News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

May Day di Monas Usai, Ribuan Buruh Antre Sembako: Ada Tinta Penanda, Soal Uang Tunggu Koordinator

Ribuan buruh antre sembako usai May Day di Monas. Pembagian diawasi ketat dengan tinta penanda, sementara isu uang bergantung koordinator.
Jumat, 1 Mei 2026 - 18:45 WIB
May Day 2026
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) selesai. Acara diikuti oleh ribuan buruh dari berbagai daerah dan aliansi.

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, sejumlah buruh menenteng goodie bag berisi sembako sepulang dari acara. Goodie bag berwarna putih itu bertuliskan “Istana Kepresidenan Republik Indonesia”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul Gafur (50) sebagai salah satu warga yang hadir mengatakan, semua warga yang hadir ke Monas dapat mengantre untuk mendapatkan sembako.

Ia bersama istrinya rela antre selama sekitar 30 menit untuk mengambil sembako itu.

“Semuanya sih ngantri, semua yang dateng ke sini bisa antri dapat (sembako),” ungkap Abdul ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Ia menuturkan, jumlah sembako yang dibagikan sangat banyak. Menurutnya, ada beberapa mobil kontainer yang memuat sembako tersebut.

“Banyak kontainer atau mobil box-box gitu ya. Banyak, terus kita tinggal antre aja,” katanya.

Paket sembako yang diterima Abdul dan peserta demo buruh lainnya berisi beberapa bahan kebutuhan pokok sehari-hari. Berikut daftar isi yang diterima:

  • Beras 2,5 kilogram
  • 1 kaleng sarden
  • Gula pasir 1 kilogram
  • 1 bungkus kopi hitam
  • 1 sachet kental manis

Paket tersebut dinilai cukup membantu, terutama bagi masyarakat yang hadir dari kalangan pekerja informal maupun buruh harian.

Setelah mendapat sembako, warga harus mencelupkan salah satu jarinya ke tinta. Hal itu sebagai penanda bahwa mereka sudah dapat sembako, sehingga tidak bisa antre berkali-kali.

“Dicelup tinta ya kayak nyoblos. Jadi enggak dua kali dia ambil. Jadi cukup (sekali) dan itu juga ketat,” ucap Abdul.

Di sisi lain, Abdul mengaku tak tahu apakah dirinya dan istri juga akan mendapatkan uang atau tidak. Ia mengaku belum mendapat informasi terkait hal itu dari koordinator.

“Ah, kalau uang kita belum tahu ya, karena tergantung koordinator, kan kita ikut koordinator ya. Selama ini sih belum ada informasi, cuma kita dapet ini aja (sembako),” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul mengatakan, dirinya dan istri diajak oleh teman ikut meramaikan acara May Day di Monas. Ia lalu konvoi bersama rombongan dari Pesanggrahan, Jakarta Selatan, menuju Monas.

Sehari-harinya, ia berjualan jajanan di rumah. Sementara, sang istri merupakan ibu rumah tangga. (saa/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Sejumlah Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi, Ini Respons Jasa Marga

Viral Sejumlah Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi, Ini Respons Jasa Marga

Viral di media sosial video sejumlah mobil mengalami pecah ban saat melintasi Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat.
Setelah dapat Gelar Man of the Match untuk Sassuolo, Jay Idzes Kembali Dianugerahi Penghargaan di Serie A

Setelah dapat Gelar Man of the Match untuk Sassuolo, Jay Idzes Kembali Dianugerahi Penghargaan di Serie A

Baru juga dapat trofi Man of the Match setelah tampil impresif ketika Sassuolo tahan imbang Fiorentina, Jay Idzes kini kembali dapat penghargaaan di Serie A.
UGM Tegas Tak Lindungi Dosen FIB Cahyaningrum Dewojati Atas Keterlibatan di Kasus Daycare Little Aresha

UGM Tegas Tak Lindungi Dosen FIB Cahyaningrum Dewojati Atas Keterlibatan di Kasus Daycare Little Aresha

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menegaskan bahwa tidak akan memberikan perlindungan hukum terhadap salah satunya dosennya di Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Cahyaningrum Dewojati yang tengah menjadi sorotan publik terkait kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha. 
Organisasi Pemuda Soroti Fitnah Soal Prabowo: Penurunan Demokrasi

Organisasi Pemuda Soroti Fitnah Soal Prabowo: Penurunan Demokrasi

Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Marhaen, Sihab Fajar Pratama menyoroti pernyataan Amien Rais soal Presiden Prabowo Subianto yang diunggah di YouTube.
4 Orang Pengantar Jamaah Haji Tewas Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek, Jasa Raharja Salurkan Santunan ke Ahli Waris

4 Orang Pengantar Jamaah Haji Tewas Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek, Jasa Raharja Salurkan Santunan ke Ahli Waris

Satu unit mobil mini bus yang berisikan rombongan pengantar jamaah haji tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Jumat (1/5/2026) dini hari.
Polresta Yogyakarta Selidiki Asal Usul Akta Pendirian Daycare Little Aresha

Polresta Yogyakarta Selidiki Asal Usul Akta Pendirian Daycare Little Aresha

Polresta Yogyakarta hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait asal usul akta pendirian sebuah lembaga penitipan anak atau Daycare Little Aresha yang beroperasi secara ilegal di wilayah Sorosutan, Umbulharjo. 

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -
Selengkapnya

Viral