Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!
- Taufik Hidayat/tvOnenews.com
"Keperluan kereta api itu sangat penting sangat mendesak jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden," kata Prabowo.
Menurut Presiden, usulan pembangunan tersebut datang dari Pemerintah Kota Bekasi yang menghadapi tingginya mobilitas warga dan banyaknya perlintasan tanpa pengamanan optimal.
Prabowo mengungkap masih ada sekitar 1.800 perlintasan sebidang di Indonesia yang belum dijaga atau belum ditingkatkan menjadi jalur tidak sebidang. Pemerintah, kata dia, telah memerintahkan percepatan penanganan melalui pembangunan pos jaga maupun flyover.
"Saya sudah perintahkan segera kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover nanti pelaksanaannya kita tunjuk," ujarnya.
Ia memperkirakan anggaran untuk 1.800 titik tersebut mencapai Rp4 triliun dan menilai program ini mendesak setelah persoalan serupa berlangsung puluhan tahun.
"Demi karena kita sangat penting sangat perlu kereta api jadi kita keluarkan itu. Sekarang saatnya sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan sekarang kita lakukan," tutur Prabowo.
Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi sendiri menyebabkan korban besar. Data sementara mencatat 15 orang meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka. Pemerintah berharap evaluasi pascakejadian menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap keselamatan perlintasan kereta di Indonesia. (nba)
Load more