News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Panggung Kecantikan ke Jerat Hukum Gegara Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Siapa Sebenarnya Jeni Rahmadial Fitri?

Sosok Jeni Rahmadial Fitri jadi sorotan usai terseret kasus medis ilegal. Berikut profil lengkap Jeni Rahmadial Fitri dan perjalanan kariernya.
Rabu, 29 April 2026 - 15:30 WIB
Jeni Rahmadial Fitri, finalis Puteri Indonesia 2024 dari Riau
Sumber :
  • Instagram/@jennyrahma55
  • Pasal 429 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

  • Juncto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

Kasus yang menjerat Jeni Rahmadial Fitri berkaitan dengan dugaan praktik tindakan medis tanpa izin dan kompetensi yang sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan Praktik Tanpa Izin dan Identitas Dokter Palsu

Menurut kuasa hukum korban, Jeni Rahmadial Fitri diduga melakukan tindakan operasi terhadap sejumlah klien tanpa memiliki legalitas sebagai tenaga medis.

Lebih lanjut, Jeni Rahmadial Fitri juga disebut mengaku sebagai dokter, meski tidak memiliki:

  • Surat Tanda Registrasi (STR)

  • Surat Izin Praktik (SIP)

Pihak kuasa hukum bahkan mengantongi konfirmasi dari Ikatan Dokter Indonesia yang menyatakan bahwa Jeni Rahmadial Fitri tidak terdaftar sebagai dokter.

Hal ini menjadi poin krusial dalam kasus yang kini menjerat Jeni Rahmadial Fitri, mengingat tindakan medis tanpa izin berisiko tinggi bagi keselamatan pasien.

Dampak Serius terhadap Korban

Kasus yang melibatkan Jeni Rahmadial Fitri tidak hanya berhenti pada pelanggaran hukum, tetapi juga berdampak serius bagi para korban.

Hingga saat ini, sekitar 15 korban telah didampingi oleh kuasa hukum. Dampak yang dialami korban cukup mengkhawatirkan, antara lain:

  • Kerusakan wajah hingga cacat permanen

  • Luka serius pada bagian alis, bibir, dan wajah

  • Trauma psikologis mendalam

Beberapa korban bahkan mengalami kondisi fisik yang sangat parah, menunjukkan betapa berbahayanya praktik yang diduga dilakukan oleh Jeni Rahmadial Fitri.

Modus Diskon untuk Menarik Korban

Dalam menjalankan aksinya, Jeni Rahmadial Fitri diduga menggunakan strategi pemasaran berupa diskon besar-besaran untuk menarik minat calon klien.

Klinik kecantikan milik Jeni Rahmadial Fitri, yakni Arauna Beauty Clinic, disebut menjadi tempat berlangsungnya tindakan tersebut.

Modus ini dinilai efektif menjaring korban, terutama mereka yang tergiur dengan harga murah tanpa mempertimbangkan aspek keamanan dan legalitas.

Nama Jeni Rahmadial Fitri Kini Jadi Sorotan Nasional

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini membuat nama Jeni Rahmadial Fitri yang sebelumnya dikenal lewat prestasi kini berubah menjadi sorotan publik karena dugaan pelanggaran serius.

Perjalanan Jeni Rahmadial Fitri menjadi pengingat penting bahwa reputasi dan prestasi tidak selalu sejalan dengan integritas dalam praktik profesional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Kecelakaan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah: SUB 2 Probolinggo Hantam JKS 1 Bekasi, Ini Kronologi Lengkapnya

Detik-Detik Kecelakaan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah: SUB 2 Probolinggo Hantam JKS 1 Bekasi, Ini Kronologi Lengkapnya

Kronologi kecelakaan bus jemaah haji Indonesia di Madinah, SUB 2 tabrak JKS 1, 10 korban luka dan satu masih dirawat di rumah sakit.
Lugimen Bisa Cuci Darah Dua Kali Sepekan Tanpa Biaya dengan BPJS Kesehatan, Begini Ceritanya

Lugimen Bisa Cuci Darah Dua Kali Sepekan Tanpa Biaya dengan BPJS Kesehatan, Begini Ceritanya

Seorang wanita bernama Lugimen mengungkapkan dirinya sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Ia menceritakan terdaftar menjadi peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari suaminya.
KPK Dalami Modus Kamuflase Dana CSR di Kasus Wali Kota Madiun

KPK Dalami Modus Kamuflase Dana CSR di Kasus Wali Kota Madiun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami terkait modus kamuflase dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh Bupati Madiun, Maidi.
Tabrakan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah, 10 Korban Luka: Kemenhaj Ungkap Kronologi dan Tegaskan Sanksi Tegas

Tabrakan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah, 10 Korban Luka: Kemenhaj Ungkap Kronologi dan Tegaskan Sanksi Tegas

Kronologi kecelakaan bus jemaah haji Indonesia di Madinah, 10 korban luka, Kemenhaj tegaskan aturan ketat dan jamin penanganan maksimal.
Telin dan DITO Telecommunity Teken MSA, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Lintas Negara

Telin dan DITO Telecommunity Teken MSA, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Lintas Negara

Telin dan DITO Telecommunity juga memperkuat sinergi operasional, memperbesar kapasitas komersial, serta meningkatkan efisiensi layanan.
Tragedi Bekasi Timur Picu Desakan Percepatan Double-Double Track, DPR Soroti Sistem Keselamatan KRL

Tragedi Bekasi Timur Picu Desakan Percepatan Double-Double Track, DPR Soroti Sistem Keselamatan KRL

Kecelakaan kereta di Bekasi Timur dorong percepatan double-double track. DPR nilai proyek ini penting untuk kurangi kepadatan dan tingkatkan keselamatan.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Selengkapnya

Viral