IHSG Berpotensi Uji Level 7.000

Analis menilai bahwa meskipun IHSG anjlok tajam, indeks masih bertahan di atas level psikologis 7.000. Namun, risiko penurunan lanjutan tetap terbuka lebar.

Jika tekanan berlanjut dan IHSG menembus level support di kisaran 6.900, maka potensi pelemahan lanjutan akan semakin besar.

Untuk pekan depan, pasar akan mencermati sejumlah sentimen penting, termasuk keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat dalam agenda FOMC Meeting.

Diperkirakan, suku bunga acuan masih akan dipertahankan di kisaran 3,5 hingga 3,75 persen. Namun, arah kebijakan ke depan tetap menjadi perhatian utama investor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait Selat Hormuz, masih menjadi faktor yang berpotensi menjaga tekanan pada pasar global.

Dengan berbagai tekanan tersebut, pelaku pasar diminta tetap waspada terhadap volatilitas tinggi, seiring tren IHSG anjlok yang masih berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil milik Puteri Indonesia Pariwisata tahun 2022 Adinda Cresheilla diduga menjadi korban pelemparan batu saat melintas di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Airlangga Tawarkan Kolaborasi Alat Berat Listrik dengan Belarus, Target Investasi Tembus US$500 Juta

Airlangga Tawarkan Kolaborasi Alat Berat Listrik dengan Belarus, Target Investasi Tembus US$500 Juta

Pemerintah membuka peluang kerja sama strategis dengan Belarus untuk mengembangkan alat berat dan bus listrik berbasis baterai buatan Indonesia.
Jalani Sidang Vonis, Nadiem: Berharap Kebenaran Menang Hari Ini

Jalani Sidang Vonis, Nadiem: Berharap Kebenaran Menang Hari Ini

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim menjalani sidang putusan terkait kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
5.000 UMK Terima Sertifikat Halal, BPJPH Bidik Perluasan Akses Pasar

5.000 UMK Terima Sertifikat Halal, BPJPH Bidik Perluasan Akses Pasar

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menyerahkan secara simbolis 5.000 sertifikat halal kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan berbagai lembaga dan perusahaan.
Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Selebritas papan atas tanah air Sarwendah terpantau mendatangi markas Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026) siang. Langkah tegas ini diambil eks -
Gerindra Ungkap KDMP dan KNMP Tetap Dilanjutkan, Latsarmil Bakal Dievaluasi

Gerindra Ungkap KDMP dan KNMP Tetap Dilanjutkan, Latsarmil Bakal Dievaluasi

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini mengatakan pemerintah harus memastikan keluarga peserta yang meninggal mendapat pendampingan hingga hak-haknya.

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral