News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi May Day 2026 di DPR RI Sepi, Massa Tipis dan Lalu Lintas Tetap Lancar

Aksi Hari Buruh 2026 di DPR RI berlangsung sepi. Massa terbatas, lalu lintas lancar, karena perayaan utama dipusatkan di Monas bersama Presiden.
Jumat, 1 Mei 2026 - 13:45 WIB
Aksi May Day 2026 di DPR RI Sepi, Massa Tipis dan Lalu Lintas Tetap Lancar
Sumber :
  • Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, berlangsung jauh lebih lengang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada Jumat (1/5/2026), aksi buruh yang biasanya dipadati ribuan massa terlihat tidak menunjukkan mobilisasi besar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hanya sejumlah kelompok buruh yang hadir di sekitar lokasi. Mereka tampak berkumpul di sisi jalan depan kompleks parlemen sambil membawa atribut seperti bendera organisasi dan poster tuntutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski aksi tetap berlangsung, skala kehadiran massa yang terbatas membuat suasana demonstrasi terasa lebih tenang dan tidak penuh tekanan seperti biasanya.

Orasi Tetap Berjalan, Namun Tanpa Gelombang Massa

Para peserta aksi tetap menyuarakan aspirasi melalui mobil komando yang digunakan untuk berorasi. Namun, jumlah massa yang sedikit membuat area aksi tidak dipenuhi kerumunan besar.

Sebagian buruh terlihat berdiri di pinggir jalan, sementara lainnya memilih duduk di trotoar atau berteduh di bawah pepohonan untuk menghindari panas terik. Kondisi ini menunjukkan bahwa aksi tetap berjalan, tetapi tanpa intensitas tinggi.

Tidak terlihat adanya blokade jalan maupun konsentrasi massa yang biasanya memenuhi ruas jalan utama di sekitar DPR RI.

Lalu Lintas Normal, Tak Ada Kemacetan

Situasi aksi yang relatif sepi berdampak langsung pada kondisi lalu lintas di kawasan Senayan. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas dengan normal tanpa hambatan berarti.

Tidak ditemukan kemacetan panjang ataupun rekayasa lalu lintas besar seperti yang lazim terjadi saat May Day pada tahun-tahun sebelumnya. Arus kendaraan tetap mengalir lancar di sekitar lokasi aksi.

Hal ini menjadi pemandangan berbeda, mengingat peringatan Hari Buruh biasanya identik dengan kepadatan lalu lintas akibat konsentrasi massa yang besar.

Spanduk dan Pengamanan Tetap Disiagakan

Di sekitar area depan Gedung DPR RI, terlihat spanduk bertuliskan dukungan terhadap buruh, salah satunya bertema peran Polri sebagai mitra pekerja dalam mengawal aspirasi dan perlindungan tenaga kerja.

Aparat kepolisian juga tetap berjaga untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Meski jumlah massa terbatas, pengamanan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi.

Hingga siang hari, kondisi di lokasi terpantau terkendali tanpa adanya gangguan berarti.

Perubahan Titik Aksi Jadi Faktor Utama

Sepinya aksi di depan DPR RI tidak lepas dari perubahan rencana yang dilakukan oleh sejumlah organisasi buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh memutuskan untuk memusatkan perayaan May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas).

Keputusan ini diambil setelah adanya pertemuan antara perwakilan buruh dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, beberapa hari sebelum peringatan May Day.

Presiden KSPI yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan bahwa kesepakatan tersebut menjadi alasan utama berpindahnya pusat aksi.

Pertemuan dengan Presiden Bahas 11 Isu Buruh

Menurut Said Iqbal, pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu membahas sejumlah agenda penting terkait tuntutan buruh. Sebanyak 11 isu utama disampaikan dalam forum tersebut.

Ia menegaskan bahwa May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah.

Beberapa poin yang disampaikan dalam pertemuan itu, disebut telah mendapatkan respons dan perhatian dari Presiden, meski detailnya tidak dirinci secara terbuka.

Target Massa Beralih ke Monas

Dengan dipusatkannya perayaan di Monas, KSPI menargetkan mobilisasi sekitar 50 ribu buruh. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 100 ribu orang dari berbagai elemen serikat pekerja.

Peralihan lokasi ini secara signifikan mengurangi konsentrasi massa di depan DPR RI, yang biasanya menjadi titik utama aksi dalam peringatan Hari Buruh.

May Day 2026 Hadir dengan Nuansa Berbeda

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi yang terjadi di depan Gedung DPR RI mencerminkan perubahan dinamika dalam peringatan May Day tahun ini. Tanpa kerumunan besar dan kemacetan, aksi berlangsung lebih tenang namun tetap menjadi ruang penyampaian aspirasi.

Perubahan strategi dari organisasi buruh, serta komunikasi langsung dengan pemerintah, menjadi faktor yang membentuk wajah baru peringatan Hari Buruh 2026 di Jakarta. (rpi/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Suara Ojol Perempuan di May Day 2026: Novita Tuntut Fitur Aman Tanpa “Kecolongan” Penumpang Laki-laki

Suara Ojol Perempuan di May Day 2026: Novita Tuntut Fitur Aman Tanpa “Kecolongan” Penumpang Laki-laki

Ojol perempuan Novita suarakan keselamatan kerja di May Day 2026. Soroti fitur penumpang wanita yang masih kecolongan laki-laki.
Rombongan Bus Buruh Parkir di Sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Kompak Bunyikan Telolet Berkali-kali

Rombongan Bus Buruh Parkir di Sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Kompak Bunyikan Telolet Berkali-kali

Puluhan ribu buruh dari berbagai daerah memadati Jakarta Pusat untuk mengikuti acara peringatan May Day di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (1/5/2026). Pantauan
Aksi Buruh di DPR Picu Rekayasa Lalin, Akses Keluar Slipi Arah Grogol Ditutup Sementara

Aksi Buruh di DPR Picu Rekayasa Lalin, Akses Keluar Slipi Arah Grogol Ditutup Sementara

Aksi buruh peringati May Day di DPR RI sebabkan akses keluar Slipi Tol Dalam Kota arah Grogol ditutup sementara. Pengendara diminta gunakan jalur alternatif.
Presiden Prabowo di May Day, Pengamat sebut Pesan yang Disampaikan Tepat dan Seimbang

Presiden Prabowo di May Day, Pengamat sebut Pesan yang Disampaikan Tepat dan Seimbang

3 regulasi ditandatangani, ratusan ribu buruh hadir, dan 1 pengamat menutup komentarnya "Kita tunggu saja." Itulah gambaran ringkas dari peringatan Hari Buruh
Kabar Baik untuk Pengemudi Ojol, Presiden Prabowo teken Potongan Aplikator jadi 8 persen Disambut Baik Gojek dan Grab

Kabar Baik untuk Pengemudi Ojol, Presiden Prabowo teken Potongan Aplikator jadi 8 persen Disambut Baik Gojek dan Grab

Kebijakan ini diambil untuk membela hak para pengemudi ojek daring (ojol). Sebelumnya pihak aplikator meminta setoran atau potongan sebesar 20 persen dari pendapatan pengemudi.
Ngantuk di Jalan Raya Bogor, Pemotor Tabrak Petugas PPSU di Flyover Pasar Rebo

Ngantuk di Jalan Raya Bogor, Pemotor Tabrak Petugas PPSU di Flyover Pasar Rebo

Pemotor diduga mengantuk menabrak petugas PPSU di Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur. Keduanya luka dan kasus diselesaikan secara kekeluargaan.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Nama Laurin Ulrich kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan suporter Timnas Indonesia. Eks kapten Jerman Rp43 miliar itu buka peluang membela Garuda.
Selengkapnya

Viral