Rekaman Amatir Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Kecelakaan dengan KRL di Bekasi Timur: Benturan Keras dan Terdengar Bunyi Sirine
- ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr/aa
“Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar,“ ujarnya.
“Kecelakaan wey, kecelakaan, kecelakaan mamih,“ ucap seorang penumpang mengabari keluarganya.
Setelahnya, terdengar juga bunyi sirine di dalam kereta. Namun hingga artikel ini dirilis, belum diketahui dari mana sumber suara tersebut.
Ada satu penumpang lainnya yang juga mengidentifikasi kalau KA Argo Bromo Anggrek yang mereka tumpangi menabrak sesuatu hingga terjadi goncangan hebat.
“Nabrak ya?,” tanya penumpang lainnya.
Update Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line
- via X/_urcoffeemate
Piha Kereta Api Indonesia melalui media sosial Instagram @keretaapikita, Selasa (28/4) mengonfirmasi jumlah korban kecelakaan nahas di Stasiun Bekasi Timur semalam.
Berdasarkan rilis dari pihak KAI, ada 7 orang meninggal dunia, sedangkan 82 korban lainny mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapat penanganan di rumah sakit.
“Dengan penuh keprihatinan, kami menyampaikan bahwa hingga saat ini: 7 orang meninggal dunia, 82 orang mengalami luka-luka,“ rilis @keretaapikita, Selasa (28/4).
“Seluruh korban telah mendapatkan penanganan di rumah sakit rujukan,“ jelasnya.
Setelah berita tersebut diunggah, ribuan komentar membanjiri Instagram KAI. Warganet turut berduka atas kecelakaan tragis yang melibatkan dua kereta api.
Bahkan, mantan Direktur PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan juga turut bereaksi dan memberikan ucapan bela sungkawa atas kecelakaan tersebut.
(han)
Load more