Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Bekasi, tvOnenews.com - RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
Wakil Direktur Utama (Wadirut) RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, menjelaskan dua pasien tersebut dirujuk karena mengalami penyumbatan pembuluh darah.
“Ada compartment syndrome. Jadi ada semacam penyumbatan pembuluh darah. Nah, itu yang kita khawatirkan jadi harus ditangani khusus,” kata Sudirman di RSUD Kota Bekasi, Kamis (30/4).
Adapun dua pasien yang dirujuk adalah Endang Kuswati dan Dewi. Mereka merupakan pasien di ruangan ICU. Sudirman menyebut keduanya dirujuk ke RS Primaya dan Eka Hospital.
Dia menuturkan bahwa RSUD Kota Bekasi saat ini masih berada di tipe B dan belum memiliki peralatan yang canggih. Di sisi lain, korban membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyakitnya.
“Pasien tersebut memang perlu observasi yang lebih ketat dengan peralatan yang lebih lengkap dan dokter ahli yang lebih memadai, gitu. Jadi kita khawatir terjadi perburukan,” jelas Sudirman.
Selain itu, dia menyebut dokter spesialis di RSUD Kota Bekasi juga terbatas jika harus merawat pasien dalam jumlah banyak.
Oleh karena itu, pihaknya berkoordinasi ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar beberapa pasien dirujuk ke rumah sakit lain.
“Jadi kita kan kemarin banyak, banyak korban gitu kan, jadi dokter-dokter spesialis juga kan fokusnya terbagi. Jadi kami berkoordinasi dengan PT KAI supaya nanti perawatannya lebih intens,” jelas Sudirman.
Adapun Endang dan Dewi dirujuk ke Primaya dan Eko Hospital pada Rabu (29/4) kemarin. (saa/dpi)
Load more