News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Komentari soal Dirut KAI Didesak Mundur Karena Tragedi Kecelakaan Maut Kereta Bekasi

Mencuatnya kabar terkait Dirut KAI didesak mundur karena buntut insiden kecelakaan maut kereta api yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan KA
Rabu, 29 April 2026 - 20:17 WIB
Dirut KAI Bobby Rasyidin
Sumber :
  • tvOnenews/A.R Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Mencuatnya kabar terkait Dirut KAI didesak mundur karena buntut insiden kecelakaan maut kereta api yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4/2026) malam dan menewaskan belasan orang. Ternyata ditanggapi oleh pengamat hukum dan politik, Muslim Arbi.

Muslim Arbi mengingatkan agar tuntutan harus didasari objektivitas dan investigasi yang jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu peristiwa, menurut Muslim, tidak serta merta bisa menjadi dasar evaluasi terhadap pimpinan.

Apalagi, penyebab kecelakaan belum disimpulkan secara resmi.

Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi
Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

“Permintaan mundur terhadap Dirut KAI harus didasarkan pada evaluasi yang objektif, bukan tekanan politik atau asumsi sesaat. Jangan sampai publik melihat ada agenda lain di balik desakan itu,” jelas Muslim, Rabu (29/4/2026).

Bahkan ia menegaskan tanggung jawab atas kecelakaan transportasi bersifat kompleks dan melibatkan banyak aspek.

Mulai dari faktor teknis, operasional, sistem keselamatan, hingga pengawasan internal.

Sehingga ia mengingatkan tidak tepat jika seluruh beban langsung diarahkan kepada pucuk pimpinan tanpa melihat akar persoalan secara menyeluruh.

“Kalau setiap kecelakaan langsung direspons dengan tuntutan mundur terhadap Dirut, itu bukan solusi. Itu justru berpotensi menjadi politisasi atas musibah,” katanya.

Lebih lanjut, Muslim menilai publik perlu mencermati indikasi kepentingan tertentu di balik desakan terhadap Dirut KAI.

“Saya menduga ada kepentingan lain. Bahkan ada sinyal dugaan permintaan proyek di tubuh KAI. Ini tentu harus dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan hal tersebut masih sebatas dugaan dan tidak boleh dianggap sebagai tuduhan final tanpa pembuktian.

“Ini bukan vonis, tetapi alarm. Publik perlu kritis melihat dinamika politik di sekitar BUMN,” tambahnya.

Muslim justru menyoroti kinerja KAI di bawah kepemimpinan Bobby Rasyidin yang dinilainya menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. 

Transformasi yang dilakukan KAI meliputi digitalisasi layanan, peningkatan ketepatan waktu perjalanan, modernisasi stasiun, hingga peningkatan pendapatan perusahaan yang disebut mencapai Rp16,83 triliun.

“Capaian itu nyata dan dirasakan publik. Jangan sampai diabaikan hanya karena tekanan politik sesaat,” ujarnya.

Muslim menekankan pentingnya investigasi menyeluruh dan independen untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Ia meminta pemerintah, khususnya Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan, memastikan proses berjalan transparan.

Menurutnya, jika ditemukan kesalahan sistemik, maka pembenahan harus dilakukan pada sistem. Sementara jika terdapat kelalaian individu, penanganannya harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Kita semua berduka atas insiden ini. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Namun penyelesaian harus berbasis fakta, bukan opini yang digiring,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto menilai, ada kegagalan sistemik yang terjadi sehingga mengakibatkan kecelakaan tersebut terjadi.

Bahkan kata Firnando Ganinduto, dalam sistem perkeretaapian modern, keberadaan teknologi seperti automatic signaling, train protection system, hingga fail-safe mechanism, yang seharusnya dapat mencegah terjadinya tabrakan, bahkan dalam kondisi human error sekalipun.

Selain itu, Firnando Ganinduto mengungkapkan, ketidakmampuan sistem dalam mengantisipasi kondisi darurat menunjukkan adanya celah dalam integrasi teknologi dan pengawasan operasional. Karenanya, dia menyoroti tanggung jawab manajerial di tingkat tertinggi, termasuk Direktur Utama KAI.

“Ada pertanyaan mendasar mengenai efektivitas pengawasan, kesiapan sistem keselamatan, serta standar operasional yang diterapkan. Ini adalah tanggung jawab manajemen puncak, kami mendesak Dirut KAI untuk mengundurkan diri,” tegas Firnando Ganinduto, pada Selasa (28/4/2026).

Selain itu, Firnando Ganinduto menyebutkan, bahwa insiden ini mencerminkan lemahnya manajemen keselamatan yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam industri transportasi.

