News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reshuffle Kabinet Prabowo: Profil dan Kekayaan Jumhur Hidayat Jadi Sorotan Usai Dilantik Menteri Lingkungan Hidup

Profil dan kekayaan Jumhur Hidayat disorot usai dilantik dalam reshuffle kabinet Prabowo sebagai Menteri Lingkungan Hidup.
Senin, 27 April 2026 - 15:28 WIB
Reshuffle Kabinet Prabowo: Profil dan Kekayaan Jumhur Hidayat Jadi Sorotan Usai Dilantik Menteri Lingkungan Hidup
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Isu reshuffle kabinet akhirnya terjawab. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) dalam perombakan kabinet terbaru, Senin (27/4/2026).

Momentum reshuffle kabinet ini langsung mengangkat kembali profil hingga kekayaan Jumhur Hidayat ke ruang publik. Sosok yang dikenal sebagai aktivis buruh dan kritikus kebijakan ekonomi itu kini masuk dalam lingkar kekuasaan, memicu perhatian luas, terutama terkait rekam jejak dan transparansi harta kekayaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jejak Aktivis yang Kini Masuk Kabinet

Dalam konteks reshuffle kabinet, penunjukan Jumhur bukan tanpa latar belakang. Ia memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis sejak masa kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada akhir 1980-an.

Jumhur dikenal aktif dalam gerakan mahasiswa yang menyoroti isu ketimpangan sosial dan ekonomi. Bahkan, ia sempat dipenjara pada periode 1989–1992 akibat aksi demonstrasi yang dilakukannya. Pengalaman tersebut membentuk karakter kritis yang hingga kini masih melekat, termasuk dalam berbagai kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Pasca reformasi, ia terus bergerak di jalur pemberdayaan rakyat, termasuk melalui lembaga kajian CIDES dan berbagai organisasi buruh. Dalam perjalanan kariernya, Jumhur juga pernah menjabat sebagai Kepala BNP2TKI pada 2007–2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kini, melalui reshuffle kabinet, ia kembali dipercaya mengisi posisi strategis di pemerintahan.

Dari Ketua KSPSI ke Menteri Lingkungan Hidup

Sebelum masuk dalam reshuffle kabinet, Jumhur menjabat sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) periode 2022–2027. Posisi ini memperkuat citranya sebagai representasi kelompok pekerja dan masyarakat akar rumput.

Penunjukan dirinya dalam reshuffle kabinet dinilai sebagai langkah politik yang menarik. Sebab, Jumhur selama ini dikenal sebagai sosok yang cukup vokal terhadap kebijakan ekonomi, termasuk isu tenaga kerja dan investasi.

Dengan latar belakang tersebut, publik menilai kehadiran Jumhur dalam kabinet berpotensi membawa perspektif baru, khususnya dalam kebijakan lingkungan yang berkaitan dengan industri dan pekerja.

LHKPN 2009: Satu-satunya Data Kekayaan yang Terbuka

Di tengah euforia reshuffle kabinet, perhatian publik juga tertuju pada aspek kekayaan Jumhur Hidayat. Berdasarkan data yang tersedia, ia pernah melaporkan harta kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2009.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Jumhur memiliki sejumlah aset, termasuk kepemilikan kendaraan berupa mobil. Namun, detail nilai total kekayaan tidak banyak dipublikasikan secara rinci ke publik.

Yang menjadi sorotan dalam isu reshuffle kabinet kali ini adalah tidak adanya data LHKPN terbaru yang tersedia untuk periode 2024–2026. Hingga kini, belum ditemukan laporan kekayaan terbaru Jumhur yang dirilis secara terbuka.

Kondisi ini membuat transparansi kekayaan menjadi salah satu topik yang ikut diperbincangkan bersamaan dengan dinamika reshuffle kabinet.

Gaya Hidup Sederhana di Balik Sorotan Kekuasaan

Terlepas dari minimnya data kekayaan terbaru, Jumhur dikenal memiliki gaya hidup sederhana. Ia kerap tampil dengan busana batik dan tidak menunjukkan citra kemewahan.

Kesederhanaan ini bahkan telah melekat sejak masa mudanya. Dalam berbagai kisah yang berkembang, ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan tidak segan menjalani kehidupan yang jauh dari kesan elitis.

Narasi ini menjadi kontras menarik dalam konteks reshuffle kabinet, di mana publik kerap menyoroti gaya hidup pejabat sebagai bagian dari integritas.

Dinamika Politik dan Relevansi dalam Reshuffle Kabinet

Perjalanan politik Jumhur juga cukup dinamis. Ia pernah terlibat dalam berbagai partai politik, termasuk Partai Daulat Rakyat dan Partai Sarikat Indonesia. Selain itu, ia juga sempat menjadi bagian dari relawan pendukung Joko Widodo pada Pilpres 2014.

Namun, seiring waktu, ia memilih kembali fokus pada gerakan masyarakat sipil dan dunia buruh. Sikap kritisnya terhadap pemerintah membuat namanya tetap relevan dalam berbagai diskursus nasional, termasuk saat isu reshuffle kabinet mencuat.

Kini, dengan masuknya Jumhur dalam kabinet melalui reshuffle kabinet, publik menanti bagaimana sosok aktivis ini akan bertransformasi menjadi pejabat negara yang menjalankan kebijakan.

Sorotan Publik: Profil, Kekayaan, dan Arah Kebijakan

Penunjukan Jumhur Hidayat dalam reshuffle kabinet tidak hanya soal pergantian jabatan, tetapi juga membuka kembali diskusi tentang profil, rekam jejak, dan kekayaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di satu sisi, ia dikenal sebagai aktivis yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Di sisi lain, keterbukaan terkait kekayaan menjadi isu yang turut mengemuka, terutama di tengah meningkatnya tuntutan transparansi publik.

Dengan latar belakang yang kuat di bidang sosial dan ketenagakerjaan, serta sorotan terhadap kekayaan yang masih terbatas datanya, Jumhur menjadi salah satu figur paling menarik dalam pusaran reshuffle kabinet terbaru. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan Ibnu Mas'ud Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan Ibnu Mas'ud Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Komisaris PT Muhibbah Mulia Wisata Ibnu Mas’ud (IM) sebagai saksi di kasus korupsi kuota haji.
Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Cianjur Perpanjang Masa Siaga Darurat

Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Cianjur Perpanjang Masa Siaga Darurat

Pemkab Cianjur menambah masa status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga akhir 2026. Hal ini dilakukan mengingat cuaca ekstrem yang sedang terjadi.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan John Herdman, Jangan-jangan Deretan Pemain Ini akan Dipanggil ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga dengan John Herdman, Jangan-jangan Deretan Pemain Ini akan Dipanggil ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan bicara soal pemain yang juga berpotensi dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Siapa saja pemain tersebut? Apakah termasuk pemain-pemain muda
Hitung-hitungan Tim Bulu Tangkis Indonesia Lolos ke Perempat Final Piala Thomas 2026, Wajib Menang Lawan Prancis

Hitung-hitungan Tim Bulu Tangkis Indonesia Lolos ke Perempat Final Piala Thomas 2026, Wajib Menang Lawan Prancis

Menilik hitung-hitungan tim bulu tangkis putra Indonesia lolos ke perempat final Piala Thomas 2026. Salah satunya ialah wajib menang melawan Prancis di laga pamungkas Grup D.
APVI Sampaikan Surat Terbuka Meminta Pembuktian Terkait Isu Vape dan Narkotika

APVI Sampaikan Surat Terbuka Meminta Pembuktian Terkait Isu Vape dan Narkotika

APVI secara resmi menyampaikan surat terbuka kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia sebagai respons atas perbedaan pernyataan yang disampaikan oleh pejabat BNN kepada publik terkait temuan produk vape yang dikaitkan dengan kandungan narkotika.
Oknum Satpam, Diduga Lakukan Tindakan Asusila Kepada Murid Kelas 5 SD

Oknum Satpam, Diduga Lakukan Tindakan Asusila Kepada Murid Kelas 5 SD

Jajaran sat Reskrim Polres Singkawang melalui unit PPA mengamankan seorang pria berinisial NP yang merupakan satpam di salah satu sekolah SDN yang berada di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat di duga melakukan aksi cabul.

Trending

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Hyundai Hillstate Resmi Rekrut Pemain Baru di Liga Voli Korea 2026-2027, Bukan Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rekrut Pemain Baru di Liga Voli Korea 2026-2027, Bukan Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan telah mendatangkan pemain baru untuk Liga Voli Korea 2026-2027. Namun sosok tersebut bukanlah Megawati Hangestri.
Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Meski belum resmi bergabung namun nyatanya rumor bakal merekrut Megawati Hangestri mampu membuat popularitas Hyundai Hillstate melejit di media sosial jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
PBVSI Resmi Panggil 17 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Tiga Ajang Internasional, Ada Megawati Hangestri

PBVSI Resmi Panggil 17 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Tiga Ajang Internasional, Ada Megawati Hangestri

PP PBVSI resmi memanggil sebanyak 17 pemain untuk memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia, termasuk Megawati Hangestri untuk tampil di tiga kejuaraan internasional pada pertengahan 2026.
Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian usai tampil solid bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim ini. Media Italia beri sorotan besar.
PSSI Sudah Kirim Surat ke Klub Super League, John Herdman Kini Panggil 7 Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

PSSI Sudah Kirim Surat ke Klub Super League, John Herdman Kini Panggil 7 Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Setelah beredar surat pemanggilan para pemain dari Persib Bandung dan Persija Jakarta, kini John Herdman dipastikan panggil 7 pemain untuk TC Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral