News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Jumat, 1 Mei 2026 - 01:02 WIB
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menegaskan penutupan prodi bukan solusi untuk mengatasi rendahnya serapan kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Abdul Fikri, kebijakan ini justru berisiko salah sasaran karena persoalan pengangguran lulusan disebut bukan semata kesalahan kampus.

“Menjadikan penutupan prodi sebagai langkah cepat untuk mengatasi rendahnya serapan kerja sangat berisiko salah sasaran. Masalah pokok pendidikan tinggi kita bukan semata-mata karena terlalu banyak jurusan yang salah arah, tapi ada kegagalan perencanaan yang lebih mendasar,” kata Fikri, Kamis (30/4).

Ia menilai, ukuran manfaat sebuah jurusan tidak bisa hanya dilihat dari kebutuhan industri.

Menurutnya, kampus tidak bisa langsung disalahkan ketika lulusan belum terserap optimal di dunia kerja.

DPR pun meminta pemerintah berhenti mengambil kebijakan instan dan mulai berbenah dari sisi data.

Salah satunya dengan mengacu pada Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 berbasis tracer study untuk melihat serapan lulusan secara lebih akurat.

Alih-alih menutup prodi, pemerintah diminta membedah data, berapa lulusan yang bekerja, melanjutkan studi, atau memilih berwirausaha.

Fikri juga menyinggung data kampus yang justru menunjukkan serapan lulusan cukup tinggi.

Laporan kinerja sejumlah perguruan tinggi mencatat angka di kisaran 60 hingga 80 persen, bahkan ada yang di atas itu.

Namun, di level nasional, data ketenagakerjaan justru menunjukkan hal sebaliknya.

Jumlah sarjana menganggur masih tinggi, sementara rasio kewirausahaan stagnan.

Abdul Fikri mengatakan, kondisi ini dinilai menunjukkan ada masalah yang lebih besar yakni ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan ketersediaan lapangan kerja.

Lebih jauh, kritik DPR juga menyasar klaim pemerintah soal kelebihan lulusan guru.

Angka yang menyebut ada 490 ribu lulusan per tahun dengan kebutuhan hanya 20 ribu dipertanyakan validitasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Klaim 490 ribu lulusan berbanding 20 ribu kebutuhan akan sangat menyesatkan jika tidak dijelaskan dasar perhitungannya. Menutup prodi keguruan tanpa membenahi penempatan guru di berbagai daerah justru berisiko memperburuk ketimpangan pendidikan,” tegasnya.

Ia mengingatkan, data resmi justru menunjukkan masih ada kekurangan ratusan ribu guru di berbagai daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Persija Jadi 'Mini Timnas Indonesia', Marselino Ferdinan Reuni dengan Shin Tae-yong dan 7 Punggawa Garuda

‎Persija Jadi 'Mini Timnas Indonesia', Marselino Ferdinan Reuni dengan Shin Tae-yong dan 7 Punggawa Garuda

Marselino Ferdinan bakal bereuni dengan Shin Tae-yong setelah resmi bergabung dengan Persija Jakarta. Tak hanya sang pelatih, gelandang Timnas Indonesia itu juga akan kembali satu tim dengan sejumlah penggawa skuad Garuda di Macan Kemayoran.
Rekan Setim Kiandra Ramadhipa Naik Kelas ke Moto3, Kiattisak Singhapong Bela Rivacold Snipers Team Hingga Akhir 2026

Rekan Setim Kiandra Ramadhipa Naik Kelas ke Moto3, Kiattisak Singhapong Bela Rivacold Snipers Team Hingga Akhir 2026

Pembalap Thailand, Kiattisak Singhapong resmi dipromosikan ke kelas Moto3 mulai Oktober 2026. Rekan setim Muhammad Kiandra Ramadhipa di Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu akan memperkuat Rivacold Snipers Team hingga penghujung musim.
Ditjenpas Bentuk Tim Pemeriksaan, Tindaklanjuti Hasil Pengawasan Ombudsman RI di Lapas Cibinong

Ditjenpas Bentuk Tim Pemeriksaan, Tindaklanjuti Hasil Pengawasan Ombudsman RI di Lapas Cibinong

Ditjenpas menindaklanjuti hasil kegiatan pengawasan Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Dipengaruhi Harga Minyak yang Kembali Melonjak

Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Dipengaruhi Harga Minyak yang Kembali Melonjak

Pada pembukaan perdagangan Kamis (24/9/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 46 poin atau 0,26 persen.
Vietnam Kehilangan Sejumlah Bintang di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemain Diaspora Ini Tetap Pede

Vietnam Kehilangan Sejumlah Bintang di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemain Diaspora Ini Tetap Pede

Pemain diaspora Timnas Vietnam, Jason Cao Pendant Quang Vinh, menunjukkan antusiasme tinggi menjelang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Kontingen Indonesia berpotensi meraup banyak medali termasuk emas hari ini, Kamis (24/9/2026). Pasalnya sejumlah atlet Merah Putih akan tampil di 14 final di Asian Games 2026.
Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Selatan belum lama ini dibuat geram karena salah satu atletnya, Kang So-hwi menjadi korban 'kejahatan' Jepang di Asian Games 2026. Rival Megawati Hangestri tersebut menjadi bahan olok-olokan di tayangan pertandingan.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Beregu Putra Indonesia Vs China, Potensi Raih Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Beregu Putra Indonesia Vs China, Potensi Raih Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini Kamis (24/9/2026), di mana tim bulu tangkis beregu putra Indonesia berpotensi meraih medali emas saat berhadapan dengan China di partai final, yang digelar di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.
Selengkapnya

Viral