Usai demo anarkis pada akhir bulan Agustus 2025 yang diduga banyak orang hilang, masih menyedot perhatian publik. Bahkan baru-baru ini Polda Metro Jaya katakan
Bareskrim periksa 12 saksi kasus kematian ojol Affan Kurniawan usai dilindas rantis Brimob saat demo ricuh. Proses penyidikan terus berjalan transparan.
Kerusuhan yang terjadi saat unjuk rasa di Yogyakarta dan sekitarnya mengakibatkan 29 orang mengalami luka-luka. Mereka terpaksa dilarikan ke RSUP Dr Sardjito.
Pembersihan dilakukan oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman serta petugas dari Yanma Polda DIY. Tim damkar dikerahkan untuk pendinginan.
Massa juga merusak berbagai fasilitas umum seperti rambu lalu lintas, trotoar, taman kota, reklame, plang penunjuk jalan, dan pos polisi di kawasan Jalan Ir. H. Djuanda (Dago).
Dua driver ojol jadi korban demo DPR 28 Agustus 2025. Satu selamat, satu meninggal setelah terlindas mobil Brimob di Pejompongan. Polisi diminta buka suara.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -