Reshuffle Kabinet Prabowo: Profil dan Kekayaan Jumhur Hidayat Jadi Sorotan Usai Dilantik Menteri Lingkungan Hidup
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Isu reshuffle kabinet akhirnya terjawab. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) dalam perombakan kabinet terbaru, Senin (27/4/2026).
Momentum reshuffle kabinet ini langsung mengangkat kembali profil hingga kekayaan Jumhur Hidayat ke ruang publik. Sosok yang dikenal sebagai aktivis buruh dan kritikus kebijakan ekonomi itu kini masuk dalam lingkar kekuasaan, memicu perhatian luas, terutama terkait rekam jejak dan transparansi harta kekayaannya.
Jejak Aktivis yang Kini Masuk Kabinet
Dalam konteks reshuffle kabinet, penunjukan Jumhur bukan tanpa latar belakang. Ia memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis sejak masa kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada akhir 1980-an.
Jumhur dikenal aktif dalam gerakan mahasiswa yang menyoroti isu ketimpangan sosial dan ekonomi. Bahkan, ia sempat dipenjara pada periode 1989–1992 akibat aksi demonstrasi yang dilakukannya. Pengalaman tersebut membentuk karakter kritis yang hingga kini masih melekat, termasuk dalam berbagai kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Pasca reformasi, ia terus bergerak di jalur pemberdayaan rakyat, termasuk melalui lembaga kajian CIDES dan berbagai organisasi buruh. Dalam perjalanan kariernya, Jumhur juga pernah menjabat sebagai Kepala BNP2TKI pada 2007–2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kini, melalui reshuffle kabinet, ia kembali dipercaya mengisi posisi strategis di pemerintahan.
Dari Ketua KSPSI ke Menteri Lingkungan Hidup
Sebelum masuk dalam reshuffle kabinet, Jumhur menjabat sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) periode 2022–2027. Posisi ini memperkuat citranya sebagai representasi kelompok pekerja dan masyarakat akar rumput.
Penunjukan dirinya dalam reshuffle kabinet dinilai sebagai langkah politik yang menarik. Sebab, Jumhur selama ini dikenal sebagai sosok yang cukup vokal terhadap kebijakan ekonomi, termasuk isu tenaga kerja dan investasi.
Dengan latar belakang tersebut, publik menilai kehadiran Jumhur dalam kabinet berpotensi membawa perspektif baru, khususnya dalam kebijakan lingkungan yang berkaitan dengan industri dan pekerja.
LHKPN 2009: Satu-satunya Data Kekayaan yang Terbuka
Di tengah euforia reshuffle kabinet, perhatian publik juga tertuju pada aspek kekayaan Jumhur Hidayat. Berdasarkan data yang tersedia, ia pernah melaporkan harta kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2009.
Load more