Wagub Rano Karno Instruksikan Jakarta Turun Tangan Bantu Bekasi Hadapi Musibah Kereta
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat mengirimkan bantuan personel dan logistik guna membantu penanganan pasca-kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi.
Instruksi ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, setelah memantau situasi melalui pemberitaan media.
“Saya melihat di televisi kejadian di Bekasi langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi,” ujar Rano Karno di Jakarta, Selasa (28/4).
Sebagai bentuk respons darurat, Pemprov DKI telah menerjunkan berbagai unsur terkait ke lokasi kejadian di Bekasi.
“BPBD, kemudian PMI kami juga turun ke Bekasi, bahkan sebagian teman-teman dari Damkar juga turun ke Bekasi,” ungkapnya.
Dalam insiden maut tersebut, tercatat 14 orang meninggal dunia, di mana empat di antaranya merupakan warga Jakarta.
Salah satu korban adalah Nuryati, seorang warga Jakarta Pusat yang selama ini mengabdi sebagai kader dasawisma sekaligus juru pemantau jentik (jumantik).
Rano secara khusus mengunjungi rumah duka almarhumah untuk memberikan penghormatan terakhir.
Rano menegaskan bahwa Nuryati adalah bagian dari keluarga besar Pemprov DKI Jakarta.
"Beliau ini kader jumatik, sudah bagian dari keluarga kami, komponen pegawai yang ada di Pemprov DKI. Pasti kami akan berikan bantuan," tegasnya.
Selain Nuryati, korban meninggal lainnya teridentifikasi sebagai seorang tenaga pendidik yang berdomisili di Cikarang.
Untuk meringankan beban keluarga korban, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) DKI Jakarta telah memfasilitasi proses pemakaman, sementara bantuan santunan diberikan melalui Baznas Bazis DKI Jakarta.
Wagub Rano Karno menyatakan keprihatinannya atas kerusakan parah yang dialami gerbong khusus perempuan dalam kecelakaan KRL tersebut.
Meski merasa terkejut, ia menekankan pentingnya mengambil pelajaran berharga dari tragedi ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (ant/dpi)
Load more