KDM Ucapkan Terima Kasih pada Presiden Prabowo Subianto Bantu Atasi Kecelakaan KA: Bertahap Bangun Flyover
- jabarprov
Jakarta, tvOnenews.com- Belum lama ini, Dedi Mulyadi yang disapa KDM mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan yang dikeluarkan.
KDM alias Kang Dedi Mulyadi itu mengatakan Presiden telah mengeluarkan kebijakan untuk pembangunan flyover. Guna mengatasi dan mencegah kecelakaan kereta api.Â
Menurutnya, pembangunan flyover akan dibangun secara bertahap di Jawa Barat. Mengingat anggaran pemerintah provinsi Jabar terbatas.
Pembangunan flyover juga didasari karena sudah terlalu seringnya terjadi kecelakaan KA atau kereta ataupun kereta api.Â
- Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira
"memang daerah itu kan daerah padat, dan direncana pembangunan flyover di jawa barat karena memang sudah terlalu (sering terjadi)," katanya, dikutip dari YouTube Nusantaratv, Sabtu (2/5).
"sementara untuk pembangunan flyover walaupun memang kita bertahap ya karena kemampuan fiskal kita sangat terbatas," sambung KDM.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pun berterima kasih karena adanya kebijakan ini, yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.
Kebijakan ini sebelumnya disampaikan oleh Seskab, Teddy Indra Wijaya. Aturan yang menyusul setelah kejadian maut waktu lalu KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.
"sekarang tetapi dengan kebijakan kemarin pak presiden dibangun flyover ya kita berucap terima kasih banyak," pesan Kang Dedi.Â
Kata Teddy, pemerintah juga akan melakukan pembenahan. Penataan secara menyeluruh, termasuk sistem pengamanan yang memadai di perlintasan kereta api.
Ditambah juga, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui akan itu. Rencananya akan pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi risiko kecelakaan kereta api.
"Presiden Prabowo menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi risiko kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut," jelas Teddy, dikutip dari Antara.
Perlu diketahui, sejauh ini jumlah korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam, berjumlah 15 orang.
- jabarprov
Sementara korban luka-luka sebanyak 76 orang. Sayangnya pihak polisi belum menyampaikan seperti kondisi atau apa yang para korban.Â
"Hingga saat ini, sudah ada tujuh keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke posko sebelum kematian (ante mortem)," kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Prima Heru Yulihartono saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.
Pernyataan Resmi Green SM
Taksi Green SM dalam keterangan resminya, mengatakan turut berdukacita atas kejadian kereta KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL memakan banyak korban.
Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban," bunyi keterangan resmi Green SM Indonesia diakun instagramnya @id.greensm, Selasa (28/4).
Lebih lanjut, green SM juga berharap agar seluruh pihak terkait atas peristiwa nahas kemarin diberi pemulihan kondisi dengan cepat.Â
Pihak taksi online asal Vietnam itu, mengaku ikut menaruh perhatian. Juga mendukung penuh investigasi yang telah berjalan dari pihak-pihak terkait.Â
"Kami menaruh perhatian atas insiden ini, dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta dalam kondisi aman," jelasnya.(klw)
Â
Load more