Polda Metro Masih Dalami Aktor di Balik Kelompok Ricuh Demo May Day 2026, Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
- Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya masih mendalami upaya sekolompok orang yang ingin melakukan kericuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026.Â
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyatakan bahwa proses pendalaman terus berlangsung, terutama terhadap sejumlah barang yang diamankan petugas di lokasi kejadian.
"Barang yang ditemukan, termasuk selebaran dan rencana aksi, masih didalami Satgas Gakkum. Pendalaman ini untuk melihat keterkaitannya dengan kelompok yang mencoba mengganggu kamtibmas," ujarnya dalam keterangan, Minggu (3/5/2026).
Ia menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara profesional serta berhati-hati untuk memastikan hasil yang objektif. Masyarakat pun diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh proses selesai.
"Kami mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menunggu hasil pendalaman secara utuh. Polda Metro Jaya tetap berkomitmen menjaga situasi Jakarta aman, tertib, dan kondusif," tuturnya.
Lebih lanjut, kepolisian menekankan bahwa hak menyampaikan pendapat di ruang publik tetap dihormati, selama dilakukan dengan tertib dan tidak melanggar aturan. Aksi penyampaian aspirasi oleh gabungan buruh dan mahasiswa berlangsung hingga pukul 17.30 WIB di kawasan depan DPR/MPR.
"Penyampaian pendapat adalah hak warga negara, tetapi harus dilakukan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab," ujarnya.
Dalam penanganan awal, polisi sempat meminta keterangan dari 101 orang pada Jumat (1/5/2026) malam. Seluruhnya kini telah dipulangkan setelah proses pemeriksaan rampung.
"Benar, 101 orang yang semalam dimintai keterangan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka dijemput keluarga dan dalam pendampingan LBH Jakarta, mereka bukan merupakan bagian dari Serikat Buruh yang menyampaikan aspirasi," tuntas Kombes Budi. (nba)
Load more