News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Terungkap: Korsleting Taksi di Perlintasan Picu Rangkaian Kecelakaan KRL dan Argo Bromo, Sopir Diamankan

Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur diduga dipicu taksi korsleting di perlintasan. Polisi amankan sopir, korban tewas capai 15 orang.
Selasa, 28 April 2026 - 18:21 WIB
Taksi Green SM usai ditabrak KRL Commuter Line
Sumber :
  • X @gnocchiq2

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden tragis tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur mulai menemukan titik terang. Kepolisian mengungkap, kecelakaan maut tersebut diduga berawal dari sebuah taksi listrik yang mengalami korsleting dan terhenti tepat di perlintasan rel.

Peristiwa ini kemudian memicu rangkaian gangguan operasional kereta api yang berujung pada tabrakan fatal antara dua rangkaian kereta di jalur yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal Mula: Taksi Listrik Mogok di Perlintasan

Kepala Seksi Kumpul Olah dan Kaji Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa sumber awal insiden berasal dari gangguan teknis pada kendaraan roda empat listrik.

Korsleting listrik terjadi saat taksi melintas di perlintasan Ampera, tepat di jalur rel kereta api. Kendaraan tersebut kemudian berhenti mendadak dan menghambat jalur lintasan.

“Kecelakaan ini diakibatkan dari korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik yang terjadi di perlintasan Ampera,” ujar Sandhi, Selasa (28/4/2026).

Kondisi ini menyebabkan tabrakan awal antara kereta api dengan kendaraan taksi. Meski insiden tersebut hanya menimbulkan kerugian material, dampaknya meluas ke sistem perjalanan kereta api lainnya.

Gangguan Operasional Picu Tabrakan Fatal

Setelah kejadian di perlintasan, perjalanan sejumlah kereta api mengalami gangguan. Salah satunya adalah KRL yang harus berhenti untuk menunggu proses evakuasi kendaraan yang tersangkut di rel.

Dalam situasi tersebut, diduga terjadi miskomunikasi atau kurangnya koordinasi antarpetugas, sehingga informasi tidak tersampaikan secara menyeluruh kepada masinis KA Argo Bromo Anggrek.

Padahal, saat itu KA Argo Bromo Anggrek tengah melaju dengan kecepatan tinggi, sekitar 110 kilometer per jam.

“Akibat kurangnya informasi dan koordinasi, KA Argo Bromo Anggrek tidak mendapatkan informasi akurat, sehingga terjadi tabrakan di Stasiun Bekasi Timur,” jelas Sandhi.

Tabrakan tersebut akhirnya tidak terhindarkan dan menyebabkan korban jiwa serta puluhan penumpang luka-luka.

Polisi Amankan Sopir Taksi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring penyelidikan yang terus berjalan, pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi taksi yang diduga menjadi pemicu awal kejadian.

Pengemudi tersebut kini berada di Polres Metro Bekasi Kota dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Lalu Lintas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sulawesi Tengah Gempa magnitudo 6,7, Berikut Doa yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan

Sulawesi Tengah Gempa magnitudo 6,7, Berikut Doa yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan

Sebagai umat muslim ada baiknya membaca doa diberbagai situasi, terlebih saat terkena bencana atau musibah.
Pemkab Lombok Timur Terus Tagih Piutang Pajak

Pemkab Lombok Timur Terus Tagih Piutang Pajak

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menyatakan pemerintah daerah tetap mengoptimalkan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dengan menghindari penumpukan piutang dan fokus pada penagihan aktif pajak.
Respon Demo mahasiswa, DPRD Surabaya Janji Kawal Aspirasi Mahasiswa

Respon Demo mahasiswa, DPRD Surabaya Janji Kawal Aspirasi Mahasiswa

DPRD Kota Surabaya menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan aliansi mahasiswa Cipayung Plus dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Surabaya, Senin (15/6/2026).
Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Megabintang Argentina, Lionel Messi, dipastikan tidak akan ikut meramaikan tren warna sepatu pink seperti yang dipakai para pemain lain di Piala Dunia 2026.
Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah bulan Suro tidak baik untuk menikah? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.
Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) mengaku gugup saat pertama memasuki Jakarta International Stadium (JIS) sebagai pelatih Persija Jakarta.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Selengkapnya

Viral