Kemudian, ia tekankan, bahwa keselamatan tidak boleh hanya menjadi formalitas administratif, melainkan harus terintegrasi dalam setiap lini operasional, mulai dari perencanaan perjalanan, pengaturan sinyal, hingga pengendalian lalu lintas kereta secara real-time.

Selain itu, ia mendorong dilakukannya audit menyeluruh terhadap manajemen operasional KAI, termasuk evaluasi terhadap sistem komunikasi antarstasiun, prosedur pemberhentian darurat, serta keandalan teknologi deteksi dan pengendalian kereta.

Menurutnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) harus bertindak secara transparan. Hal ini diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap transportasi umum.

Di samping itu, Firnando menegaskan, insiden ini harus menjadi momentum bagi KAI untuk melakukan reformasi serius dalam sistem keselamatan transportasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan meningkatnya volume penumpang dan frekuensi perjalanan kereta, kebutuhan akan sistem yang lebih canggih, responsif, dan berlapis menjadi tidak terelakkan.

“Keselamatan publik adalah prioritas utama. Tidak boleh ada kompromi dalam hal ini,” pungkas Firnando Ganinduto. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Kekasih Dibakar Remaja 14 Tahun di Nabire, Polisi Beberkan Motifnya

Mantan Kekasih Dibakar Remaja 14 Tahun di Nabire, Polisi Beberkan Motifnya

Baru-baru ini warga Nabire dikejutkan dengan kabar mantan kekasih berinisial CK (15) dibakar oleh remaja 14 tahun berinisial A (14) di Nabire, Papua Tengah.
Tak Ikuti Surat Edaran, 2 El Classico Indonesia Tetap Tersaji di Piala Presiden 2026

Tak Ikuti Surat Edaran, 2 El Classico Indonesia Tetap Tersaji di Piala Presiden 2026

Keputusan Piala Presiden 2026 untuk tetap mempertemukan runner up dengan juara grup memastikan babak semifinal akan menghadirkan dua laga El Classico yakni Persib Bandung melawan Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya melawan Arema FC. 
Update Jadwal Piala Presiden 2026 Setelah Dipindah ke Bali: 2 El Classico di Semifinal Hingga Hadiah Final Ditambah

Update Jadwal Piala Presiden 2026 Setelah Dipindah ke Bali: 2 El Classico di Semifinal Hingga Hadiah Final Ditambah

Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait memastikan adanya perubahan venue untuk babak semifinal dan final. 
Aroma Tak Sedap dari Kamar Kos Ungkap Penemuan Jasad ASN Bandar Lampung

Aroma Tak Sedap dari Kamar Kos Ungkap Penemuan Jasad ASN Bandar Lampung

Jasad seorang ASN ditemukan membusuk di kamar kos Bandar Lampung setelah warga mencium bau menyengat. Polisi menduga korban meninggal karena hal ini
Detik-detik Razia Narkoba di Tempat Hiburan Bandung, Polda Jabar Tes Urine Pengunjung Acak

Detik-detik Razia Narkoba di Tempat Hiburan Bandung, Polda Jabar Tes Urine Pengunjung Acak

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) bersama tim gabungan menggelar razia narkoba di sejumlah tempat htm
Rival Abadi Bertekuk Lutut Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe Terang-terangan Sebut Timnas Indonesia Monster Paling Menakutkan di Grup A

Rival Abadi Bertekuk Lutut Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe Terang-terangan Sebut Timnas Indonesia Monster Paling Menakutkan di Grup A

Pengakuan mengejutkan datang dari rival abadi Timnas Indonesia, Malaysia, jelang bergulirnya gelaran prestisius FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Harimau Malaya, Tan

Trending

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik akhirnya buka suara setelah terus ditanya soal Timnas Indonesia. Begini katanya.
Awal Mula Mahasiswi FKM Undana Depresi Gegara Ujian Batal 12 Kali Ditelusuri, Kampus Panggil Dosen Penguji dan Pembimbing

Awal Mula Mahasiswi FKM Undana Depresi Gegara Ujian Batal 12 Kali Ditelusuri, Kampus Panggil Dosen Penguji dan Pembimbing

Jagat media sosial digemparkan oleh video viral yang memperlihatkan seorang mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) NTT
Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Kiper muda Aston Villa, James Wright, mengaku membawa pulang pengalaman berharga setelah menjalani tur pramusim di Indonesia. Penjaga gawang berusia 21 tahun itu bahkan menyebut kunjungan ke Jakarta menjadi salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan selama persiapan menyambut musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral