News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sidoarjo di Kantor Bale Desa Ternyata Bunuh Diri

Polisi ungkap hasil penyelidikan kasus kematian Kepala Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Mujiyono, yang ditemukan tewas di kantor balai desa.
Senin, 4 Mei 2026 - 13:19 WIB
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma
Sumber :
  • Khumaidi/tvOne

Sidoarjo, tvOnenews.com - Kepolisian mengungkap hasil penyelidikan kasus kematian Kepala Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Mujiyono, yang ditemukan tewas di balai desa pada Minggu (3/5/2026). 

TRIGGER WARNING:
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, rekaman CCTV, hingga autopsi, korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri.

Korban ditemukan mengenakan kaos kuning dengan jeratan selang di leher. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Selang yang digunakan memiliki panjang lilitan sekitar 80 cm, dengan lingkar jeratan di leher sekitar 49 cm.

Kades Buncitan Tewas di Balai Desa dengan Posisi Terduduk di Sofa dengan Tali Menjerat Leher
Kades Buncitan Tewas di Balai Desa dengan Posisi Terduduk di Sofa dengan Tali Menjerat Leher
Sumber :
  • Khumaidi/tvOne

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma menegaskan, bahwa seluruh proses penyelidikan telah dilakukan secara menyeluruh. 

"Kami telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta mengamankan barang bukti. Dari hasil visum dan autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.

Siko mengatakan, dari hasil rekaman CCTV menunjukkan korban datang ke balai desa pukul 10.52 WIB, lalu masuk kamar mandi. 

Sekitar pukul 11.06 WIB, korban terlihat mengambil dan memotong selang sebelum kembali masuk ke kamar mandi.

"Korban sempat keluar menuju ruang kepala desa sekitar pukul 12.54 WIB, dan ditemukan meninggal dunia pada pukul 16.22 WIB," terangnya.

AKP Siko menambahkan, seluruh temuan yang diperoleh penyidik, termasuk rekaman CCTV dan hasil pemeriksaan digital, menguatkan dugaan bunuh diri. 

"Kami juga menemukan riwayat pencarian di ponsel korban terkait cara mengakhiri hidup. Selain itu, tidak ada tanda kekerasan, sehingga kesimpulan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri," jelasnya.

Keterangan anak korban menyebut korban masih sempat berkomunikasi melalui pesan singkat sekitar pukul 13.00 WIB. 

Polisi juga menemukan adanya dugaan motif berupa masalah utang, yakni sekitar Rp270 juta terkait jual beli tanah serta utang lain sekitar Rp100 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil autopsi memperkirakan waktu kematian antara 3 hingga 8 jam sebelum pemeriksaan, dengan temuan luka jeratan di leher serta patah tulang saluran napas. 

Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara transparan guna memberikan kepastian kepada keluarga dan masyarakat. (khu/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rakorwil PSI Papua Barat, Kaesang Pangarep Minta Kader Kawal Keberlanjutan Pembangunan Infrastruktur

Rakorwil PSI Papua Barat, Kaesang Pangarep Minta Kader Kawal Keberlanjutan Pembangunan Infrastruktur

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, Senin 4 Mei 2026, menghadiri Rapat Kerja Koordinasi (Rakorwil) dan pelantikan para ketua DPD PSI se-Papua Barat.
Makna Hari Pendidikan Nasional 2026: Dari Semangat Ki Hajar Dewantara hingga Gerakan Nyata Membangun Pendidikan Indonesia

Makna Hari Pendidikan Nasional 2026: Dari Semangat Ki Hajar Dewantara hingga Gerakan Nyata Membangun Pendidikan Indonesia

Hari Pendidikan Nasional 2026 jadi momentum refleksi pendidikan inklusif dan berkualitas, dari nilai Ki Hajar Dewantara hingga aksi nyata organisasi.
Pulihkan Mobilitas Warga Aceh Tamiang, Jembatan Gantung Lubuk Sidup Nadi Ekonomi Pascabencana

Pulihkan Mobilitas Warga Aceh Tamiang, Jembatan Gantung Lubuk Sidup Nadi Ekonomi Pascabencana

Sebagai infrastruktur sementara, Jembatan Gantung Lubuk Sidup efektif memulihkan mobilitas warga yang sebelumnya terputus akibat bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang.
Lanal Karimun Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal ke Malaysia, Tekong dan ABK Diamankan

Lanal Karimun Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal ke Malaysia, Tekong dan ABK Diamankan

Penindakan dilakukan di Perairan Takong Iyu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Minggu dini hari. Para PMI non prosedural tersebut diketahui diberangkatkan dari perairan Pulau Mecan, Batam menuju Pontian, Malaysia, tepatnya di koordinat 1°13’04.5”N 103°26’39.9”E.
Pramono Anung Resmikan 4 Kantor Kelurahan Modern di Jakarta, Target Revitalisasi 267 Kantor Dikebut hingga 2030

Pramono Anung Resmikan 4 Kantor Kelurahan Modern di Jakarta, Target Revitalisasi 267 Kantor Dikebut hingga 2030

Pramono Anung resmikan 4 kantor kelurahan di Jakarta usai revitalisasi. Pemprov DKI targetkan perbaikan 267 kantor hingga 2030.
Tiket Terakhir Promosi Diperebutkan Adhyaksa dan Persipura Hingga Penentuan Juara, Ini Jadwal Championship 2025-2026

Tiket Terakhir Promosi Diperebutkan Adhyaksa dan Persipura Hingga Penentuan Juara, Ini Jadwal Championship 2025-2026

Sepanjang Championship musim reguler berlangsung, Garudayaksa FC dan PSS Sleman finis sebagai juara Grup Barat dan Grup Timur. 

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Selengkapnya

Viral