News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percepat Pengadaan Barang/Jasa 2026, Kemenag Perkuat Integritas dan Tata Kelola

Dalam mempercepat pengadaan, pemanfaatan fitur e-audit diharapkan mampu mendeteksi anomali transaksi, seperti pembelian berulang pada penyedia yang sama atau proses negosiasi yang tidak wajar.
Sabtu, 25 April 2026 - 23:32 WIB
Gedung Kementerian Agama (Kemenag RI).
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag RI) mempercepat pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Tahun 2026 dengan menitikberatkan integritas, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.

Upaya ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengadaan Barang/Jasa dan Percepatan Pengadaan yang digelar secara daring pada Jumat (24/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa PBJ merupakan kegiatan strategis yang meski rutin setiap tahun tetap menghadapi tantangan kompleks.

Tantangan tersebut mencakup aspek tata kelola, integritas pejabat, hingga dinamika siklus anggaran.

“Seluruh KPA, PPK, dan Pejabat Pengadaan harus memahami regulasi dan teknis pengadaan secara menyeluruh serta terus memperbarui pengetahuan terhadap kebijakan terbaru,” ujarnya, dikutip Sabtu (25/4/2026).

Ia juga menegaskan pentingnya disiplin terhadap jadwal pelaksanaan, mengingat waktu yang terbatas dan nilai pengadaan yang mencapai puluhan triliun rupiah.

Kepala Biro Umum Kementerian Agama, Aceng Abdul Azis, mengungkapkan bahwa Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) telah membentuk sejumlah Kelompok Kerja (Pokja) dan menangani hampir 200 paket pengadaan.

Ia menambahkan, hasil evaluasi vendor dalam kerangka Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2025 menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam pemaparan, Koordinator Harian Stranas PK, Sari Angraeni, menekankan pentingnya penguatan pencegahan korupsi di sektor PBJ yang memiliki nilai belanja besar.

Dijelaskan bahwa pemanfaatan fitur e-audit mampu mendeteksi anomali transaksi, seperti pembelian berulang pada penyedia yang sama atau proses negosiasi yang tidak wajar.

“PPK diharapkan segera melakukan penilaian kinerja penyedia agar target capaian 100 persen pada 2026 dapat terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM menegaskan bahwa PBJ harus memberikan value for money, yaitu kesesuaian kualitas, kuantitas, waktu, lokasi, dan penyedia, sekaligus mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Dari sisi pengawasan, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama memperkuat audit berbasis Governance, Risk, and Compliance (GRC) serta probity audit.

Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas dalam seluruh proses pengadaan.

Menutup rapat, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM, Faisal Ali Hasyim, menegaskan percepatan pelaksanaan PBJ penting untuk mencegah keterlambatan pekerjaan yang berdampak pada tingginya pekerjaan konstruksi dalam pengerjaan (KDP).

Ia juga menyoroti perlunya sinkronisasi Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan aplikasi SAKTI, pemantauan rutin oleh KPA, serta optimalisasi peran Jabatan Fungsional PBJ. Selain itu, data pengadaan melalui e-katalog yang telah selesai harus segera diperbarui untuk meningkatkan indeks tata kelola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kunci keberhasilan PBJ terletak pada komitmen seluruh pihak untuk bekerja secara profesional, akuntabel, dan berintegritas,” tandasnya.

Rapat koordinasi ini dihadiri pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Pejabat Pembuat Komitmen, serta pengelola pengadaan barang/jasa dari seluruh Indonesia. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Salah satunya adalah Maarten Paes yang memberi pil pahit kepada NAC Breda.
Kasus Daycare Little Aresha Terkuak: Kapolresta Yogyakarta Ungkap Fakta Awal Penyegelan, Ternyata Gegara Ini

Kasus Daycare Little Aresha Terkuak: Kapolresta Yogyakarta Ungkap Fakta Awal Penyegelan, Ternyata Gegara Ini

Para orang tua balita yang dititipkan di daycare Little Aresha mendatangi kantor kepolisian, Sabtu (25/4/2026) untuk melaporkan kasus yang dialami sang anak.
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
3.000 Peserta Padati Runity Petra untuk Rayakan HUT Ke 75 PPPK Petra

3.000 Peserta Padati Runity Petra untuk Rayakan HUT Ke 75 PPPK Petra

Panitia juga menghadirkan family bazar yang melibatkan puluhan UMKM dengan beragam produk. Tujuannya untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Respons Pemda DIY terhadap Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha: Anak Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Respons Pemda DIY terhadap Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha: Anak Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Puluhan anak balita ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di daycare, dimana tangan dan kaki mereka terikat. Kasus viral ini mendapat respons dari Pemda DIY.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Selengkapnya

Viral