Gubernur Khofifah Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah bersama Puluhan Ribu Masyarakat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
- Tim tvone - tim tvone
Surabaya, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu masyarakat Jalan Sehat 1 Muharram 1448 H di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (16/6) pagi. Jalan sehat kali ini begitu sarat akan semangat guyup dan persaudaraan.
Tidak hanya itu, kehadiran Gubernur Khofifah yang membaur di tengah-tengah peserta jalan sehat disambut hangat oleh seluruh masyarakat yang hadir. Gubernur Khofifah membaur di tengah-tengah peserta dan menyapa mereka yang hadir. Bahkan ia juga melayani masyarakat yang ingin bersalaman dan juga berfoto bersama.
Pada seluruh masyarakat yang hadir, Gubernur Khofifah menggaungkan semangat hijrah menuju hidup damai, produktif, dan berkualitas melalui kegiatan jalan sehat ini.
Tahun baru Muharram diharapkan menjadi ruang refleksi bagi setiap insan untuk melakukan muhasabah, mengevaluasi perjalanan hidup, sekaligus memperbarui tekad menjadi pribadi yang lebih baik.
"Hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW bukan hanya perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain, tetapi transformasi menuju kualitas kehidupan yang lebih mulia,” ujarnya.
“Hijrah dari pesimisme menuju optimisme, dari sikap individualistis menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, serta dari pola hidup yang kurang sehat menuju gaya hidup yang lebih berkualitas," kata Khofifah.
Semangat hijrah, dikatakannya, sangat relevan dengan pelaksanaan jalan sehat yang digelar pada peringatan 1 Muharram kali ini. Jalan sehat tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga simbol perjalanan bersama menuju kehidupan yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih produktif.
"Setiap langkah yang kita ayunkan hari ini adalah bentuk syukur atas nikmat kesehatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita. Sebab kesehatan adalah modal utama dalam beribadah, berkarya, belajar, bekerja, serta membangun keluarga dan bangsa," ujarnya.
Lebih jauh, Khofifah menegaskan bahwa kesehatan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Sebab, pembangunan Jawa Timur tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan investasi.
"Pembangunan Jawa Timur tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur maupun peningkatan investasi. Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusia," tegasnya.
Load more