News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Desak Aparat Tindak Tegas Ormas yang Kuasai Perlintasan Sebidang: Polres Kota Bekasi Segera Ambil Tindakan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM komentari terkait mencuatnya kabar tentang perlintasan sebidang yang diduga kerap dikuasai ormas di Bekasi
Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM komentari terkait mencuatnya kabar tentang perlintasan sebidang yang diduga kerap dikuasai organisasi kemasyarakatan atau ormas.

Bahkan, KDM mendorong adanya penindakan terhadap ormas yang menguasai perlintasan kereta sebidang atau fasilitas umum lainnya untuk kepentingan pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seluruh jajaran Polres Kota Bekasi segera ambil tindakan hari ini. Ini permintaan saya sebagai Gubernur Jabar, tidak boleh lagi ada ormas, ada premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya," tegas Gubernur Jabar, Dedi Mulaydi, di Bekasi, Rabu (29/4/2026).

Selain itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyebut petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) sudah menjaga perlintasan sebidang yang menjadi lokasi kecelakaan pada Senin (27/4/2026) malam lalu. 

Menurut Tri Adhianto, untuk sementara pengamanan perlintasan sebidang tersebut masih dilakukan secara manual.

Menanggapi hal itu, KDM langsung menginstruksikan Tri Adhianto untuk memasang pintu lintasan di perlintasan sebidang tersebut sebagai sebagai solusi jangka pendek hingga pembangunan flyover tuntas.

Bahkan KDM memberikan tenggat waktu satu minggu kepada Tri Adhianto untuk menindaklanjuti instruksinya tersebut. 

"Pasang aja, dalam seminggu ini harus terpasang oleh Pak Wali Kota, sanggup enggak?" tanyanya pada Tri Adhianto.

Tri Adhianto pun menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Jabar tersebut.

"Siap," jawabnya kepada Dedi Mulyadi. 

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan kereta antara Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026) malam.

Menurut informasi dari laman Kementerian Perhubungan (Kemenhub), berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula saat rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Bekasi-Cikarang bertabrakan dengan mobil di perlintasan sebidang JPL 85. 

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu pun berdampak pada petugas yang memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Tak lama kemudian, datang kereta api Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya yang tidak sempat berhenti sepenuhnya, sehingga terlibat insiden tabrakan dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral