News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Siswa SMP di Indramayu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oknum Guru, Korban Diperkirakan Akan Bertambah

Dugaan kekerasan seksual yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, menggemparkan masyarakat. 
Sabtu, 25 April 2026 - 10:28 WIB
Puluhan Siswa SMP di Indramayu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oknum Guru
Sumber :
  • Opi Riharjo/tvOne

Indramayu, tvOnenews.com - Dugaan kekerasan seksual yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, menggemparkan masyarakat. 

Peristiwa ini mencuat setelah terungkap adanya puluhan siswa yang diduga menjadi korban, dengan jumlah yang masih berpotensi bertambah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data sementara, sebanyak 19 siswa dan 3 siswi diduga menjadi korban dalam kasus yang melibatkan seorang oknum guru

Pelaku diketahui memiliki peran strategis di sekolah, yakni sebagai pembina OSIS sekaligus pelatih ekstrakurikuler bela diri, yang memberinya akses luas terhadap para siswa.

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan
Sumber :
  • ANTARA

Sejumlah pihak menduga masih banyak korban lain yang belum berani melapor. Faktor tekanan, rasa takut, hingga dugaan intimidasi disebut menjadi penghambat utama para korban untuk mengungkapkan kejadian yang dialami.

Anggota Komisi II DPRD Indramayu, Edi Fauzi, turun langsung menemui keluarga korban guna menggali informasi serta memberikan dukungan moril. Ia menegaskan korban harus mendapatkan perlindungan penuh agar berani bersuara.

"Hari ini kami mengunjungi keluarga korban bersama warga terkait kasus tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan oleh oknum seorang guru. Kunjungan ini untuk menggali informasi lebih mendalam sekaligus memberikan dukungan kepada para korban dan keluarganya. Kami ingin menegaskan bahwa para korban tidak sendiri," ujarnya.

Edi juga mengungkapkan jumlah korban kemungkinan jauh lebih besar dari perkiraan awal. Ia menekankan pentingnya jaminan keamanan bagi para korban agar dapat mengungkap fakta secara terbuka.

Tak hanya itu, ia menyebut adanya indikasi intimidasi terhadap korban agar tidak memberikan kesaksian.

"Kami menemukan indikasi adanya upaya intimidasi kepada korban agar tidak menjadi saksi. Ini tentu sangat memprihatinkan. Kami akan terus berkoordinasi dengan Polres Indramayu, khususnya Unit PPA. Pelaku harus segera ditangkap," tegasnya.

Edi turut menyayangkan lambannya respons pihak sekolah saat laporan awal muncul. Menurutnya, hal tersebut berpotensi membuat kasus semakin meluas dan menambah jumlah korban.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Muhammad Ainun Najib Surahman, menjelaskan, hingga saat ini sudah ada hampir 20 korban yang memberikan pengakuan. Namun, baru sebagian kecil yang menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

"Dari sekitar 20 korban, baru 7 yang sudah diperiksa oleh Unit PPA Polres Indramayu. Pengakuan korban menunjukkan peristiwa ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sejak 2025 saat korban masih duduk di kelas 2. Mayoritas korban merupakan anggota atau pengurus OSIS," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya bersama keluarga korban terus mendorong agar seluruh korban dapat diperiksa tanpa tekanan.

"Kami akan terus mengawal agar semua korban mendapatkan kesempatan untuk bersuara. Jangan sampai ada intimidasi atau penghalangan," ujarnya.

Informasi terakhir menyebutkan bahwa terduga pelaku kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman kasus sekaligus memburu keberadaan pelaku.

Berdasarkan keterangan korban, dugaan kekerasan seksual ini terjadi di berbagai waktu dan lokasi, termasuk di lingkungan sekolah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peran ganda pelaku sebagai guru, pembina OSIS, dan pelatih bela diri diduga menjadi faktor yang mempermudah akses terhadap para korban.

Hingga kini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap fakta secara menyeluruh dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. (oro/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekolah Rakyat Surabaya Terima 270 Siswa Baru, Gus Ipul Pastikan Gedung Permanen Rampung Juli

Sekolah Rakyat Surabaya Terima 270 Siswa Baru, Gus Ipul Pastikan Gedung Permanen Rampung Juli

Melalui program Sekolah Rakyat, Kota Surabaya kini telah menjaring 270 siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027, mencakup jenjang pendidikan dasar, menengah pertama, hingga menengah atas.
AVC Men's Cup 2026: Amankan Tiga Poin di Laga Terakhir, Strategi Reidel Toiran Ini Antarkan Timnas Voli Indonesia ke Semifinal

AVC Men's Cup 2026: Amankan Tiga Poin di Laga Terakhir, Strategi Reidel Toiran Ini Antarkan Timnas Voli Indonesia ke Semifinal

Timnas Voli Indonesia berhasil menutup fase grup AVC Men's Cup 2026 dengan hasil yang sangat positif saat menjamu Oman di Ahmedabad, India, Jumat (26/6/2026).
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Ini Paling Beruntung di Tempat Kerja pada 28 Juni 2026: Leo Banjir Ide Brilian

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Ini Paling Beruntung di Tempat Kerja pada 28 Juni 2026: Leo Banjir Ide Brilian

Tanggal 28 Juni 2026 diperkirakan menjadi momen yang membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, khususnya dalam urusan karier. Siapa saja yang bakal naik level?
AVC Men's Cup 2026: Amankan Satu Tempat di Babak Semifinal, Timnas Voli Indonesia Berhasil Penuhi Target PBVSI

AVC Men's Cup 2026: Amankan Satu Tempat di Babak Semifinal, Timnas Voli Indonesia Berhasil Penuhi Target PBVSI

Timnas Voli Indonesia akhirnya berhasil mengunci satu tempat di babak semifinal AVC Men's Cup 2026 setelah meraih kemenangan di laga terakhir.
Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Eks Pelatih Arab Saudi yang Pernah Repotkan Timnas Indonesia Ini Gagal Total di Piala Dunia 2026

Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Eks Pelatih Arab Saudi yang Pernah Repotkan Timnas Indonesia Ini Gagal Total di Piala Dunia 2026

Bak jatuh tertimpa tangga, eks pelatih Arab Saudi, Herve Renard, yang pernah repotkan Timnas Indonesia Ini gagal bawa tim barunya bersinar di Piala Dunia 2026.
Jokowi Terima Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Jokowi Terima Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat kehormatan Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Selengkapnya

Viral