News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Dikritik Netizen, Green SM Akhirnya Ungkapkan Duka Cita untuk Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Taksi online, Green SM menjadi pusat perhatian setelah mengalami kecelakaan pada Senin (27/4). Keterangan resminya tak memuaskan warganet
Selasa, 28 April 2026 - 19:46 WIB
Mobil Green SM
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ X @gnocchiq2/Instagram green sm Indonesia

Jakarta,tvonenews.com- Taksi online, Green SM akhirnya mengeluarkan keterangan resmi soal ungkapan duka cita atas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam keterangannya, Green SM mengatakan turut berdukacita atas kejadian kereta KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL memakan banyak korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi maut tersebut terjadi, setelah KRL menabrak taksi Green SM yang aksiden diberbeda jalur Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Tidak disangka, KRL atau commuter line jurusan Cikarang dijalur lainnya ditabrak dari bagian belakang, yang merupakan gerbong khusus wanita sama KA Argo Bromo Anggrek.

Mobil Green SM
Mobil Green SM
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ X @gnocchiq2/Instagram green sm Indonesia

"Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban," bunyi keterangan resmi Green SM Indonesia diakun instagramnya @id.greensm, Selasa (28/4).

Lebih lanjut, Green SM juga berharap agar seluruh pihak terkait atas peristiwa nahas kemarin diberi pemulihan dengan cepat.

Pihak taksi online asal Vietnam itu, mengaku ikut menaruh perhatian. Juga mendukung penuh investigasi yang telah berjalan dari pihak-pihak terkait.

"Kami menaruh perhatian atas insiden ini, dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta dalam kondisi aman," jelasnya

"Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak-pihak berwenang," pesan Green SM.

Dengan begitu, Green SM mengaku akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait.

Kemudian juga, bakal menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya investigasi.

Kronologi Peristiwa KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL

kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi
kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Merangkum dari keterangan korban yang selamat dari kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, mengaku adanya banyak orang terjepit dalam gerbong belakang.

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," jelasnya, dikutip dari Antara.

Sehubunga dengan kejadian ini, Munir mengatakan juga kalau peristiwa ini terjadi karena dipicu adanya tabrakan KRL dengan taksi online, taksi Green SM.

KRL yang terjadi penabrakan tersebut berbeda jalur. CommuterLine (KRL) yang ia tumpangi berhenti di jalur 1, Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, CommuterLine melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.

"CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi," katanya lagi.

Menurut Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi dilakukan secara maksimal.

Respons KAI

Sehubungan dengan kasus ini, pihak PT KAI telah menyampaikan akan fokus dalam mengevakuasi seluruh korban. Kemudian juga akan ada pemberian santunan.

Vice President Coorporate Communications PT KAI Anne Purba mengatakan bahwa KAI bertanggung jawab sepenuhnya untuk penyembuhan.

Bahkan juga, asuransi hingga keperluan lainnya demi bisa memberikan dukungan kepada korban dari kccelakaan maut kemarin.

"Semuanya pasti akan kami siapkan. KAI pasti akan bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan yang lainnya," katanya.

"Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu," sambung Anne dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pihak KAI telah mengonfirmasi 240 penumpang kereta api Argo Bromo Anggrek selamat, dan telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan kereta yang juga melibatkan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral