Pemprov DKI Jakarta Sampaikan Duka Cita Mendalam, Pastikan Pendampingan bagi Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragisnya peristiwa kecelakaan KRL di Bekasi Timur pada Senin malam, (27/4/2026) . Salah satu korban meninggal dunia adalah Ibu Nurlela, guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Ibu Nahdiana, menyampaikan, “Kami sangat berduka cita atas kepergian Ibu Nurlela, salah seorang guru kami yang berdedikasi. Atas nama seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan.”
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban, meliputi pengurusan pemakaman, administrasi, serta dukungan psikososial.
Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan “Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Beliau adalah pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa. Atas instruksi Bapak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hati, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan semua pihak terkait agar penanganan dan tindak lanjut peristiwa ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan.”
Selain itu, kata dia, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelakaan dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan KA Agro Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur telah teridentifikasi identitasnya. Identifikasi jenazah berdasarkan sidang rekonsiliasi di RS Polri Kramat Jati.
"Pada pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban, dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi" kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru Yulihartono di RS Polri, Kramat Jati, Rabu (28/4/2026).
Berikut ini identitas 10 jenazah yang teridentifikasi:
1. Tutik Anitasari (P/31)
2. Harum Anjasari (P/27)
3. Nur Alimantun Citra Lestari (P/19)
4. Farida Utami (P/52)
5. Vica Acnia Fratiwi (P/23)
6. Ida Nuraida (P/48)
7. Gita Septia Wardany (P/20)
8. Fatmawati Rahmayani (P/29)
9. Arinjani Novita Sari (P/25)
10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna (P/32)
Korban kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur diketahui bertambah menjadi 15 orang. Jumlah ini bertambah dari data sebelumnya yang mencapai 14 orang.
"Iya, 15 meninggal," kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Martinus Ginting di RS Polri, Jakarta, Selasa (28/4).
Namun, untuk data terbaru jumlah korban luka belum dirincikan. Sebagian jenazah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
"Iya betul (15 korban meninggal)," tuturnya. (aag)
Load more