Rekaman Amatir Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Kecelakaan dengan KRL di Bekasi Timur: Benturan Keras dan Terdengar Bunyi Sirine
- ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr/aa
tvOnenews.com - Seorang penumpang mengabadikan detik-detik sebelum kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
Dalam video rekaman tersebut, tampak penumpang yang tadinya tenang-tenang saja berubah menjadi kepanikan setelah kecelakaan tersebut terjadi.
Sebuah insiden memilukan terjadi di Stasiun Bekasi Timur ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak dari belakang KRL Commuter Line yang tengah berhenti darurat.
Peristiwa itu terjadi pada Senin malam (27/4) ketika KRL Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi lagi berhenti darurat karena terdapat gangguan di perlintasan.
Usut punya usut, ternyata KRL Commuter Line rute Kampung Bandan-Cikarang itu menabrak taksi yang terjebak di perlintasan sehingga perjalanan terhenti sejenak.
Namun saat sedang menunggu instruksi selanjutnya, Commuter Line tersebut ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasar Turi.
Sontak, para penumpang langsung berhamburan lari keluar kereta untuk menyelamatkan diri. Tak sedikit dari mereka yang masih terjebak di dalam.
Insiden tragis ini secara tidak sengaja sempat diabadikan oleh seorang YouTuber yang lagi melakukan siaran langsung ketika menumpangi KA Argo Bromo Anggrek.
Rekaman Amatir Sebelum Kecelakaan
- YouTube/Trainspotter ID
Akun YouTube @trainspotter_id yang tengah melakukan perjalanan dengan KA Argo Bromo Anggrek melakukan siaran langsung di platformnya sebelum peristiwa itu terjadi.
Sang pemilik akun memang diketahui sering membuat konten YouTube menaiki kereta api. Kali ini, ia menumpangi KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi.
Dalam video yang diunggah oleh re-uploader di media sosial X, terdengar suara penumpang yang hendak makan malam di dalam kereta itu.
“Makan dulu ya semuanya,“ kata seseorang dalam video itu.
Namun hanya beberapa detik kemudian, terdengar suara goncangan keras dari arah depan yang membuat gerbong KA Argo Bromo Anggrek bergoyang.
Para penumpang pun panik. Mereka tiada hentinya mengucap kalimat takbir lantaran terkejut karena mereka belum mengetahui insiden yang sebenarnya.
“Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar,“ ujarnya.
“Kecelakaan wey, kecelakaan, kecelakaan mamih,“ ucap seorang penumpang mengabari keluarganya.
Setelahnya, terdengar juga bunyi sirine di dalam kereta. Namun hingga artikel ini dirilis, belum diketahui dari mana sumber suara tersebut.
Ada satu penumpang lainnya yang juga mengidentifikasi kalau KA Argo Bromo Anggrek yang mereka tumpangi menabrak sesuatu hingga terjadi goncangan hebat.
“Nabrak ya?,” tanya penumpang lainnya.
Update Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line
- via X/_urcoffeemate
Piha Kereta Api Indonesia melalui media sosial Instagram @keretaapikita, Selasa (28/4) mengonfirmasi jumlah korban kecelakaan nahas di Stasiun Bekasi Timur semalam.
Berdasarkan rilis dari pihak KAI, ada 7 orang meninggal dunia, sedangkan 82 korban lainny mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapat penanganan di rumah sakit.
“Dengan penuh keprihatinan, kami menyampaikan bahwa hingga saat ini: 7 orang meninggal dunia, 82 orang mengalami luka-luka,“ rilis @keretaapikita, Selasa (28/4).
“Seluruh korban telah mendapatkan penanganan di rumah sakit rujukan,“ jelasnya.
Setelah berita tersebut diunggah, ribuan komentar membanjiri Instagram KAI. Warganet turut berduka atas kecelakaan tragis yang melibatkan dua kereta api.
Bahkan, mantan Direktur PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan juga turut bereaksi dan memberikan ucapan bela sungkawa atas kecelakaan tersebut.
(han)
Load more