News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Rabu, 29 April 2026 - 00:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto setelah menjenguk korban kecelakaan maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit di Bekasi pada Selasa (28/4/2026) untuk menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang merenggut 15 nyawa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan segera melakukan langkah nyata untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi kereta api di tanah air.

Kolase foto saat taksi listrik Green SM ditabrak KRL - Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban tabrakan maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
Kolase foto saat taksi listrik Green SM ditabrak KRL - Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban tabrakan maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
Sumber :
  • Ilustrasi AI tvOne - Tangkapan layar Setkab

Merespons kepadatan lalu lintas di wilayah Bekasi yang menjadi titik rawan kecelakaan, Presiden Prabowo secara langsung menyetujui pembangunan flyover (jalan layang) untuk memisahkan jalur kendaraan dengan perlintasan kereta api.

"Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat mendesak. Jadi, saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan presiden," tegas Prabowo di hadapan awak media.

Anggaran Rp4 Triliun untuk 1.800 Lintasan

Tak hanya di Bekasi, Presiden Prabowo juga menyoroti masalah klasik perlintasan kereta api yang tidak terjaga di seluruh Pulau Jawa.

Ia menyebut ada sekitar 1.800 titik perlintasan yang perlu segera dibenahi, mengingat banyak di antaranya merupakan warisan peninggalan zaman kolonial yang belum tersentuh perbaikan maksimal selama puluhan tahun.

Untuk menyelesaikan persoalan keselamatan ini, Presiden telah menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan perbaikan massal, baik dengan membangun pos jaga maupun membangun flyover.

"Ada 1.800 titik yang lintasannya seperti ini. Ini dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun. Sekarang ya sudahlah, kita akan selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan segera kita perbaiki semua. Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan," lanjut Presiden.

Kondisi Korban dan Kompensasi

Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi
Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Terkait kondisi para korban, Presiden mengungkapkan bahwa penanganan medis telah dilakukan dengan baik.

Saat ini, tercatat masih ada sekitar 54 korban yang menjalani perawatan intensif, sementara sebagian lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Presiden juga memastikan bahwa negara akan hadir untuk meringankan beban para korban melalui skema kompensasi.

"Hampir semuanya sudah ditangani dengan baik. Sebagian sudah dikembalikan (pulang), sebagian sudah diurus. Pokoknya semuanya sudah diurus. Nanti semuanya ada kompensasinya," jamin Presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga hari ini, Selasa, (28/4/2026) malam jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 15 orang. Seluruh korban jiwa dipastikan adalah perempuan karena posisi gerbong yang tertabrak adalah gerbong wanita.

Selain korban meninggal dunia, tercatat sedikitnya 88 orang mengalami luka-luka akibat benturan hebat tersebut. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Judi Online Bisa Dipenjara? Ini Pasal, Ancaman Hukuman, dan Fakta Hukum yang Wajib Diketahui

Pemain Judi Online Bisa Dipenjara? Ini Pasal, Ancaman Hukuman, dan Fakta Hukum yang Wajib Diketahui

Apakah judi online bisa dipenjara? Simak dasar hukum, ancaman pidana bagi pemain hingga bandar, serta pasal-pasal yang mengatur judi online di Indonesia
6 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier Besok 1 Juli 2026: Capricorn Panen Apresiasi, Gemini Temukan Peluang Baru

6 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier Besok 1 Juli 2026: Capricorn Panen Apresiasi, Gemini Temukan Peluang Baru

6 zodiak paling beruntung dalam karier besok, 1 Juli 2026. Simak daftar zodiak yang diprediksi paling hoki dalam urusan pekerjaan.
10 Weton yang Diprediksi akan Bersinar Sepanjang Bulan Juli 2026, Siap-siap Dapat Banyak Keberuntungan

10 Weton yang Diprediksi akan Bersinar Sepanjang Bulan Juli 2026, Siap-siap Dapat Banyak Keberuntungan

Berikut sepuluh weton yang siap bersinar dan mendapat keberuntungan total selama bulan Juli 2026. Apakah ada weton Anda dalam daftar berikut ini? Yuk, cek!
Komdigi Gandeng Meta Perangi Judi Online, Tim Khusus Dibentuk untuk Basmi Spam Judol di Instagram dan Facebook

Komdigi Gandeng Meta Perangi Judi Online, Tim Khusus Dibentuk untuk Basmi Spam Judol di Instagram dan Facebook

Komdigi dan Meta membentuk tim bersama untuk memberantas promosi judi online di Instagram dan Facebook. Modus spam komentar meningkat 128 persen sejak Piala Dunia 2026
Waspada! Modus Baru Judi Online Serbu Kolom Komentar Media Sosial Saat Piala Dunia 2026, Komdigi Bongkar Jaringan Bot Internasional

Waspada! Modus Baru Judi Online Serbu Kolom Komentar Media Sosial Saat Piala Dunia 2026, Komdigi Bongkar Jaringan Bot Internasional

Komdigi mengungkap modus baru promosi judi online melalui kolom komentar media sosial yang meningkat sejak Piala Dunia FIFA 2026. Simak cara kerja bot, data terbaru
Bukan Isak atau Gyokeres, Prancis Diperingatkan Waspadai 'Senjata Rahasia' Swedia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Bukan Isak atau Gyokeres, Prancis Diperingatkan Waspadai 'Senjata Rahasia' Swedia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Timnas Prancis memang datang ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status favorit kuat. Bukan Isak atau Gyokeres yang disebut-sebut jadi senjata Swedia.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Selengkapnya

Viral