News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Tegas Dedi Mulyadi soal Spanduk "Shut Up KDM" yang Viral, Gubernur Jabar itu Akui Beri Dukungan ke Persib

Viral sebuah video yang menunjukkan adanya spanduk bertuliskan "Shut Up KDM" menuai ragam komentar. Dedi Mulyadi pun memberikan penjelasan
Senin, 27 April 2026 - 09:28 WIB
Respons Tegas Dedi Mulyadi soal Spanduk "Shut Up KDM" yang Viral, Gubernur Jabar itu Akui Beri Dukungan ke Persib
Sumber :
  • jabarprov

Jakarta, tvOnenews.com- Beberapa waktu lalu viral spanduk yang bertuliskan "Shut Up KDM" di Lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4) ramai jadi perbincangan dan direspons Dedi Mulyadi.

Melihat reaksi publik dan viral dimedia sosial, Kang Dedi Mulyadi akhirnya memberikan tanggapan soal "Shut Up KDM" saat Persib Bandung melawan Arema. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan tersebut pun jadi pusat perhatian karena tulisan yang bermakna diam untuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. KDM pun mengucapkan terima kasih. 

Respons Tegas Dedi Mulyadi soal Spanduk "Shut Up KDM" yang Viral, Gubernur Jabar itu Akui Beri Dukungan ke Persib
Sumber :
  • jabarprov

Ucapan terima kasih disampaikan Dedi Mulyadi itu sebagai respons tegasnya. Sebab ia sebagai kepala daerah diingatkan agar tidak mencampuri sepakbola dengan politik.

Hal tersebut ia sampaikan melalui akun instagramnya. Dia dengan hangat juga menyapa suporter Oersib Persib Bandung, Bobotoh.

"Temen-temen Bobotoh yang berada di Tribun Utara (GBLA) saat pertandingan Arema. Saya ucapkan terima kasih atas spanduk yang dibentangkannya," katanya, dikutip Minggu (26/4).

"Yang intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib dan spanduk tersebut, didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme, sepak bola tetap terpercaya tanpa diciderai oleh politik," jelas KDM.

Bobotoh Persib Bentangkan Spanduk Bertuliskan "Shut Up KDM" untuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Istimewa

Awal Mula Kasus

Berdasarkan informasi yang dirangkum tvOnenews.com, tulisan Shut Up KDM muncul setelah adanya kabar adanya bonus sebesar Rp1 Miliar diberikannya untuk Persib Bandung. 

Dengan lugas, Kang Dedi menjelaskan kalau isu pemberian Rp1 miliar atau Rp5 miliar untuk Persib Bandung sebagai bentuk kecintaannya pada sepak bola. 

Sehingga ia ingin memudahkan agar tetap semangat jika berhasil hattrick. Itu sebagai bentuk bonus keberhasilan. 

KDM juga menjelaskan bahwa komitmen bonus tersebut muncul dalam pertemuan antara dirinya, Maruarar dan manajemen Persib yang membahas target ambisius meraih tiga gelar juara beruntun. 

Siapa sangka, dalam pertemuan itu, secara spontan Maruarar menyatakan kesiapan memberikan dukungan finansial untuk laga tandang.

"Karena disebut ada tantangannya berat diperlukan supporting yang sangat tinggi, itu yang disampaikan Bang Ara (Maruarar Sirait). Sehingga secara spontan saat itu, Bang Ara menyampaikan bahwa 'Saya akan membantu memberikan bonus kepada setiap pertandingan di kendang lawan'," terang KDM. 

"Dari tujuh pertandingan, ada lima pertandingan yang akan diberikan bonus, masing-masing Rp1 miliar, dan jadi jumlah uang yang diberikan sebesar Rp5 miliar, untuk lima pertandingan," ungkapnya.

Kemudian, KDM juga menegaskan sudah memastikan kepada manajemen. Perihal ada atau tidak pelanggaran aturan sebelum informasi itu disampaikan ke publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan pada saat itu saya menanyakan waktu itu menurut peraturan, melanggar atau tidak. Top manajemen mengatakan tidak ada pelanggaran," pesan KDM.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Jepang Disebut Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Media Amerika Bongkar Perubahan Taktik Hajime Moriyasu

Pantas Jepang Disebut Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Media Amerika Bongkar Perubahan Taktik Hajime Moriyasu

Timnas Jepang kembali menunjukkan kualitasnya di panggung dunia usai menahan imbang salah satu raksasa Eropa, Belanda. Taktik pelatih Hajime Moriyasu disorot.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menganalisis terkait fakta persidangan yang menyebut ada aliran uang ke Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Bhudi Utama di kasus suap importasi barang.
Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Bagaimana cara mengenali pinjol ilegal? Apakah gagal bayar pinjaman online ilegal aman? Simak ciri-ciri pinjol ilegal, risiko yang mengintai, serta langkah hukum yang dapat
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.

Trending

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru salah satunya ialah Argentina akan unjuk gigi dan Prancis melawan Senegal.
Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Jika diperhatikan, ada banyak pemain dari berbagai negara yang turun ke lapangan di Piala Dunia 2026 dengan mengenakan sepatu warna pink fuchsia. Apa alasannya?
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menganalisis terkait fakta persidangan yang menyebut ada aliran uang ke Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Bhudi Utama di kasus suap importasi barang.
Selengkapnya

Viral