GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh soal Peradilan Militer, Akademisi Jelaskan Kenapa Prajurit TNI Tak Diadili di Pengadilan Umum

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Agus Surono, anggapan bahwa peradilan militer selalu melindungi anggotanya itu tidak sepenuhnya benar.
Selasa, 28 April 2026 - 19:28 WIB
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Agus Surono.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Perdebatan soal peradilan militer untuk prajurit TNI kembali ramai. Setiap ada kasus yang melibatkan anggota militer, pertanyaan yang sama selalu muncul, kenapa tidak diadili di pengadilan umum?

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Agus Surono, menilai perdebatan ini sering melenceng. Menurutnya, banyak yang belum memahami bagaimana sistem hukumnya bekerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agus menegaskan, peradilan militer bukan tempat melindungi pelanggar.  Kata dia, sistem ini justru bagian dari hukum negara yang punya aturan dan mekanisme jelas.

“Peradilan militer bukanlah ruang impunitas, melainkan instrumen hukum negara yang dirancang untuk menegakkan keadilan, dan pertanggungjawaban secara cepat serta tegas terhadap pelanggaran hukum di lingkungan keprajuritan,” tegas Agus, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, dasar hukum peradilan militer kuat, mulai dari konstitusi hingga undang-undang yang masih berlaku.

"Salah satu ciri utamanya adalah penanganan perkara yang cepat. Dalam praktiknya, ada mekanisme komando yang memungkinkan tindakan langsung," terang Agus.

Misalnya, Agus membeberkan, atasan yang berhak menghukum (Ankum) bisa mengambil langkah cepat. Termasuk melakukan penahanan terhadap prajurit yang diduga melanggar hukum.

Di tengah derasnya kritik masyarakat, Agus menilai anggapan bahwa peradilan militer selalu melindungi anggotanya itu tidak sepenuhnya benar.

Ia menyebut, banyak kasus justru berujung pada hukuman berat.

"Sanksinya tidak ringan, mulai dari pemecatan tidak hormat, pencabutan hak pensiun, sampai hukuman penjara seumur hidup bahkan pidana mati," tuturnya.

Perihal transparansi, Agus memastikan sidang militer pada dasarnya terbuka untuk umum.

"Pengecualian hanya berlaku jika perkara menyangkut rahasia negara," jelas dia.

Selain itu, menurut Agus, peradilan militer juga tidak berjalan sendiri. Sistem ini tetap diawasi oleh Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai, dari berbagai putusan yang sudah ada, tidak terlihat adanya toleransi terhadap pelanggaran serius di lingkungan militer.

Karena itu, Agus mengingatkan masyarakat agar melihat isu ini secara utuh, tidak hanya dari satu sisi saja. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa menyesalkan adanya kabar tersebut. Pasalnya, baik saksi maupun tersangka harus terjamin keselamatannya.
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi berawan pada Sabtu.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Selengkapnya

Viral