News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Dibekuk Kurang dari 12 Jam

Polisi tangkap dua pelaku penyiraman air keras di Cengkareng dalam 12 jam, pelaku terancam 5 tahun penjara.
Rabu, 29 April 2026 - 19:15 WIB
Ilustrasi penyiraman air keras.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi penyiraman air keras yang terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, berhasil diungkap cepat oleh kepolisian. Dua pelaku berinisial DM dan MG diringkus dalam waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian yang menimpa seorang pria berinisial KA.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Darma Wanita V, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, pada Minggu (26/4/2026), dan sempat viral di media sosial melalui rekaman CCTV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku Ditangkap Kurang dari 12 Jam

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyampaikan bahwa tim Subdit Resmob bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, identitas pelaku berhasil diketahui dan keduanya langsung diamankan,” ujar Budi, Rabu (29/4/2026).

Pelaku MG yang berperan sebagai eksekutor lebih dulu ditangkap di wilayah Cengkareng. Sementara pelaku DM diamankan di Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada Senin (27/4/2026) dini hari.

Peran Pelaku dan Modus Penyerangan

Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pelaku beraksi menggunakan sepeda motor. MG yang dibonceng bertindak sebagai pelaku utama yang menyiramkan cairan diduga air keras ke arah korban.

Rekaman CCTV menunjukkan korban tengah melintas sebelum dipepet oleh pelaku yang datang dari arah yang sama. Dalam hitungan detik, cairan disiramkan dari dalam botol, lalu pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.

Aksi tersebut terekam jelas dan menjadi kunci penting dalam mengungkap identitas pelaku.

Barang Bukti Diamankan

Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aksi tersebut, antara lain:

  • Sepeda motor Honda Scoopy

  • Rekaman CCTV

  • Pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian

Barang bukti ini kini menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memperkuat pembuktian di tahap hukum selanjutnya.

Ancaman Hukuman 5 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penganiayaan.

Ancaman hukuman yang dikenakan mencapai 5 tahun penjara.

“Kami tegaskan, setiap tindakan kekerasan yang membahayakan keselamatan jiwa akan diproses tegas sesuai hukum,” kata Budi.

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Kekerasan

Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan cara kekerasan. Tindakan seperti penyiraman air keras dinilai sangat berbahaya dan dapat menimbulkan dampak serius bagi korban.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Viral di Media Sosial

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah video kejadian diunggah melalui akun Instagram @warga.jakbar. Dalam video tersebut, terlihat jelas detik-detik pelaku melakukan aksinya sebelum melarikan diri.

Viralnya video ini turut membantu aparat dalam mempercepat proses identifikasi pelaku.

Proses Hukum Berlanjut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami motif di balik aksi penyiraman tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat keras tentang bahaya kekerasan di ruang publik, sekaligus menunjukkan respons cepat aparat dalam menangani kejahatan yang meresahkan masyarakat. (ars/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arsenal Unggul Hal Ini dari Barcelona Dalam Perburuan Julian Alvarez Musim Depan

Arsenal Unggul Hal Ini dari Barcelona Dalam Perburuan Julian Alvarez Musim Depan

Arsenal memiliki satu keunggulan dari Barcelona dalam perburuan striker andalan Atletico Madrid, Julian Alvarez.
Media Inggris Soroti Drama Sepanjang Laga AC Milan vs Juventus: Adu Mulut Rabiot-Locatelli hingga Modric Cedera Parah

Media Inggris Soroti Drama Sepanjang Laga AC Milan vs Juventus: Adu Mulut Rabiot-Locatelli hingga Modric Cedera Parah

Laga panas AC Milan kontra Juventus memang berakhir tanpa gol, namun jalannya pertandingan jauh dari kata membosankan. Sejumlah insiden menarik menjadi sorotan.
Menekraf Nilai Ekosistem Kreator HDA GO Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Menekraf Nilai Ekosistem Kreator HDA GO Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjadi salah satu sorotan dalam peluncuran TikTok GO by Tokopedia. Dalam rangkaian acara tersebut, ia secara langsung mengunjungi booth Haluan Digital Network melalui unit bisnisnya, HDA GO, serta memberikan apresiasi atas kontribusi nyata yang telah dibangun dalam ekosistem kreator dan bisnis lokal.
Jose Mourinho Dikaitkan dengan Real Madrid, Benfica Dikabarkan Masih Percaya Diri Sang Pelatih Bertahan

Jose Mourinho Dikaitkan dengan Real Madrid, Benfica Dikabarkan Masih Percaya Diri Sang Pelatih Bertahan

Jose Mourinho dikabarkan jadi incaran Real Madrid, tapi Benfica yakin sang pelatih bertahan. Florentino Perez disebut menyiapkan skenario mengejutkan.
Rekap Hasil Semifinal AVC Champions League 2026

Rekap Hasil Semifinal AVC Champions League 2026

Rekap hasil semifinal AVC Champions League 2026, di mana Nakhon Ratchasima menang dramatis dan lolos ke babak pamungkas ajang bergengsi ini.
Melepas Belenggu Fiskal: DPRD Pariaman Desak Kemandirian, Pemko Tantang Legislatif Beraksi

Melepas Belenggu Fiskal: DPRD Pariaman Desak Kemandirian, Pemko Tantang Legislatif Beraksi

Kota Pariaman berada di persimpangan menuju kemandirian ekonomi. Meski tahun anggaran 2025 telah dilalui, ketergantungan finansial terhadap pemerintah pusat masih menjadi “lampu kuning” yang menuntut perubahan mendasar dalam arah pembangunan daerah.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral